POLRI

IMG-20251219-WA0545

Wakapolri Resmikan Kembali Operasional Pabrik Garmen Wonghang Bersaudara di Pemalang

Media 74

Jawa Tengah - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo mewakili Kapolri meresmikan kembali operasional pabrik garmen PT Wonghang Bersaudara bersama Akarsa Garmen Indonesia di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (tanggal menyesuaikan). Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjahit Harapan Kembali” sebagai simbol bangkitnya sektor ketenagakerjaan pasca dinamika industri yang sempat menghentikan operasional perusahaan pada 2024.

Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghidupkan kembali pabrik garmen tersebut, mulai dari serikat pekerja, pelaku usaha, pemerintah daerah, hingga jajaran Polri.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan kembali harapan bekerja, membangun kesejahteraan, dan menata masa depan yang lebih baik bagi para pekerja dan keluarganya,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Ia menjelaskan, sektor ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan pembangunan nasional karena berkontribusi langsung terhadap produktivitas ekonomi sekaligus stabilitas sosial. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, dunia industri dan para pekerja dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari fluktuasi ekonomi global, disrupsi rantai logistik, hingga tekanan biaya produksi yang berdampak pada terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kehadiran negara untuk menjaga keseimbangan sektor ketenagakerjaan. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Visi Asta Cita telah merumuskan berbagai program prioritas, di antaranya hilirisasi industri, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta pengembangan energi hijau dan industri maritim guna memperkuat daya tarik investasi dan membuka lapangan kerja.

“Program-program tersebut tidak hanya meningkatkan daya saing nasional, tetapi juga menjadi pengungkit terciptanya kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penyerapan tenaga kerja periode Januari hingga Agustus 2025 mengalami peningkatan sebesar 1,9 juta orang atau naik 1,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tren positif tersebut juga tercermin di Kabupaten Pemalang dengan kembali beroperasinya pabrik garmen PT Wonghang Bersaudara.

Saat ini, sebanyak 220 karyawan lama telah kembali bekerja. Ke depan, perusahaan tersebut direncanakan merekrut tambahan 1.280 tenaga kerja, sehingga total penyerapan mencapai 1.500 orang.

“Revitalisasi pabrik ini menjadi kabar baik bagi para pekerja yang sebelumnya dirumahkan. Ini bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan stakeholder mampu mendorong pemulihan ekonomi serta memperluas lapangan kerja,” tegas Wakapolri.

Lebih lanjut, Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri untuk terus menjadi mitra strategis para pekerja dalam mewujudkan iklim ketenagakerjaan yang sehat, inklusif, dan produktif. Polri, kata dia, akan terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara profesional guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di kawasan industri.

“Melalui Des Ketenagakerjaan, Polri secara konsisten berperan aktif menangani persoalan ketenagakerjaan dengan mengedepankan pendekatan dialogis serta penegakan hukum yang profesional,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wakapolri berpesan kepada pengelola pabrik dan seluruh karyawan untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja, menjaga komunikasi yang baik, serta membangun hubungan industrial yang harmonis demi meningkatkan produktivitas.

“Saya meyakini sinergi seluruh elemen bangsa merupakan fondasi utama untuk membangun iklim ketenagakerjaan yang kondusif dan memperkuat stabilitas ekonomi, demi mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Gun's-Red

IMG-20251219-WA0549

Polri Kerahkan 11.625 Personel dan Infrastruktur Lengkap Tangani Bencana di Sumatera

Media 74

Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan kekuatan besar dalam penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 11.625 personel Polri diterjunkan ke wilayah terdampak sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden RI untuk memperkuat respons kebencanaan.

Hal tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers update penanganan dan penanggulangan bencana pada Jumat, 19 Desember 2025.

“Sesuai dengan perhatian Bapak Presiden, kami melaporkan bahwa saat ini Polri telah mengerahkan kurang lebih 11.625 personel yang tergelar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Kapolri.

Personel tersebut berasal dari satuan wilayah dan ditugaskan untuk berbagai kegiatan, mulai dari evakuasi, pembangunan fasilitas darurat, hingga dukungan operasional lanjutan. Sebaran personel meliputi 5.064 personel di Polda Aceh, 4.277 personel di Polda Sumatera Utara, dan 2.284 personel di Polda Sumatera Barat.

Kapolri menambahkan, Polri juga menyiapkan 239 personel tambahan yang akan tiba pada 23 Desember 2025 sebagai penguatan lanjutan, serta 1.000 personel cadangan yang disiagakan dalam rangka Operasi Nataru.

Gun's-Red

IMG-20251219-WA0555

Said Iqbal: Perhatian Polri Angkat Industri Dalam Negeri, Salurkan Buruh Korban PHK Kembali Bekerja

Media 74

Pemalang — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan bahwa kebangkitan PT Wongso Bersaudara merupakan bukti nyata perhatian Polri dalam mengangkat kembali industri dalam negeri sekaligus menyalurkan buruh korban pemutusan hubungan kerja (PHK) agar kembali memperoleh pekerjaan. Langkah tersebut dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tengah tantangan sektor industri, Jumat (19/12).

Hal tersebut disampaikan Said Iqbal saat memberikan sambutan dalam kegiatan perusahaan yang dihadiri jajaran Polri, pemerintah daerah, manajemen PT Wongso Bersaudara, serta para pekerja yang kembali terserap bekerja. Ia menilai Polri telah mengambil peran strategis dalam memastikan industri nasional tetap berjalan sehingga buruh tidak terus-menerus menjadi korban PHK.

“Ini visinya Pak Presiden lho. Bukan hanya Pak Kapolri, tapi diterjemahkan oleh Pak Kapolri dengan cerdas. Pak Wakapolri juga cerdas. Jadi ini visi besar yang nyambung dari atas sampai ke bawah,” ujar Said Iqbal.

Menurutnya, perhatian Polri terhadap keberlangsungan industri dalam negeri sejalan dengan arah kebijakan nasional yang mendorong kepastian pasar bagi produsen lokal, sehingga industri mampu menyerap tenaga kerja secara berkelanjutan.

“Pak Presiden bilang, nanti setiap pegawai negeri tiga setel pakaian setahun, anak SD tiga setel setahun, TNI-Polri tiga setel setahun, semua aparatur negara tiga setel setahun. Bisa dibayangkan kekuatan industri domestik kita,” katanya.

Said Iqbal menilai kebijakan tersebut menciptakan kepastian permintaan yang berdampak langsung pada kebangkitan industri nasional dan penyerapan kembali buruh korban PHK, sehingga perputaran ekonomi tetap berada di dalam negeri.

“Karena apa? Karena ada pasar, ada produsen. Wong di sini bisa kok, wong di sini bisa dikerjain. Uang negara enggak perlu lari ke luar negeri,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa perhatian negara terhadap industri dalam negeri merupakan bagian dari prinsip ekonomi nasional yang telah lama diperjuangkan dan kini diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif Polri.

“Pak Presiden Prabowo ini konsisten. Lima belas tahun lalu waktu di Hambalang, beliau sudah bicara Pasal 33 UUD 1945. Perekonomian disusun dengan sistem kekeluargaan. Kekeluargaan itu artinya produksi dalam negeri,” ungkapnya.

Dalam konteks tersebut, Said Iqbal menilai keterlibatan Polri dalam mendukung kebangkitan PT Wongso Bersaudara menjadi contoh konkret bagaimana negara hadir membantu industri nasional sekaligus memberikan solusi bagi buruh yang terdampak PHK.

“Kita ucapkan terima kasih kepada jajaran Polri, wabil khusus Pak Kapolri, Pak Wakapolri, dan seluruh PJU-nya yang telah memberikan pekerjaan,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya hubungan industrial yang sehat antara buruh dan perusahaan agar kebangkitan industri dapat berkelanjutan dan kesejahteraan pekerja meningkat.

“Di dalam perusahaan itu seperti mobil. Ban kanan buruh, ban kiri perusahaan. Kalau muternya searah, mobil jalan. Kalau berlawanan, enggak akan jalan, bisa tutup,” katanya.

Said Iqbal mendorong para pekerja untuk bekerja dengan sungguh-sungguh agar perusahaan dapat tumbuh dan terus membuka lapangan kerja.

“Kalau sudah sejahtera, minta naik gaji sama perusahaan. Itu wajib. Tapi bekerjalah dulu, berusahalah dulu,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Said Iqbal kembali mengapresiasi peran Polri, pemerintah daerah, dan manajemen PT Wongso Bersaudara yang dinilainya telah bersama-sama mengangkat industri dalam negeri serta menyalurkan buruh korban PHK agar kembali memiliki harapan dan penghidupan.

“Terima kasih Kepolisian Republik Indonesia, terima kasih Pak Gubernur yang telah memberikan ruang untuk investasi. Wongso Bersaudara tetaplah maju. Tantangan dan harapan ada di tanganmu, tapi tetap percaya pada Tuhan,” pungkasnya.

Gun's-Red

IMG-20251219-WA0016

Sebanyak 150 Anak Ikuti Giat Khitanan Massal Yang Di Adakan Polres Metro Jakarta Selatan Dalam Wujud Bakti Pada Masyarakat

Media74.id

Jakarta Selatan

Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan mengajak 150 anak di wilayah Jakarta Selatan untuk mengikuti kegiatan khitanan massal sebagai wujud bakti kesehatan masyarakat.

“Hari ini, Polres Metro Jakarta Selatan bekerja sama dengan beberapa donatur, salah satunya BRI dan sebagainya, kami melakukan khitanan massal sebagai wujud bakti kesehatan kepada warga,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly, S.Ik, MH, M.Si pada Kamis ( 18/12/2025 ).

Menurut Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara Polri dan masyarakat sebagai bentuk bantuan. Selain itu, juga sekaligus menjalankan kewajiban ajaran agama, menjaga kesehatan anak, dan diharapkan dapat melahirkan kenangan kepada anak-anak sehingga tertarik menjadi agen kepolisian.

“Dalam jangka panjang, anak-anak ini diharapkan menjadi agen-agen kepolisian di masa depan karena pemberian sekali seumur hidup ini akan selalu diingat,” ujarnya

Sebanyak 48 dokter dihadirkan dalam kegiatan tersebut, bekerja sama dengan salah satu yayasan yang menyediakan tenaga kesehatan profesional.

Selain khitanan massal, dilaksanakan pula bakti sosial dengan membagikan bantuan tas sekolah, susu, makanan, dan santunan.

“Kami berharap kegiatan ini rutin diadakan, namun untuk khitanan, tentu menyesuaikan masa libur anak sekolah agar tidak mengganggu pendidikan mereka,” pungkasnya

Gun'S - Red

IMG-20251218-WA0114

Agenda Pengecekan Jalur Pengamanan Nataru 2025/2026 Kapolda Jabar Pimpin Kesamaptaan Jasmani Di Stadion Spory Jabar Arcamanik

Media74.id

Jabar

Di sela padatnya agenda pengecekan jalur pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan S.I.K., S.H., M.H tetap menyempatkan waktu untuk menjaga kebugaran bersama Pejabat Utama Polda Jabar dan anggota.

Pada Kamis, 18 Desember 2025 digelar kegiatan Kesamaptaan jasmani berkala periodik II TA. 2025 bersama Kapolda Jabar bertempat di Stadion Sport Jabar Arcamanik Bandung.

Kegiatan olahraga bersama ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar dan diikuti oleh pejabat utama Polda Jabar serta personel Polda Jabar.

Selain meningkatkan kebugaran fisik, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat soliditas dan koordinasi antara Kapolda Jabar bersama Pejabat Utama dan anggota, khususnya menjelang pengamanan Nataru 2025–2026 yang membutuhkan kesiapan ekstra.

Kapolda Jabar menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti komitmen Kapolda Jabar dalam menjaga kekompakan serta memastikan seluruh personel tetap bugar dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Jawa Barat dapat berjalan aman, lancar, dan tertib.” ujarnya.

Bandung 18 Desember 2025

Gun'S - Red

IMG-20251218-WA0115

Polisi Laksanakan Launching Program Makan Bersama Driver Ojol Dan Masyarakat Kab.Subang

Media74.id

Jabar

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Sebagai wujud nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Polisi melaksanakan Launching Program Makan Siang Gratis untuk Driver Ojek Online (Ojol) dan Masyarakat Kabupaten Subang dengan mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, pada Kamis, 18 Desember 2025.

Kegiatan tersebut digelar di Jl. R.A. Kartini, Kelurahan Soklat, Kecamatan/Kabupaten Subang, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Subang, para perwira dan personel Polres Subang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga dan komunitas Paguyuban Ojol Kabupaten Subang.

Kapolres Subang menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Polri hadir bukan hanya ketika ada masalah, tetapi juga hadir saat masyarakat membutuhkan, dalam bentuk kepedulian, perhatian, dan kebersamaan,” ujar Kapolres.

Kapolres Subang juga menyampaikan apresiasi kepada para driver ojol dan masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dari denyut kehidupan ekonomi di Kabupaten Subang. Melalui program makan siang gratis ini, Polres Subang ingin menghadirkan empati, memperkuat ketahanan sosial, serta membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.

Tema Polri Untuk Masyarakat harus hidup dalam tindakan nyata. Ukuran keberhasilan Polri bukan hanya pada banyaknya kegiatan, tetapi sejauh mana masyarakat merasa aman, terbantu, dan dihargai,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres Subang turut mengajak para driver ojol dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya dengan tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Kegiatan launching dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Komunitas Paguyuban Ojol Kabupaten Subang, Mas Riono, yang menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Polres Subang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap program ini dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polres Subang, komunitas ojol, dan masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan pembagian makan siang gratis kepada driver ojol dan warga masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polres Subang berharap dapat terus memperkuat kepercayaan publik serta menegaskan komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sehingga Kabupaten Subang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga penuh kepedulian dan kebersamaan.

Gun'S - Red

IMG-20251218-WA0067

Sinergi TNI-Polri Menguatkan Pembinaan Pramuka Garuda Siaga di Trenggalek

Media74.id

 

Trenggalek –

Sinergi TNI dan Polri kembali ditunjukkan di wilayah selatan Kabupaten Trenggalek melalui dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda. Kali ini, Koramil 0806-11/Panggul berkolaborasi dengan Polsek Panggul dalam mendukung kegiatan Pelantikan Pramuka Garuda Tingkat Siaga yang digelar di Balai Rakyat Kecamatan Panggul, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter sejak usia dini. Ratusan peserta Pramuka Siaga tampak antusias mengikuti prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Kehadiran unsur TNI–Polri memberikan dukungan moral sekaligus mempertegas peran negara dalam pendidikan karakter melalui gerakan kepramukaan.

Bati Tuud Koramil 0806-11/Panggul, Peltu Suyanto, menegaskan bahwa TNI–Polri secara konsisten mendukung kegiatan Pramuka sebagai wadah strategis pembinaan generasi penerus bangsa. Menurutnya, Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk mental, disiplin, kepemimpinan, serta jiwa nasionalisme anak-anak.

“Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi sarana pembentukan karakter, mental, dan disiplin generasi muda. Nilai-nilai ini sejalan dengan tujuan pembinaan teritorial TNI serta upaya bersama membangun akhlak bangsa,” ujar Peltu Suyanto.

Sinergi antara Koramil dan Polsek Panggul tidak hanya terlihat dari kehadiran personel, tetapi juga melalui dukungan pengamanan dan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Aparat memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan lancar, sehingga peserta dapat mengikuti pelantikan dengan penuh rasa bangga.

Pelantikan Pramuka Garuda Tingkat Siaga merupakan puncak capaian bagi anggota Pramuka usia dini setelah melalui tahapan pembinaan dan penilaian. Predikat Garuda menjadi simbol keteladanan, kecakapan, serta komitmen dalam mengamalkan nilai Dwi Satya dan Dwi Darma Pramuka Siaga dalam kehidupan sehari-hari.

Dukungan TNI–Polri terhadap gerakan Pramuka di wilayah Panggul dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Melalui pembinaan sejak dini, diharapkan lahir generasi yang cerdas, berkarakter kuat, serta memiliki ketahanan mental menghadapi tantangan masa depan.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah kecamatan, sekolah, dan orang tua. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi kunci keberhasilan pembinaan generasi muda yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Pihak Polsek Panggul menambahkan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan kepramukaan merupakan bagian dari pendekatan preventif dan edukatif. Dengan mendekatkan aparat kepada anak-anak sejak dini, diharapkan tumbuh rasa percaya, kedisiplinan, serta kesadaran hukum yang berlandaskan nilai kebangsaan.

Melalui Pelantikan Pramuka Garuda Tingkat Siaga ini, TNI–Polri kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam pembinaan generasi muda. Sinergi yang terbangun di Panggul menjadi contoh konkret kolaborasi semua pihak dalam membentuk karakter anak bangsa menuju Indonesia yang kuat, berakhlak, dan berdaya saing.

Sugeng - Trenggalek

 

1001721783_320x213

Kapolri Beri Motivasi dan Apresiasi kepada Anggota Polri Terdampak Bencana di Sumbar

Media74.id

 

Padang —

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si memberikan motivasi dan apresiasi kepada anggota Polri di wilayah Polda Sumatera Barat yang terdampak bencana alam, saat menyerahkan bantuan kemanusiaan di Polsek Koto Tengah, Kota Padang, Kamis (18/12/2025).

Kapolri menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa para personel, sekaligus menyampaikan penghargaan atas dedikasi anggota Polri yang tetap menjalankan tugas dengan baik meskipun tengah menghadapi kondisi sulit akibat bencana.

“Saya mendapat laporan bahwa banyak rumah rekan-rekan yang terdampak. Namun, di tengah musibah tersebut, rekan-rekan tetap melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Ini adalah bentuk loyalitas dan pengabdian yang luar biasa,” ujar Kapolri.

Sebanyak 170 personel Polri tercatat terdampak bencana di wilayah Polda Sumbar. Untuk itu, Kapolri menyerahkan 170 paket bantuan yang berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari sebagai bentuk dukungan nyata dari pimpinan Polri.

Kapolri juga memberikan semangat kepada seluruh personel agar tetap kuat dan optimistis, serta menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan soliditas di tengah ujian.

“Tetap semangat, terus berikan pengabdian terbaik. Tunjukkan bahwa Polri selalu dekat dengan masyarakat dan bekerja dengan tulus,” tegas Kapolri.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa di tengah situasi bencana, Polri tidak hanya hadir untuk masyarakat, tetapi juga memastikan anggotanya mendapatkan perhatian, dukungan, dan penguatan moril dari pimpinan.

Gun'S - Red

IMG-20251218-WA0064

Polri Salurkan 627 Tandon Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana, Salah Satunya di Aceh Tamiang

Media74.id

 

Aceh Tamiang -

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyalurkan total 627 unit tandon air bersih sebagai bagian dari upaya penanganan bencana alam di wilayah Sumatera, termasuk bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Bantuan ini menjadi langkah konkret Polri dalam memastikan ketersediaan air bersih pascabencana, sekaligus mendukung pemulihan kehidupan masyarakat.

Di Aceh Tamiang, tandon air dipasang di Gang Sayur, Dusun Subur, Desa Durian, Kecamatan Rantau, untuk menampung air bersih dari sumur bor yang dibangun oleh Brimob. Fasilitas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar warga yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses air bersih akibat banjir.

Komandan Pasukan (Danpas) Brimob I, Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., menegaskan bahwa penyediaan tandon air merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu masyarakat pascabencana. “Setelah banjir, kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama masyarakat. Dengan adanya tandon air ini, kami berharap distribusi air bersih dapat lebih merata dan dimanfaatkan oleh warga dalam jangka panjang,” ujarnya saat meninjau langsung kegiatan di lapangan.

Secara keseluruhan, dari total 627 unit tandon air yang disalurkan Polri di Sumatera, sebanyak 140 unit didistribusikan ke Sumatera Utara, 100 unit ke Sumatera Barat, dan 387 unit ke Provinsi Aceh. Di Aceh, bantuan tersebut disalurkan melalui Polda Aceh dan jajaran Polres, termasuk Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Pidie Jaya.

Pemasangan tandon air di Aceh Tamiang dilakukan secara gotong royong oleh personel Brimob bersama masyarakat setempat. Sinergi ini tidak hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memperkuat kehadiran Polri sebagai mitra masyarakat dalam situasi bencana.

Salah seorang warga Desa Durian menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. “Sejak banjir, kami kesulitan mendapatkan air bersih. Kehadiran tandon air dari Brimob sangat membantu kebutuhan kami sehari-hari,” tuturnya.

Melalui penyaluran ratusan tandon air bersih ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap fase penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan, demi memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.

Gun'S - Red

IMG-20251218-WA0055

Dapur MBG Polri Kembali Jadi Sorotan Internasional

Media74.id

 

Jakarta —

Kamis, 18 Desember 2025

SPPG Polri Pejaten sebelumnya telah mendapat sorotan internasional melalui kunjungan Rockefeller Foundation pada 9 Oktober 2025, yang dipimpin Elizabeth Yee (Executive Vice President Rockefeller Foundation). Dalam kunjungan tersebut, Rockefeller Foundation mengapresiasi inovasi Polri dalam membangun sistem penyediaan pangan bergizi yang efisien, aman, dan memberdayakan masyarakat, serta menilai SPPG Polri sebagai model percontohan tata kelola pangan berkelanjutan. Sorotan ini menjadi latar belakang meningkatnya perhatian komunitas internasional terhadap model MBG Polri.

Komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus diwujudkan secara konkret melalui keterlibatan aktif dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, Polri menghadirkan dapur MBG percontohan nasional dengan kekhasan tersendiri, yakni jaminan kualitas dan keamanan pangan yang didukung langsung oleh Dokkes Polri sebelum makanan didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Sorotan internasional tersebut kembali menguat saat Delegasi Kedutaan Besar Prancis dan Tim Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kunjungan diplomatik ke SPPG Polri Pejaten, Kamis (18/12). Kunjungan ini menjadi bentuk pengakuan atas peran Polri dalam memastikan program MBG berjalan cepat, masif, aman, higienis, dan berstandar tinggi.

Director General for Global Affairs Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis, Mrs. Salina Grenet-Catalano, menyampaikan pernyataan lengkapnya terkait komitmen Prancis dan dukungan terhadap Program MBG Indonesia sebagai berikut:

“Di tingkat internasional, Prancis sangat berkomitmen terhadap ketahanan pangan dan gizi. Kami memimpin Koalisi Makanan Sekolah Dunia dan kami sangat senang karena Indonesia baru-baru ini bergabung dalam koalisi tersebut. Di Prancis, kami memiliki program makanan sekolah yang sangat kuat dan bersejarah, sehingga setiap anak dapat mengakses makanan sekolah yang sangat baik dan bergizi. Makanan sekolah di Prancis memang tidak sepenuhnya gratis, namun disubsidi bagi keluarga yang tidak memiliki sumber daya.

Ketika kami mengetahui bahwa Presiden Prabowo meluncurkan program ini, kami sangat senang karena kami memandangnya sebagai sesuatu yang sangat penting bagi pengembangan ekonomi, masyarakat, dan negara, yaitu menyediakan makanan yang baik dan bergizi setiap hari bagi anak-anak. Hal ini sangat penting bagi perkembangan otak dan kapasitas intelektual mereka. Oleh karena itu, kami mendukung program ini sejak awal dan siap untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia di bidang ini.

Program makanan sekolah juga sangat penting untuk dikaitkan dengan produsen lokal dan sektor pertanian. Program ini harus berbasis pada pengembangan pertanian lokal dan produsen lokal agar makanan yang dihasilkan berkualitas baik, segar, dan sekaligus membantu pengembangan ekonomi lokal. Sangat penting untuk memiliki rantai pasok yang pendek, produk lokal, serta tetap menghormati tradisi dan kebiasaan makan masyarakat.

Kami melihat pemanfaatan rumah kaca di sekitar dapur ini sebagai praktik yang sangat baik, karena anak-anak perlu mengonsumsi sayur dan buah setiap hari untuk asupan vitamin. Kami tidak datang untuk memberi pelajaran kepada siapa pun, tetapi kami siap membantu Indonesia menerapkan program ini sebaik mungkin. Target Indonesia sangat ambisius, negara ini luas, penduduknya besar, dan tantangannya tidak kecil. Kami bahkan tidak yakin ada program makanan sekolah yang seambisius ini di dunia. Karena itu, kami sangat senang dapat mendukung agar implementasinya berjalan semulus mungkin, karena tata kelola program sebesar ini sangatlah penting,” ujar Mrs. Salina Grenet-Catalano.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi meninjau langsung operasional dapur SPPG Polri, termasuk pemeriksaan keamanan pangan (food safety check) yang dilakukan oleh Dokkes Polri sebelum makanan didistribusikan. Sistem ini memastikan setiap menu MBG memenuhi standar kesehatan, gizi, dan keamanan pangan yang ketat.

Kasatgas MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menegaskan bahwa Polri mengoptimalkan kekuatan organisasinya untuk mempercepat pemerataan pelayanan MBG di seluruh Indonesia.

“Polri memanfaatkan keberadaan 508 Polres yang tersebar di seluruh Indonesia untuk percepatan pembangunan SPPG. Kami mendorong setiap Polres bersama masyarakat minimal membangun satu SPPG agar pelayanan Makan Bergizi Gratis dapat menjangkau seluruh penerima manfaat secara cepat dan merata,” tegas Irjen Pol. Nurworo Danang.

Ia menjelaskan bahwa Mabes Polri telah membentuk Gugus Tugas MBG secara berjenjang di tingkat Mabes Polri, Polda, hingga Polres guna memastikan seluruh dapur SPPG dikelola sesuai standar pemerintah, dilengkapi SOP ketat, pemeriksaan keamanan pangan sebelum distribusi, serta sistem quality control dari tingkat pusat hingga daerah.

Selain menjamin kualitas dan keamanan pangan, Polri juga mengintegrasikan aspek budaya dan kearifan lokal dalam pelaksanaan MBG melalui pengembangan menu Nusantara di setiap dapur SPPG.

Melalui peran aktif dalam Program MBG, Polri menegaskan bahwa pengabdian Bhayangkara tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengawal kualitas generasi masa depan bangsa, sejalan dengan visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

 

Gun'S - Red