POLRI

IMG-20251231-WA0199

Kapolres Metro Jakarta Barat Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat dan Penghargaan

Media 74

Jakarta Barat - Menjelang akhir tahun 2025, suasana penuh rasa syukur dan kebanggaan menyelimuti Polres Metro Jakarta Barat.

Sebanyak 108 personel Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek jajaran resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas kepolisian.

Selain kenaikan pangkat, pada momentum yang sama juga diberikan penghargaan kepada 36 personel berprestasi yang telah menunjukkan kinerja luar biasa sepanjang tahun 2025.

Rinciannya, 18 personel Polsek Kalideres atas keberhasilan mengungkap tindak pidana narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 19 kilogram, 2 personel Sipropam serta 16 personel Satreskrim yang sukses mengungkap kasus peredaran minyak goreng “Minyak Kita” tidak sesuai takaran kemasan yang dilakukan oleh PT Jaya Batavia Globalindo dengan omzet mencapai Rp800 juta per bulan.

Upacara kenaikan pangkat dan pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan di Mapolres Metro Jakarta Barat dan dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, Rabu, 31/12/2025

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat. Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan, melainkan amanah, kepercayaan, dan kehormatan yang diberikan oleh negara.

“Kepada personel yang memperoleh kenaikan pangkat, saya ucapkan selamat atas amanah yang diberikan. Saya berharap kenaikan pangkat ini dapat semakin memotivasi saudara untuk bekerja lebih profesional, humanis, dan bertanggung jawab, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya,” ujar Kombes Pol Twedi. Rabu, 31/12/2025

Lebih lanjut disampaikan, kenaikan pangkat periode 1 Januari 2026 ini terdiri dari KNP Polda Metro Jaya AKBP 1 Personel, KOMPOL: 7 Personel (3 Pengabdian), KNP Polres Metro Jakarta Barat AKP sebanyak 8 Personel (1 Pengabdian), IPTU sebanyak 21 Personel,
IPDA (Pengabdian) sebanyak 2 Personel, AIPTU 25 Personel, AIPDA: 15 Personel, BRIPKA 3 Personel, BRIGADIR 20 Personel dan BRIPTU sebanyak 6 Personel

Kapolres juga menekankan bahwa di balik kenaikan pangkat melekat tanggung jawab yang lebih besar, tuntutan kinerja yang lebih tinggi, serta sikap keteladanan yang harus senantiasa ditunjukkan, baik dalam kedinasan maupun kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, kepada personel yang menerima penghargaan, Kapolres menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, serta prestasi yang telah diraih.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam setiap pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Jadikan capaian ini sebagai pemicu untuk terus berbuat yang terbaik, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga sebagai inspirasi bagi rekan-rekan yang lain,” tutupnya.

#Gun'S-Red

IMG-20251231-WA0332

Polres Jepara Ungkap Kasus Pemalsuan SKCK, Tiga Orang di Tangkap

Media74.id

Jepara - Polres Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus pemalsuan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang melibatkan tiga pelaku wanita.

Kasus ini terbongkar setelah petugas menemukan kejanggalan pada dokumen SKCK yang hendak dilegalisir di Polsek Tahunan.

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso mengatakan, bahwa kasus bermula pada Selasa 11 November 2025 sekira pukul 09.22 WIB, di Kantor Unit Intelkam Polsek Tahunan, Jalan Jepara–Kudus, Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.

“Petugas menemukan perbedaan fisik pada empat lembar SKCK yang dibawa saksi saat hendak dilakukan legalisir. Setelah dilakukan pendalaman, dokumen tersebut diduga palsu,” ujar AKBP Erick didampingi Wakapolres Jepara Kompol Edy Sutrisno dan pejabat utama Polres Jepara saat menggelar konferensi pers di Mapolres setempat, Rabu (31/12/2025).

Dari hasil penyelidikan, polisi pun menangkap tiga pelaku yang seluruhnya perempuan.

Mereka adalah IMF (23) karyawan swasta warga Kecamatan Kembang Jepara, IN (23) karyawan swasta warga Kecamatan Kembang Jepara, dan DSW (29) pekerja swasta warga Kecamatan Batealit Jepara

Polisi juga menyita beberapa barang bukti berupa 4 lembar SKCK palsu, 3 lembar SKCK asli yang dikeluarkan Polres Jepara sebagai pembanding, dan tiga telepon genggam milik para tersangka.

Kapolres menjelaskan, para pelaku mempromosikan jasa pembuatan SKCK palsu dalam bentuk soft file PDF melalui media sosial dan status WhatsApp (WA).

Setiap dokumen SKCK palsu dijual dengan harga Rp90 ribu per lembar.

Kasus ini terungkap saat saksi berinisial EA dan rekan-rekannya datang ke Polsek Tahunan untuk melegalisir empat lembar SKCK.

Setelah diwawancarai, saksi memperoleh SKCK tersebut dari tersangka IMF melalui layanan online.

“Dari hasil pengembangan, IMF mendapatkan file SKCK palsu dari dua rekannya yakni IN dan DSW. Keduanya mengaku memperoleh file tersebut dari seseorang berinisial AU yang kini berstatus DPO dan berdomisili di Jawa Timur,” jelasnya.

Saat ini, terdapat delapan saksi yang telah dimintai keterangan, termasuk pelapor.

Seluruh barang bukti juga telah dikirim ke Laboratorium Forensik untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Ketiga pelaku ditangkap di rumah masing-masing pada Kamis, 23 November 2025 sekira pukul 20.30 WIB.

Atas perbuatannya, para pelaku ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 264 juncto Pasal 263 juncto Pasal 55 KUHP tentang pemalsuan surat, dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara.

Polres Jepara mengimbau masyarakat agar tidak tergiur jasa pembuatan dokumen resmi secara ilegal dan selalu mengurus SKCK melalui prosedur resmi di kepolisian.

"Kami tegaskan segala praktik pemalsuan maupun penggunaan dokumen palsu, termasuk SKCK merupakan pelanggaran tindak pidana. Kami imbau masyarakat dapat memahami tindakan tersebut," pungkasnya.

Chris-Jateng

1001757765_320x240

Brimob Polda Metro Jaya Hadir Berikan Pelayanan pada Aksi Penyampaian Aspirasi PERDA KSPI di Monas

Media74.id

 

Jakarta —

Brimob Polda Metro Jaya memberikan pelayanan kepada massa penyampaian aspirasi yang dilaksanakan oleh Pengurus Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (PERDA KSPI) Provinsi Jawa Barat di kawasan Silang Selatan Monas dan Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan yang diikuti sekitar 1.000 peserta tersebut berlangsung sejak pagi hingga sore hari dalam situasi tertib dan kondusif. Kehadiran personel Brimob diarahkan untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pihak.

Pada kesempatan tersebut, Polri melibatkan 939 personel gabungan dari Polda Metro Jaya serta Polres dan Polsek jajaran. Brimob Polda Metro Jaya diperkuat sebanyak 6 SSK yang berasal dari Batalyon A, B, C, dan D Pelopor serta Patroli Brimob, didukung kendaraan taktis sesuai kebutuhan lapangan.

Seluruh personel melaksanakan tugas secara terkoordinasi dengan mengedepankan etika, disiplin, dan sikap humanis, tanpa membawa senjata api maupun senjata tajam, serta mematuhi ketentuan yang berlaku.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran Brimob merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dengan mengutamakan pendekatan humanis dan profesional.
“Pelayanan yang diberikan bertujuan agar penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan damai, serta tetap menghormati hak masyarakat lainnya. Seluruh personel bertugas sesuai SOP dan menjunjung tinggi profesionalisme,” ujarnya.

Hingga kegiatan berakhir pada sore hari, massa membubarkan diri secara tertib dan situasi di kawasan Silang Selatan Monas serta Sapta Pesona terpantau aman dan kondusif. Brimob Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk terus mengedepankan cara-cara damai dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik.

Gun'S - Red

1001757821_320x213

192 Personel Polres Metro Jakarta Pusat Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

Media74.id

 

Jakarta Pusat —

Sebanyak 192 personel Polres Metro Jakarta Pusat resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi pada Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Periode 1 Januari 2026 yang digelar di Lapangan Merah Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025) pagi.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dan diikuti oleh jajaran pejabat utama, para Kapolsek, serta Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Pusat.

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk apresiasi dan kepercayaan institusi kepada personel Polri atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja yang telah ditunjukkan selama berdinas.

Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan, kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan status atau simbol jabatan, melainkan amanah yang harus diiringi dengan peningkatan profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

Ia menjelaskan bahwa pada periode ini secara keseluruhan terdapat 193 personel yang memperoleh kenaikan pangkat, terdiri dari 188 personel kenaikan pangkat reguler dan 5 personel kenaikan pangkat pengabdian.

Khusus di lingkungan Polres Metro Jakarta Pusat, sebanyak 192 personel tercatat naik pangkat, mulai dari golongan bintara hingga perwira menengah.

Menurut Kapolres, seiring bertambahnya pangkat, maka tuntutan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat juga semakin tinggi. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan mampu menunjukkan sikap profesional, humanis, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.

Selain kepada anggota, Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga dan Bhayangkari yang selama ini telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tugas personel Polri.

Ia menambahkan, keberhasilan yang diraih anggota Polri tidak terlepas dari peran keluarga sebagai sumber kekuatan dan motivasi dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Upacara kenaikan pangkat berlangsung dengan khidmat dan tertib, serta ditutup dengan doa dan pemberian ucapan selamat kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat.

Momentum ini diharapkan dapat semakin memperkuat semangat pengabdian dan komitmen Polres Metro Jakarta Pusat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Gun'S - Red

IMG-20251230-WA0059

Rilis Akhir Tahun 2025, Polri Paparkan Capaian Operasional dan Perkuat Pendekatan Humanis Berbasis Kepercayaan Publik

Media74.id

 

Jakarta —

Kepolisian Negara Republik Indonesia memaparkan capaian bidang operasional sepanjang tahun 2025 dalam rilis akhir tahun sebagai langkah reflektif dan bentuk akuntabilitas kinerja Polri kepada masyarakat. Paparan ini tidak sekadar menyajikan data dan angka, tetapi menggambarkan kehadiran Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang presisi di seluruh penjuru negeri.

Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol Fadil Imran menyampaikan bahwa sepanjang 2025, Polri telah melaksanakan 5 operasi terpusat dan 265 operasi kewilayahan. Operasi tersebut tidak hanya berfokus pada agenda nasional berskala besar seperti Operasi Ketupat dan Operasi Lilin, tetapi juga memperkuat kemandirian wilayah melalui ratusan operasi di tingkat polda untuk menjawab tantangan spesifik di masing-masing daerah.

“Rilis akhir tahun ini adalah bentuk pertanggungjawaban Polri kepada masyarakat. Ini refleksi kinerja kami sepanjang 2025 dalam mengoptimalkan pemeliharaan kamtibmas, perlindungan, pengayoman, pelayanan, serta penegakan hukum yang presisi,” ujar Komjen Pol Fadil Imran.

Ia menegaskan bahwa keamanan nasional tidak dapat dibangun oleh Polri sendiri. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan stabilitas yang berkelanjutan. Sepanjang 2025, Polri menjalin kerja sama dengan 5 kementerian, 4 lembaga, dan 2 unsur non-lembaga guna memastikan sistem keamanan nasional yang komprehensif dan inklusif.

Menurutnya, stabilitas keamanan juga memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Keberhasilan pengamanan berbagai agenda nasional dan internasional menjadi bukti bahwa keamanan merupakan investasi strategis.

“Keamanan adalah investasi ekonomi. Pengamanan World Water Forum terbukti meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali sebesar 8,23 persen. Begitu pula pengamanan kunjungan Paus Franciscus yang menunjukkan Indonesia sebagai negara yang damai dan toleran di mata dunia,” jelasnya.

Komjen Fadil menambahkan, Polri memastikan setiap event besar yang diamankan mampu memberikan dampak positif langsung bagi perekonomian rakyat.

Dalam aspek reformasi operasional, Polri menegaskan bahwa perubahan tidak hanya menyentuh taktik di lapangan, tetapi juga filosofi mendasar tentang kehadiran negara dalam ruang-ruang demokrasi. Polri menempatkan penyampaian pendapat di muka umum sebagai hak konstitusional warga negara, dengan peran Polri sebagai penjamin dan pelayan keamanan publik.

Polri secara terbuka mengakui adanya kritik publik terkait penggunaan kekuatan yang dinilai tidak proporsional serta lemahnya fungsi negosiasi di lapangan. Kritik tersebut menjadi titik balik bagi institusi untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.

“Kami berani mengakui kritik sebagai bagian dari proses transformasi. Dari situ kami melakukan pergeseran pendekatan, agar pengamanan tidak lagi berorientasi pada kekuatan semata, tetapi pada kepercayaan,” tegas Komjen Fadil.

Dalam dokumen kebijakan terbaru, Polri menetapkan tiga pilar utama pengamanan, yakni pendekatan dialogis berbasis hukum, proporsionalitas penggunaan kekuatan, serta integritas dan legitimasi. Ketiga pilar tersebut ditujukan untuk memastikan akuntabilitas institusi sekaligus menghadirkan sentuhan humanisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Sejalan dengan itu, Polri juga menggeser paradigma pengamanan aksi massa. Dari pendekatan crowd control yang represif, menuju crowd management, hingga paradigma ideal berupa mutual respect, di mana polisi hadir sebagai mitra publik dan masyarakat menghormati kehadiran polisi karena merasakan niat baik serta orientasi solusi.

“Pengamanan aksi tidak boleh lagi dilihat dari jumlah pasukan, tetapi dari kualitas interaksi antara polisi dan masyarakat. Inilah pendekatan yang lebih manusiawi dan berorientasi ke depan,” ungkapnya.

Selain menjaga stabilitas keamanan, Polri juga berperan aktif dalam penanggulangan bencana. Sepanjang 2025 tercatat ribuan kejadian bencana, dengan tanah longsor dan angin puting beliung sebagai bencana yang paling dominan. Jawa Tengah menjadi wilayah dengan frekuensi bencana tertinggi.

Fokus utama Polri diarahkan pada kecepatan respons berbasis pemetaan kekuatan personel agar bantuan dapat tiba lebih cepat saat bencana terjadi. Saat bencana melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di akhir tahun, Polri hadir tidak hanya dengan personel, tetapi juga solusi konkret.

Di Aceh, tercatat 18 kabupaten/kota terdampak berat, dengan 133.000 rumah rusak dan 377.200 pengungsi. Polri mengerahkan 11.357 personel gabungan, menyalurkan 2.337,6 ton bantuan kemanusiaan, serta membangun 261 sumur bor untuk menjamin akses air bersih bagi masyarakat terdampak.

“Polri berkomitmen hadir tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi hingga tahap pemulihan. Karena sejatinya tugas Polri bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menegakkan kepercayaan publik,” pungkas Komjen Pol Fadil Imran.

Gun'S - Red

IMG-20251230-WA0063

Kapolri Ungkap Survei Kepercayaan Publik terhadap Polri Alami Tren Positif

Media74.id

 

Jakarta -

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang terus meningkat.

“Masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kinerja Polri. Hal ini ditunjukkan melalui survei kepercayaan publik terhadap Polri yang terus mengalami tren positif dan memperoleh pengakuan dari lembaga survei, baik internasional maupun nasional,” ujar Sigit.

Kapolri menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Polri yang didukung partisipasi aktif masyarakat. Dukungan tersebut menjadi fondasi penting bagi Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat profesionalisme dan integritas institusi.

Menurut Sigit, tingginya kepercayaan publik merupakan modal strategis agar Polri terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ia juga menyoroti kondisi keamanan nasional yang dinilai cukup kondusif, di mana masyarakat merasa aman beraktivitas di berbagai situasi, termasuk pada malam hari.

“Ada hasil survei dari The Global Safety Report tahun 2025, Indonesia memperoleh skor 89 pada Law and Order Index, yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-19 dari 144 negara. Indeks ini mengukur tingkat rasa aman masyarakat serta kepercayaan terhadap penegak hukum,” jelasnya.

Selain itu, pada indikator safe to walk alone at night, sebanyak 83 persen responden di Indonesia menyatakan merasa aman berjalan sendirian pada malam hari. Capaian tersebut menempatkan Indonesia di peringkat ke-25 dari 144 negara yang disurvei.

Lebih lanjut, Sigit membeberkan hasil survei yang dirilis Litbang Kompas pada November 2025. Dalam survei tersebut, Polri menempati posisi tiga besar lembaga negara yang paling dipercaya oleh masyarakat.
“Bahkan dalam kategori lembaga penegak hukum, Polri menempati peringkat pertama sebagai lembaga yang paling dipercaya, dengan tingkat kepercayaan mencapai 78,2 persen. Capaian ini menjadi dukungan, motivasi, dan semangat bagi institusi serta seluruh personel untuk terus bekerja secara profesional dan akuntabel,” papar Sigit.

Ia menambahkan, tingginya kepercayaan publik tersebut sejalan dengan persepsi rasa aman masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. Mayoritas responden mengaku merasa aman, sementara hanya sebagian kecil yang menyatakan sebaliknya.

“Sebanyak 84,1 persen responden percaya Polri mampu melindungi masyarakat di wilayahnya. Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam menekan kriminalitas, menciptakan rasa aman, dan menjaga stabilitas sosial. Mayoritas masyarakat juga tidak merasa takut terhadap kehadiran aparat kepolisian, melainkan merasa lebih terlindungi,” pungkas Sigit.

Gun'S - Red

IMG-20251230-WA0049

Jaga Ekosistem Hutan, Polres Jepara Bersama Masyarakat Gelar Penanaman Pohon di Bangsri

Media74.id

 

 

Jepara - Polres Jepara |

Dalam meningkatkan rasa peduli guna menjaga ekosistem alam, Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, menggelar penanaman pohon di petak 26A-1 kawasan Perhutani Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, pada Selasa (30/12/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh pejabat utama dan personel Polres Jepara, Rektor Unisnu Jepara, Kepala Adm Perhutani KPH Pati, Kasi Kelola SDH, Asper Klumo Bangsri, jajaran Muspika Bangsri, Gen Z (Generasi Z) dan masyarakat setempat serta tamu undangan lainnya.

Diketahui, penanaman puluhan ribu bibit pohon jenis pohon jati dan balsa ini dilakukan di sejumlah titik strategis sebagai upaya memperkuat fungsi ekologis sekaligus untuk mendukung program penghijauan yang berkelanjutan.

Kapolres Jepara AKBP Erick menegaskan, bahwa kegiatan penanaman puluhan ribu bibit pohon ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kepedulian bersama terhadap alam.

Ia berharap masyarakat turut berperan aktif dalam merawat pohon-pohon yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat ikut menjaga dan merawat pohon-pohon ini, sehingga lingkungan tetap hijau, asri, dan mampu mencegah potensi bencana di kemudian hari,” ujarnya.

Jenis pohon jati dan balsa dipilih karena memiliki sistem perakaran kuat. Dengan demikian, diharapkan mampu menjaga kestabilan tanah dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Selain itu, AKBP Erick juga menyampaikan apresiasi kepada Perhutani dan stakeholder terkait atas dukungan dan sinergi yang terbangun dalam kegiatan penanaman pohon tersebut.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan program penghijauan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Polres Jepara berharap penanaman puluhan ribu bibit pohon dapat memberikan manfaat nyata bagi kelestarian lingkungan, mencegah potensi bencana alam, serta menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang di Kabupaten Jepara.

Chris-Jateng

IMG-20251230-WA0060

Ditlantas Polda Jabar Hadirkan Transfirmasi Layanan Publik Modern, Mudah Dan Responsif Sepanjang Tahun 2025

Media74.id

Jabar,

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat terus berkomitmen menghadirkan transformasi pelayanan publik yang modern, mudah, dan responsif. Sepanjang tahun 2025, Ditlantas Polda Jabar meluncurkan 21 inovasi pelayanan sebagai upaya nyata menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kepolisian, khususnya di bidang registrasi kendaraan bermotor dan pelayanan Samsat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa inovasi-inovasi tersebut dirancang untuk memangkas birokrasi, menghilangkan antrean panjang, serta mendekatkan pelayanan langsung ke tengah masyarakat, baik di perkotaan hingga wilayah pedesaan yang sulit dijangkau.

Salah satu inovasi paling menonjol adalah “STNK Delivery” dan “BPKB Delivery”. Melalui layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi menunggu lama di kantor Samsat. STNK dan BPKB yang telah selesai dicetak akan langsung diantarkan ke rumah pemohon oleh petugas menggunakan kendaraan dinas roda dua maupun roda empat. Inovasi ini dinilai sangat efektif bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu dan mobilitas tinggi.

Selain itu, “Cek Fisik Kabumi” menjadi terobosan layanan unggulan lainnya. Masyarakat dapat mengajukan permohonan cek fisik kendaraan langsung ke rumah melalui hotline, media sosial, maupun WhatsApp layanan BPKB. Kehadiran layanan ini menghapus kebutuhan datang langsung ke Samsat dan menjadi bukti pendekatan pelayanan yang semakin humanis.

Di bidang pembayaran pajak, Ditlantas Polda Jabar menghadirkan “T-SAMSAT” (Tabungan Samsat) bekerja sama dengan Bank BJB. Melalui layanan ini, masyarakat dapat membayar pajak kendaraan secara mencicil tanpa biaya administrasi dan denda, dengan sistem autodebet yang terhubung langsung ke sistem Samsat Jawa Barat.

Dirlantas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Dodi Darjanto, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa seluruh inovasi tersebut merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik Polri yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kami berupaya menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Prinsip kami adalah mendekatkan layanan, mempermudah proses, dan memberikan kepastian waktu. Inovasi-inovasi ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat Jawa Barat,” ujar Kombes Pol. Dodi Darjanto.

Untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil, Ditlantas Polda Jabar juga mengoperasikan “Samsat Masuk Desa” dan “Samsat Gendong”, yang membawa layanan pengesahan STNK dan pembayaran pajak langsung ke desa, balai RW, dan komunitas warga. Layanan ini telah menjangkau berbagai daerah seperti Ciamis, Bogor, dan Indramayu.

Selain itu, kemudahan layanan juga diwujudkan melalui “Samsat Drive Thru” dan “Samsat Ride Thru”, yang memungkinkan masyarakat mengurus pajak kendaraan tanpa turun dari kendaraan, cukup melalui satu jalur pelayanan hingga selesai.

Menjawab kebutuhan masyarakat pekerja, Ditlantas Polda Jabar menghadirkan layanan dengan jam operasional fleksibel seperti “Samsore”, “SamSon” (Samsat Minggon), “SamNight”, “Samremol”, “Nongki Messra Sama Bapak”, hingga “Nongkidut’. Inovasi ini memungkinkan masyarakat membayar pajak di malam hari maupun akhir pekan, bahkan sambil bersantai di ruang publik.

Pendekatan pelayanan yang humanis juga diwujudkan melalui “Samsat Outlet Ladies”, “Samsat Keliling Ladies”, dan “Ladies Nite”, yang seluruhnya diawaki oleh petugas perempuan dari unsur Polri, Bapenda, Jasa Raharja, dan perbankan.

Kombes Pol. Dodi Darjanto menambahkan, inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
“Dengan inovasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir sebagai pelayan masyarakat yang adaptif, profesional, dan responsif. Pelayanan Samsat bukan lagi sesuatu yang rumit, tetapi mudah, cepat, dan nyaman,” pungkasnya.

Melalui 21 inovasi tersebut, Ditlantas Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan prima, transparan, dan berkeadilan, sejalan dengan semangat Polri Presisi dan tuntutan pelayanan publik di era modern tahun 2025.

Gun'S - Red

IMG-20251229-WA0110

Jelang Libur Tahun Baru 2026, Kakorlantas dan Menhub Cek Pelabuhan Gilimanuk

Media74.id

 

Bali -

Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau Pelabuhan Gilimanuk, Senin (29/12/2025), guna memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan angkutan selama Operasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas menjelaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru difokuskan pada empat klaster utama. Keempat klaster itu meliputi jalan tol dan jalan nasional, titik penyeberangan termasuk bandara, stasiun, dan terminal, tempat ibadah, lokasi wisata, serta pengamanan perayaan malam Tahun Baru.

“Empat klaster tersebut meliputi jalan tol dan jalan nasional, tempat penyeberangan termasuk bandara, stasiun, dan terminal, kemudian tempat ibadah, lokasi wisata, serta pengamanan perayaan malam Tahun Baru,” jelas Kakorlantas.

Ia menambahkan, hingga saat ini arus Natal dan Tahun Baru terpantau cukup terkendali. Sekitar 64 persen masyarakat telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju berbagai daerah melalui jalur Trans Jawa, Sumatra, maupun ke wilayah Bali, termasuk Badung.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan angkutan Nataru 2025-2026 agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang merayakan Natal dan berlibur Tahun Baru.

“Kami hadir di Pelabuhan Gilimanuk untuk melihat langsung kesiapan angkutan Nataru 2025–2026, guna memastikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menhub juga menilai jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Secara keseluruhan perjalanan udara, baik domestik maupun internasional, mengalami kenaikan sekitar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Dudy.

Terkait kondisi cuaca, Menhub menyebutkan bahwa hingga saat ini faktor cuaca tidak terlalu memengaruhi minat masyarakat untuk bepergian. Meski demikian, Kementerian Perhubungan tetap mengimbau masyarakat agar melakukan perencanaan perjalanan dengan baik serta selalu memperhatikan informasi cuaca terkini.

“Dari data yang ada, kondisi cuaca tidak terlalu berpengaruh terhadap animo masyarakat untuk berlibur. Namun kami tetap mengingatkan pentingnya perencanaan perjalanan,” ujarnya.

Selain itu, Menhub juga mengingatkan kepada petugas layanan dan pengguna jasa penyeberangan agar selalu waspada, memastikan seluruh kapal dalam kondisi laik laut, serta secara berkelanjutan menyampaikan informasi cuaca kepada masyarakat guna mengantisipasi potensi risiko selama periode Nataru.

Gun'S - Red

IMG-20251229-WA0112

Arus Balik Nataru Mulai Meningkat, Korlantas Polri Perkuat Rekayasa Lalu Lintas

Media74.id

 

Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai menunjukkan peningkatan sejak akhir pekan. Hal tersebut disampaikan Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal usai memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Polres wilayah di Command Center KM 29.

Brigjen Pol Faizal menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan menuju Jakarta telah terpantau sejak Sabtu, baik dari arah Jawa maupun Bandung. Kondisi ini menandakan pergerakan arus balik terjadi secara bertahap sesuai dengan prediksi.

“Sesuai dengan perkiraan, arus balik mulai terlihat sejak hari Sabtu. Tadi malam kami telah melaksanakan sejumlah rekayasa lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Cikampek, mulai dari KM 70, KM 65 hingga KM 47,” ujarnya.

Ia menambahkan, arus lalu lintas diperkirakan kembali landai pada hari Senin. Namun demikian, potensi lonjakan kendaraan diprediksi akan kembali terjadi menjelang akhir pekan, khususnya pada Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Korlantas Polri menyatukan persepsi dengan seluruh Kepala Satuan Lalu Lintas dari tujuh Polda prioritas. Rapat koordinasi juga diikuti secara daring oleh Kasatlantas dari wilayah lainnya melalui command center, dengan fokus pada langkah antisipasi dan pengendalian lalu lintas, termasuk penerapan pembatasan kendaraan sumbu tiga. “Seluruh kebijakan dilaksanakan secara humanis dan persuasif sesuai dengan atensi Kakorlantas Polri,” tegasnya.

Selain arus balik, Brigjen Pol Faizal juga mengingatkan jajaran agar mewaspadai potensi kepadatan di kawasan wisata, baik lokasi rekreasi maupun kawasan pantai, yang diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan selama masa libur.

Terkait pergantian malam tahun baru, meskipun tidak diperkenankan adanya kegiatan kembang api, Korlantas Polri tetap menyiapkan langkah-langkah rekayasa lalu lintas.

Sosialisasi kepada masyarakat diminta dilakukan sejak dini guna mencegah terjadinya kepadatan kendaraan.
Lebih lanjut, Dirgakkum Korlantas Polri menyampaikan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 2, 3, dan 4 Januari, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat usai perayaan tahun baru dan menjelang kembali beraktivitas pada 5 Januari.

Gun'S - Red