Warga Keluhkan Sikap perangkat Desa Kalimantong yang Dianggap Tak Profesional Saat Jam Kerja

0
IMG-20251111-WA0475

Media74

Sumbawa Barat NTB – Sejumlah warga Desa Kalimantong, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat, menyampaikan keluhannya terkait pelayanan publik yang dinilai sangat buruk di kantor pemerintah desa setempat. Mereka mengaku kecewa dengan sikap beberapa aparatur desa yang tidak menunjukkan etika dan profesionalisme saat melayani masyarakat.

Seorang warga berinisial S menuturkan bahwa ia datang ke kantor desa namun merasa diabaikan oleh perangkat desa. Menurutnya, pada saat jam kerja, beberapa staf justru sibuk bermain ponsel dan tidak memperhatikan warga yang datang.

“Kami datang meminta solusi untuk menyelesaikan masalah tapi tidak direspon. Mereka malah asyik main HP, bahkan ada perangkat desa yang menaikkan kaki di atas meja. Ini sangat tidak pantas dilakukan oleh stap desa ,” ungkap S dengan nada kecewa saat melaporkan hal tersebut kepada media, Senin (10/11/2025).

“Sebagai perangkat desa harusnya tahu etika kerja. Kami ini masyarakat datang membawa urusan penting, tapi malah disambut dengan pemandangan yang tidak pantas. Mereka lupa kalau tugasnya melayani, bukan bersantai,” ujar S.

Menurut S kejadian seperti ini bukan baru terjadi kali ini, melainkan sudah sering dialami oleh masyarakat yang datang untuk mengurus berbagai keperluan administrasi. Kondisi ini menimbulkan rasa tidak nyaman dan menurunkan kepercayaan warga terhadap pelayanan pemerintah desa.

Warga juga menilai, perilaku aparatur seperti ini bisa berdampak pada menurunnya wibawa pemerintah desa di mata masyarakat. Dalam kondisi ideal, kantor desa semestinya menjadi tempat yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga dalam mengurus berbagai keperluan administrasi.

Selain itu, beberapa warga lainnya yang enggan disebutkan namanya turut membenarkan buruknya pelayanan pemerintah desa Kalimantong. Mereka mengaku pernah mengalami hal serupa saat datang ke kantor desa. Bahkan, ada yang memilih menunda pengurusan dokumen karena tidak ingin berhadapan dengan sikap perangkat desa yang tidak mau melayani.

“ Harapan kami sederhana saja, kalaupun perangkat desa tidak bisa melayani dengan baik maka sambut kedatangan warga desa dengan mempertanyakan apa keperluan dan apa yang akan di urus oleh warga, bukannya merespon malah asyik bermain hp dan menaikkan kaki di atas meja, Karena bagaimanapun mereka digaji dari uang rakyat dan tugas utama mereka adalah melayani masyarakat,” tutup S.

Hasil konfirmasi kepala desa kalimantong kepada awak media Selasa (11/11/25) “membenarkan adanya salah satu warga yang datang meminta pelayanan namun tidak di layani dengan alasan karena datang di jam istirahat dan alasan kedua karena perangkat desa tidak bisa membantu disebabkan tidak bisa mengoperasikan komputer pungkas” kades ke awak media

Namun yang sangat di sayangkan perangkat desa tidak bisa mengoperasikan komputer sementara semua pelayanan mengganggu komputer dan apakah ini sebagai alasan atau memang perangkat desa memang tidak bisa mengoperasikan komputer.

Hen-KSB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *