PEMKAB

IMG-20260108-WA0405(1)

BUPATI KUKUHKAN DAN AMBIL SUMPAH JANJI/JABATAN MANAJERIAL DI LINGKUNGAN PEMKAB SUKABUMI

Media 74

Sukabumi - Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengukuhkan dan mengambil sumpah janji/jabatan manajerial di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang dilaksanakan di Pendopo Sukabumi, Kamis, 8 Januari 2026. Hal itu pasca ada perubahan nomenklatur Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di sejumlah perangkat daerah.

Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah perangkat daerah yang mengalami perubahan nomenklatur SOTK ialah Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida).

Selain itu Staf Ahli Bupati berubah menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, serta Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan.

Tak hanya itu saja, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) RSUD Sekarwangi dan Pelabuhan ratu berubah menjadi UOBK (Unit Organisasi Bersifat Khusus) RSUD Sekarwangi dan Pelabuhan ratu.

Selain perubahan kelembagaan secara menyeluruh, terdapat pula yang hanya beberapa bidang berubahnya. Hal itu seperti Dinas Kesehatan.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, perubahan nomenklatur SOTK ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan perangkat daerah. Terutama dalam menjawab tantangan pembangunan.

"Pengukuhan perubahan nomenklatur, penyesuaian struktur organisasi, dan tata kerja pada perangkat daerah ini, sebagai tindak lanjut atas perkembangan kebijakan pusat. Terutama dalam hal penyesuaian terhadap regulasi terbaru. Termasuk kebutuhan nyata penyelenggaraan pemerintah daerah yang semakin berkembang dan dinamis," ujarnya.

Melalui pengukuhan tersebut, diharapkan fungsi, tugas, dan peran setiap perangkat daerah semakin selaras. Terutama dengan arah kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Selain itu, memiliki struktur yang tepat dan proporsional. Sehingga mampu mendorong peningkatan kinerja berbasis hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Melalui semua ini, semoga perangkat daerah mampu bekerja lebih efektif, responsif, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan, melaksanakan pembangunan, serta mewujudkan tata kelola pemerintah yang semakin baik," harapnya

Namun tak hanya itu saja, H.Asep Japar pun melantik sejumlah pejabat fungsional yang berperan strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Hal itu seperti analissumber daya manusia aparatur, dokter, apoteker, arsiparis, dan pengawas.

Menurut bupati, penguatan jabatan fungsional merupakan bagian integral dari kebijakan reformasi birokrasi dan penerapan sistem merit dalam manajemen ASN.

"Melalui jabatan fungsional, pemerintah mendorong aparatur untuk mengembangkan keahlian teknis, meningkatkan kinerja yang berorientasi pada hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat, serta memberikan ruang pengembangan karir yang lebih objektif dan berkelanjutan," ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengingatkan semuanya agar melaksanakan amanah yang telah diberikan sebaik-baiknya. Hal itu demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik prima di Kabupaten Sukabumi.

"Laksanakan tugas dengan amanah, tingkatkan kapasitas dan profesionalisme. Mari kita semua semakin bersemangat di 2026 ini demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah," pungkasnya

*-IRVAN-SUKABUMI-*

IMG-20260108-WA0421

Polemik Rutilahu Di Desa pasir jaya Akhirnya terkuak

Media 74

Kab Bogor -Rumah tidak layak huni (Rutilahu) adalah salah satu program yang masuk dalam daptar program pemerintah dalam membantu mengentaskan kemiskinan,oleh karna itu warga yang memang memiliki keadaan rumah yang masuk dalam kriteria program Rutilahu tersebut berhak mengajukan bantuan kepada pemerintah baik melalui pemerintah desa,kabupaten,propinsi atau pusat dan juga bisa melalui program aspirasi yang di usung oleh partai.

Beda dengan kejadian yang menimpa Udin warga kampung loji RT 01 RW 05 desa pasir jaya kecamatan cigombong kabupaten bogor yang sempat heboh dipemberitaan bahwa rumah udin luput dari perhatian pemerintah khususnya pemerintah desa pasir jaya.

Ketika awak media buser bayangkara mendatangi kediaman udin menggali informasi akan kebenarannya dan mempertanyakan hak alas atau legalitas tanah yang di tempatinya,udin mengatakan bahwa rumah yang ditempatinya adalah milik Bos PT dan status lahan nya pun garapan dan dia di situ hanya tumpang sari saja bahkan yang berhak membangun rumah tersebut adalah bosnya.rabu/07/01/26

" Iya,memang rumah ini milik bos PT dan status lahan nya pun garapan serta yang berhak membangun juga ya bos PT dan saya sendiri juga sudah punya rumah di kampung panyarang desa ciburayut cuma disini saya hanya menempati rumah yang dibuatkan bos agar tidak jauh dari pekerjaan saya",ungkap udin.

Ditempat yang sama ketua LPM desa pasir jaya yang biasa di sapa bah inggris juga mengatakan " Memang pak udin ini sudah beberapa tahun mendiami rumah itu karena memang pak udin ini selain dia menjaga lahan bos nya dia juga tumpang sari di lahan tersebut "jelasnya.

Muhamad Abduloh juga selaku ketua RW 09 kampung loji menegaskan,
" Semua warga disini juga tau kalau pak udin menempati rumah itu bukan rumah sendiri tapi rumah bos Pt,kalau emang pak udin merasa itu rumahnya pasti udah dibetulin sama dia dan tidak akan membangun rumah dikampung panyarang dan bapak udin juga penerima bantuan tetap seperti PKH dan BPNT dan setiap ada santunan atau pembagian sembako di villa villa juga Alhamdulillah slalu dapet",tuturnya.

Di tempat terpisah kades pasir jaya juga mengatakan saat di konfirmasi," Rutilahu itu bukan sekedar soal bantuan sosial saja tetapi menyangkut hak dasar warga untuk hidup layak dan aman,namun warga yang berhak menerima bantuan rutilahu sendiri ada kriterianya yaitu diantaranya,warga setempat,rutilahu milik sendiri dan walaupun bukan milik sendiri kalau memang membutuhkan wajib di bantu tapi itupun harus sesuai mekanisme yang ada supaya tidak menimbulkan permasalahan kedepanya.

pak kades pun mengatakan," Kalau pak udin bersedia membuat pernyataan bahwa itu lahan pribadinya,saya siap membangun rumah nya",pungkasnya.

AN-Bogor

IMG-20260108-WA0540(1)

Camat Cileungsi Sigap Tanggapi Wilayahnya Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah

Media 74

Bogor - Terkait Beredarnya pembuangan sampah di wilayah kecamatan Cileungsi kabupaten Bogor, yang mana sampah berasal dari wilayah Tanggerang yang di buang ke PT Aspek Kumbong, perusahaan tersebut berada di wilayah Desa Dayeuh kecamatan Cileungsi," kamis 08/01/2026.

Camat Cileungsi Adi Henryana menyampaikan, terkait dengan viral membuang sampah yang berasal dari kota Tangerang Selatan ke wilayah kecamatan Cileungsi.

Sesudah mendapatkan informasi bahwasanya ada yang buang sampah dari wilayah kota Tanggerang Selatan ke wilayah Cileungsi. akhirnya kami sigap mengecek kebenarannya itu sampah dibuang ke mana Karena ada informasi. ternyata dibuang ke PT Aspek kumbong.

jadi pemerintah kota Tangerang Selatan melakukan kerjasama pengelolaan sampah dengan PT Aspek kumbong. dan itu dilaksanakan mulai tanggal 7 sampai dengan 14 hari ke depan jadi Sudah ada kerjasama MOU sebelumnya. antara pihak Pemkot Tangsel dengan PT Aspek kumbong.

Lanjut Adi Henryana,di situ ternyata sampah tidak tersisa kalau yang saya lihat jadi sampah dimasukkan dalam instalator dan dipanaskan dengan suhu lebih kurang 800 sampai dengan 900 derajat dan sampahnya lebur jadi abu-abunya kemudian di bawa ke PT PPLI yang berada di wilayah kecamatan Klapanunggal tepat Desa Nambo. jadi seperti itu mungkin ada Miss koordinasi antara pemerintah kota Tangerang Selatan dengan pihak pemerintah kabupaten Bogor.

" itu yang sangat disayangkan mungkin kalau menurut kami ya untuk tindak lanjuti seperti apa mungkin dari daerah kabupaten bogor dinas lingkungan hidup (DLH) kemungkinan akan memanggil PT Aspek kumbong.

Pemerintah kecamatan Cileungsi memastikan bahwa sampah itu tidak dibuang seperti yang dibayangkan atau yang sedang viral, misalnya dibuang ke TPS atau TPA sehingga menyebabkan penumpukan sampah menyebabkan bau dan lain sebagainya.

kalau ini dikelola itu saja, kami hanya meluruskan agar masyarakat juga tidak punya gambaran nanti akan ratusan Ton atau ribuan Ton dibuang ke Cileungsi. dan akan menjadi tumpukan sampah yang luar biasa jadi tidak seperti itu.

Apa yang saya lihat di lokasi di PT aspek kumbong itu sampah menjadi abu ," Pungkas Adi Henryana.

Gunawan-Bogor

IMG-20260108-WA0541(1)

Pemerintah Desa Kiarapedes Umumkan Dana Desa TA 2026 Sebesar Rp 324,6 Juta

Media 74

Purwakarta – Pemerintah Desa Kiarapedes, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, resmi mengumumkan besaran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 yang diterima desa sebesar Rp 324.625.000.

Anggaran tersebut akan difokuskan untuk mendukung pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan warga.

Kepala Desa Kiarapedes, Eden Sudana, S.S, menyampaikan bahwa penggunaan Dana Desa TA 2026 disusun sesuai dengan Permendesa PDT Nomor 16 Tahun 2025, dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kebutuhan prioritas masyarakat desa.

“Dana Desa tahun 2026 ini akan kami gunakan secara maksimal untuk mendukung program prioritas desa, mulai dari ketahanan pangan, bantuan sosial, hingga penguatan ekonomi dan pembangunan desa,” ujar Eden Sudana.

Berdasarkan infografis yang disampaikan Pemerintah Desa, alokasi Dana Desa 2026 diarahkan ke berbagai sektor, di antaranya:
Pengembangan Potensi Desa dan Produk Unggulan
Ketahanan Pangan
Bantuan Langsung Tunai (BLT)
Pencegahan dan Penanganan Stunting
Insentif Guru Ngaji dan Guru PAUD
Padat Karya Tunai Desa
Penguatan BUMDes
Penyusunan Dokumen Perencanaan Desa
Infrastruktur Desa dan Media Informasi
Penangg forwarding bencana serta kegiatan prioritas lainnya
Pemerintah Desa Kiarapedes juga berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam pengawasan pelaksanaan program agar Dana Desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan warga.

Dengan pengelolaan yang transparan dan tepat sasaran, Dana Desa TA 2026 diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, mengurangi angka kemiskinan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Kiarapedes.

Dody-Purwakarta 

IMG-20251220-WA0189

Pemkab Mojokerto Perkuat ETPD, Bupati Apresiasi Perangkat Daerah dan Wajib Pajak Berprestasi

Media 74@

Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelar High Level Meeting (HLM) Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang dirangkaikan dengan Pemberian Apresiasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Aston, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis, (18/12) pagi. HLM ETPD dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto, Sekretaris Daerah, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, jajaran perangkat daerah, unsur perbankan, Notaris/PPAT, aparat TNI-Polri, kepala desa, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, menegaskan, Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) merupakan instrumen penting dalam reformasi birokrasi dan penguatan kemandirian fiskal daerah. Digitalisasi transaksi, menurutnya, tidak hanya meningkatkan efisiensi dan akurasi, tetapi juga memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

“ETPD bukan sekadar tuntutan zaman, melainkan bagian dari strategi membangun tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Melalui ETPD, kita mendorong perluasan transaksi nontunai, penguatan pengawasan, serta peningkatan kepercayaan masyarakat,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Barra ini.

Gus Barra juga mengapresiasi kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Mojokerto yang dinilai konsisten melakukan inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Berkat sinergi tersebut, Kabupaten Mojokerto berhasil meraih peringkat Terbaik II TP2DD kategori kabupaten wilayah Jawa–Bali dalam Championships TP2DD Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah, menyampaikan, pelaksanaan HLM ETPD menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam rangka optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Optimalisasi penerimaan pajak daerah tidak lepas dari kolaborasi antara Bapenda Provinsi Jawa Timur dan Bapenda Kabupaten Mojokerto dalam pemungutan PKB dan opsen PKB, kerja sama dengan Notaris/PPAT dalam pemungutan BPHTB, serta peran camat dan perangkat daerah dalam pemungutan PBB-P2 dan retribusi daerah. Seluruhnya kami dorong berbasis transaksi nontunai melalui ETPD,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Mojokerto memberikan apresiasi Championship ETPD kepada lima perangkat daerah dan kecamatan dengan kinerja terbaik. RSUD Prof. Dr. Soekandar meraih peringkat terbaik I dengan uang pembinaan sebesar Rp5 juta, disusul Dinas Lingkungan Hidup sebagai terbaik II sebesar Rp4 juta, Dinas Kesehatan terbaik III sebesar Rp3 juta, Dinas Perindustrian dan Perdagangan terbaik IV sebesar Rp2 juta, serta Kecamatan Jetis sebagai terbaik V dengan uang pembinaan Rp1 juta.

Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada perangkat daerah dengan realisasi retribusi terbaik. Dinas Lingkungan Hidup meraih peringkat terbaik I dengan uang pembinaan Rp5 juta, Dinas Tenaga Kerja terbaik II sebesar Rp3,5 juta, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terbaik III sebesar Rp2 juta.

Pemkab Mojokerto juga memberikan penghargaan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Buku 1, 2, dan 3 kepada enam kecamatan terbaik, yakni Kecamatan Pungging sebagai terbaik I, Kecamatan Gondang terbaik II, Kecamatan Dlanggu terbaik III, Kecamatan Dawarblandong terbaik IV, Kecamatan Gedeg terbaik V, dan Kecamatan Jatirejo terbaik VI, dengan total uang pembinaan hingga Rp10 juta.

Untuk kategori Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), penghargaan diberikan kepada sepuluh Notaris/PPAT dengan kinerja terbaik. Juni Sulistiawati, S.H., M.Kn. meraih peringkat terbaik I dengan uang pembinaan Rp15 juta, disusul Ch. Anggia Ika Hadiwk, S.H., M.Hum. sebagai terbaik II, Dwi Rossulliati, S.H. terbaik III, Cahyani Nastiti Sselchan, S.H., M.Kn. terbaik IV, Anastasia P.S.H., M.Kn. terbaik V, Fayzer Yuhan Ramadhan, S.H., M.Kn. terbaik VI, Gema Bismantaka, S.H., M.Kn. terbaik VII, Adhi Nugroho, S.H., M.Kn. terbaik VIII, Yasanti Anjung Putri, S.H., M.Kn. terbaik IX, serta Nurul Laili, S.H. sebagai terbaik X.

Selain pemberian penghargaan, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pengundian hadiah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen PKB bagi wajib pajak yang patuh, dengan total hadiah berupa tiga unit sepeda motor Honda Vario 125, empat unit sepeda motor Honda Beat, empat unit sepeda gunung, serta lima unit televisi LED ukuran 32 inci. Pengundian dilakukan secara terbuka dan transparan serta disaksikan langsung oleh Bupati Mojokerto dan seluruh undangan.

Melalui pelaksanaan HLM ETPD dan pemberian apresiasi ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, perbankan, dan masyarakat semakin kuat, seiring dengan meningkatnya kesadaran serta kepatuhan pajak dan percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah menuju kemandirian fiskal yang berkelanjutan.

#Gun'S-Red

IMG-20250728-WA0008

KADES BOJONEGARA H.WAWAN FAUZAN.SP GELAR PEMBUKAAN TURNAMEN LOMBA VOLI DALAM RANGKA HUT RI KE 80

Media 74

SERANG - Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Desa Bojonegara, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, menggelar pembukaan turnamen olahraga bola voli antar kampung pada hari Minggu (27/07/2025).

Acara yang dipusatkan di lapangan Desa Bojonegara ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar warga serta mencari bibit-bibit atlet muda berprestasi.

Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Kepala Desa Bojonegara, H. Wawan Fauzan, S.P, dengan prosesi pemotongan pita sebagai tanda dimulainya pertandingan.

Dalam wawancara bersama para awak media, beliau menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi ajang positif yang memperkuat persatuan warga dan menjadi wadah penyaluran bakat generasi muda.

"Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media pencarian bakat olahraga seperti voli, sepak bola usia 15 tahun, dan bahkan catur.

"Nantinya, para pemuda berbakat dari setiap kampung akan dihimpun dalam tim desa yang solid," ujar H. Wawan Fauzan.

Turut hadir dalam pembukaan ini para tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, Ketua Karang Taruna, Ketua Panitia Merah Putih, serta perwakilan dari masing-masing kampung.

"Doa bersama mengawali acara sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga akhir," ungkapnya.

Ketua Pelaksana PHBN Desa Bojonegara, Nirwan Kurniawan, menjelaskan bahwa pertandingan bola voli yang digelar tahun ini diikuti oleh delapan kampung.

Turnamen menggunakan sistem grup, di mana masing-masing grup berisi empat tim.

Juara grup akan bertemu dengan runner-up grup kemudian lansung babak semifinal, hingga melaju ke final.

Selain menjalin silaturahmi, sistem pertandingan ini juga menjadi ajang kompetitif yang sehat antar pemuda desa.

"Pemenang akan mendapatkan piala, uang pembinaan, dan penghargaan langsung dari Kepala Desa," terang Nirwan.

Ganjar-Banten

IMG-20250703-WA0143

CAMAT KALIWIRO PASRAH TAMPI PANJI KEPADA KADES SELOMANIK, DALAM RANGKAIAN HARI JADI WONOSOBO KE 200, DILAPANGAN TEMENGGUNG SELOMANIK

Media74.id

 

Wonosobo

Lapangan Temenggung Selomanik, Desa Selomanik rangkaian menjelang hari jadi kabupaten Wonosobo yang ke 200, tanggal 03-07-2025, melaksanakan penyerahan panji- panji Hari jadi Kabupaten Wonosobo, yang dipimpin oleh camat Kaliwiro, Hermawan Animoro.S.STP.MM kepada Kades Selomanik Udiyono.

Upacara dalam rangkaian penyerahan
Panji - Panji camat Kaliwiro Hermawan Animoro.S.STP.MM didampingi Danramil Kaliwiro Kapten Infantri Lelono Abdul Malik, Kapolsek Kaliwiro Iptu Sudigdo.SH.MH, Kades se- kecamatan Kaliwiro,kepala SD dan MI, perangkat Desa, BPD,Tomas Ketua RT,RW,Toga dan karang taruna Desa Selomanik,dan dimeriahkan oleh kesenian putra putri. Murid sekolah yang ada di desa Selomanik.

Dalam rangkaian Upacara penyerahan panji- - panji hari jadi kabupaten Wonosobo kecamatan kaliwiro akan melaksanakan istafed yang akan dilaksanakan pada tanggal 16-07-2025 dari kades Selomanik ( Udiyono),- diserahkan ke kades Sukoreno ( sumekto ).- serahkan ke kades kemiriombo ( Pratikno) terahir penyerahan di pendopo kecamatan Kaliwiro, dan dalam pelaksanaan upacara istafed oleh semua kepala desa sekecamatan Kaliwiro dan instansi terkait yang ada di kecamatan Kaliwiro.

Antusias warga desa Selomanik sangat tinggi, contohnya Wiwit warga dusun Diwek,dalam acara penyerahan panji- panji hari jadi kabupaten Wonosobo tercinta, masyarakat Selomanik berdatangan dan ikut melaksanakan upacara dengan bangga.

Camat Kaliwiro Hermawan Animoro.S.STP.MM, menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan rangkaian penyerahan panji - panji hari jadi ke 200, berjalan dengan lancar dan hekmat, dan dihadiri warga Selomanik, kami atas nama pemerintahan kecamatan Kaliwiro mengucapkan banyak banyak terimakasih atas suksesnya pelaksanaan upacara rangkaian hari jadi ke wonosobo yang ke 200. " Tuturnya"

Sutrisno - Wonosobo

IMG-20250629-WA0249

Bupati Trenggalek Tanda Tangani Kerjasama Dengan Universitas Gyeongnam Namhae Korea Selatan

Media 74

Trenggalek - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin usai menandatangani Letter of Intent (LoI) kerja sama pendidikan dengan President University of Gyeongnam Namhae, Korea Selatan di LPK PT. Solusi Terampil Global, Mojokerto. (Foto: Dok. Humas)
Trenggalek, SMN – Bupati Trenggalek, Mochmad Nur Arifin membangun kerjasama dengan Universitas Namhae Korea Selatan. Rencananya, kerjasama yang dibangun antara Pemkab Trenggalek dengan Universitas Gyeongnam ini di sektor pendidikan.

Kerja sama keduanya diawali dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI), surat pernyataan niat kerja sama antara University of Gyeongnam Namhae dengan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) PT. Solusi Terampil Global Kabupaten Mojokerto, Rabu (25/6/2025).

Surat pernyataan kesediaan kerjasama ini berlaku paling lama 2 tahun dan nantinya akan ditindaklanjuti dengan MoU antara keduanya.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin usai menandatangani kerjasama dengan Universitas tersebut mengatakan.

“Hari ini kita melaksanakan tanda tangan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Trenggalek Dengan Universitas Gyeongnam Namhae di Korea Selatan. Jadi pendidikannya nanti dual track. Tidak hanya Degree, tapi kita lihat globalnya juga 100% lulusannya langsung terserap di bursa kerja di Korea Selatan,” ungkapnya di ruang pertemuan PT. Solusi Terampil Global.

Lebih lanjut Bupati Trenggalek mengajak kepada seluruh warga Trenggalek yang ingin meningkatkan kapasitas diri, mencari pengalaman dan juga mencari pekerjaan.

“Kita melihat Trenggalek dilihat secara khusus. Menurut pengalaman tenaga kerja Trenggalek itu etos kerjanya sangat baik dan pekerjaannya bagus,” imbuhnya.

Itu menjadi salah satu kekuatan kita sebagai warga Trenggalek. Jadi dipersilahkan bagi masyarakat yang berminat bisa menghubungi ke Dinas Tenaga Kerja maupun instansi-instansi lain yang nanti bisa membantu seluruh masyarakat.

“Harapannya bisa semakin banyak yang bergabung. Dan tadi di sini, saya ketemu banyak anak-anak Trenggalek yang ikut persiapan disini. Saya doakan semoga sukses semua,” tandasnya.

Sementara itu Young-Sik, Noh, President University of Gyeongnam Namhae, menjelaskan universitasnya berada di Provinsi Gyeongnam. Dan Gyeongnam ini merupakan pusat dari alat dan perkapalan di Korea dan pusat pesawat di Korea.

“Dengan adanya perusahaan perkapalan dan pesawat di provinsi ini, kami sedang kekurangan tenaga. Untuk itu melalui University of Gyeongnam Namhae kita ingin merekrut mahasiswa asing utamanya dari Indonesia untuk sekolah di universitas kami,” ajaknya.

Setelah menandatangani kerjasama dengan Universitas Gyeongnam Namhae, Bupati Trenggalek juga menyempatkan untuk melihat masyarakat Trenggalek yang sedang mengikuti pelatihan Bahasa Korea dan Jepang di LPK PT. Solusi Terampil Global, Kabupaten Mojokerto.

Ada sejumlah warga Trenggalek yang mengikuti pelatihan gratis sebelum diberangkatkan menjadi PMI di Korea Selatan. Tidak hanya kursus bahasa saja, PT. Solusi Terampil Global juga menyediakan pelatihan teknis, seperti pengelasan dan yang lainnya untuk dijadikan tenaga kerja di Korea Selatan.

Untuk pemberangkatan PMI, Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah bekerjasama dengan BPR Jwalita untuk membiayai tenaga kerja itu nantinya. Dengan begitu warga Trenggalek yang ingin bekerja di luar negeri melalui lembaga ini tidak bingung biaya lagi.

Gun's-Red

1001092540_320x213

Kecelakaan Menurun saat Arus Mudik, Jasa Raharja Apresiasi Polri

Media74.id

 

Jakarta.

Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan Purwantono, mengapresiasi Korlantas Polri atas keberhasilannya menekan angka kecelakaan dan korban jiwa selama arus mudik dan balik Lebaran 2025.

"Terima kasih kepada Kapolri dan Kakorlantas, juga kepada Menhub yang turut berkolaborasi. Berkat kerja sama ini, sistem keselamatan yang diterapkan terbukti efektif. Angka kecelakaan turun 30 persen—ini pencapaian signifikan," ujar Dirut Jasa Raharja, Rabu (9/4/2025).

Apresiasi itu disampaikan langsung kepada Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho. Turut hadir Direktur Utama PT Jasamarga Trans Jawa Tol, Rudi Kurniadi, serta Dirgakkum Korlantas Brigjen Raden Slamet Santoso.

Menurut Dirut Jasa Raharja, penurunan angka fatalitas menjadi pencapaian penting. Terlebih, Fatalitas di jalan tol turun hingga 72 persen, sementara secara nasional mencapai penurunan 47 persen.

"Ini hasil nyata dari penerapan sistem keselamatan yang baik," katanya.

Dirut Jasa Raharja juga mengungkapkan bahwa jumlah korban meninggal di jalan tol jauh lebih sedikit dibanding jalan nasional atau arteri. Data menunjukkan, dari total 2.605 kejadian kecelakaan, sebagian besar terjadi di jalan nasional. Di tol hanya tercatat 32 kasus.

"Ini menunjukkan manajemen lalu lintas di tol jauh lebih tertib," jelasnya.

Ia menambahkan, pengelolaan jalan tol oleh Jasa Marga berjalan baik, sejalan dengan kebijakan Korlantas. Dengan hanya 32 kecelakaan di tol, Jasa Marga berhasil mengelola lalu lintas sesuai arahan Kakorlantas.

"Ini kolaborasi yang patut diapresiasi," tutup Dirut Jasa Raharja.

Gun'S - Red

IMG-20250207-WA0032

Polresta Banyuwangi dan Pemkab Bentuk Satgas Untuk Pencegahan PMK Jelang Ramadhan

BANYUWANGI | Media74.id

Polresta Banyuwangi Polda Jatim bersama instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Rabu (5/2/2025) di Rupatama Polresta Banyuwangi.

Rakor ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah strategis dalam menanggulangi penyebaran PMK di wilayah Banyuwangi.

Hadir dalam rakor tersebut Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., perwakilan TNI, Dinas Pertanian, Satpel Karantina Ketapang, serta perwakilan pasar hewan dan kepala desa.

AKBP Teguh Priyo Wasono mengatakan dengan melihat tren peningkatan kasus PMK yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat, perlu adanya upaya bersama untuk mengendalikan penyebarannya.

"Dengan langkah Rakor bersama ini, sebagai upaya untuk merumuskan putusan dalam mengambil langkah penanganan PMK."ujarnya.

Dalam laporannya, Kabag Ops Polresta Banyuwangi, Kompol Idham Kholid, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 395 kasus PMK pada hewan ternak di Banyuwangi.

Penyakit ini berdampak pada sektor peternakan dan berpotensi mempengaruhi harga daging, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Untuk mencegah penyebaran lebih luas, rakor menghasilkan beberapa rekomendasi strategis, di antaranya pembentukan Satgas PMK di setiap kecamatan guna mempercepat penanganan kasus.

Selain itu juga dilakukan upaya peningkatan pengawasan lalu lintas ternak, terutama di pelabuhan dan perbatasan kabupaten seta kegiatan Vaksinasi massal dengan 21.000 dosis vaksin yang akan didistribusikan mulai 11 Februari 2025.

Langkah lain juga diperlukan dengan Sosialisasi kepada peternak dan pedagang hewan terkait langkah-langkah pencegahan yaitu dengan Penyemprotan disinfektan di pasar hewan dan kandang ternak untuk menekan penyebaran virus.

"Penguatan koordinasi antara Polri, TNI, Dinas Pertanian, dan Karantina Hewan dalam pengawasan lalu lintas hewan ternak juga perlu dioptimalkan," ujarnya.

Sementara itu Dinas Pertanian Banyuwangi menegaskan bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap ternak yang masuk dari luar daerah, khususnya dari Bali, NTB, dan NTT, yang memiliki risiko tinggi membawa virus PMK.

Pihaknya akan memastikan setiap hewan yang masuk ke Banyuwangi memiliki sertifikasi kesehatan dari daerah asalnya.

"Pengawasan di pelabuhan dan jalur perbatasan juga akan diperketat," kata drh. Nanang Sugiharto, Kabid Keswan Dinas Pertanian Banyuwangi.

Sebagai langkah konkret, Polresta Banyuwangi Polda Jatim bersama stakeholder terkait akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah potong hewan (RPH), pasar hewan, serta peternakan guna memastikan kondisi kesehatan ternak dan kepatuhan terhadap protokol pencegahan PMK.

Polsek jajaran Polresta Banyuwangi akan aktif melakukan pengawasan dan pendampingan kepada peternak dalam rangka mencegah penyebaran lebih luas.

Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan penyebaran PMK di Banyuwangi dapat segera dikendalikan sehingga dampaknya terhadap perekonomian dan kesejahteraan peternak bisa diminimalkan.(**)