BERITA UTAMA

IMG-20251231-WA0332

Polres Jepara Ungkap Kasus Pemalsuan SKCK, Tiga Orang di Tangkap

Media74.id

Jepara - Polres Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus pemalsuan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang melibatkan tiga pelaku wanita.

Kasus ini terbongkar setelah petugas menemukan kejanggalan pada dokumen SKCK yang hendak dilegalisir di Polsek Tahunan.

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso mengatakan, bahwa kasus bermula pada Selasa 11 November 2025 sekira pukul 09.22 WIB, di Kantor Unit Intelkam Polsek Tahunan, Jalan Jepara–Kudus, Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.

“Petugas menemukan perbedaan fisik pada empat lembar SKCK yang dibawa saksi saat hendak dilakukan legalisir. Setelah dilakukan pendalaman, dokumen tersebut diduga palsu,” ujar AKBP Erick didampingi Wakapolres Jepara Kompol Edy Sutrisno dan pejabat utama Polres Jepara saat menggelar konferensi pers di Mapolres setempat, Rabu (31/12/2025).

Dari hasil penyelidikan, polisi pun menangkap tiga pelaku yang seluruhnya perempuan.

Mereka adalah IMF (23) karyawan swasta warga Kecamatan Kembang Jepara, IN (23) karyawan swasta warga Kecamatan Kembang Jepara, dan DSW (29) pekerja swasta warga Kecamatan Batealit Jepara

Polisi juga menyita beberapa barang bukti berupa 4 lembar SKCK palsu, 3 lembar SKCK asli yang dikeluarkan Polres Jepara sebagai pembanding, dan tiga telepon genggam milik para tersangka.

Kapolres menjelaskan, para pelaku mempromosikan jasa pembuatan SKCK palsu dalam bentuk soft file PDF melalui media sosial dan status WhatsApp (WA).

Setiap dokumen SKCK palsu dijual dengan harga Rp90 ribu per lembar.

Kasus ini terungkap saat saksi berinisial EA dan rekan-rekannya datang ke Polsek Tahunan untuk melegalisir empat lembar SKCK.

Setelah diwawancarai, saksi memperoleh SKCK tersebut dari tersangka IMF melalui layanan online.

“Dari hasil pengembangan, IMF mendapatkan file SKCK palsu dari dua rekannya yakni IN dan DSW. Keduanya mengaku memperoleh file tersebut dari seseorang berinisial AU yang kini berstatus DPO dan berdomisili di Jawa Timur,” jelasnya.

Saat ini, terdapat delapan saksi yang telah dimintai keterangan, termasuk pelapor.

Seluruh barang bukti juga telah dikirim ke Laboratorium Forensik untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Ketiga pelaku ditangkap di rumah masing-masing pada Kamis, 23 November 2025 sekira pukul 20.30 WIB.

Atas perbuatannya, para pelaku ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 264 juncto Pasal 263 juncto Pasal 55 KUHP tentang pemalsuan surat, dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara.

Polres Jepara mengimbau masyarakat agar tidak tergiur jasa pembuatan dokumen resmi secara ilegal dan selalu mengurus SKCK melalui prosedur resmi di kepolisian.

"Kami tegaskan segala praktik pemalsuan maupun penggunaan dokumen palsu, termasuk SKCK merupakan pelanggaran tindak pidana. Kami imbau masyarakat dapat memahami tindakan tersebut," pungkasnya.

Chris-Jateng

IMG-20251230-WA0110

Peduli Kelestarian Alam, Polda Jateng Terapkan Kebijakan Tanam Pohon Bagi Personel yang Naik Pangkat

Media74.id

 

Polda Jateng- Kota Semarang |

Polda Jawa Tengah menerapkan kebijakan baru yang mewajibkan seluruh personel yang akan mengikuti kenaikan pangkat untuk menanam bibit pohon kayu keras di lingkungan sekitarnya. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab moral seiring dengan peningkatan jenjang kepangkatan.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar aktivitas simbolik, melainkan memiliki makna mendalam. Menurutnya, kenaikan pangkat harus diiringi dengan peningkatan tanggung jawab, baik dalam pelaksanaan tugas maupun kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Pangkat itu bukan hanya penghargaan atas kinerja, tetapi juga amanah. Melalui penanaman pohon kayu keras, kami ingin menanamkan nilai bahwa setiap kenaikan pangkat harus memberi manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi lingkungan dan generasi mendatang,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jawa Tengah, Selasa (30/12/2025) pagi.

Pada periode kenaikan pangkat kali ini, kebijakan tersebut akan diikuti oleh sebanyak 319 personel di lingkungan Mapolda Jawa Tengah. Jumlah tersebut terdiri dari 37 perwira menengah, 54 perwira pertama, 202 bintara, dan 24 tamtama, sehingga mencerminkan komitmen kolektif lintas jenjang kepangkatan.

Kombes Pol Artanto menegaskan, pemilihan bibit pohon kayu keras bertujuan agar manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik dari sisi ekologis maupun sosial. Selain itu, penanaman dilakukan di lingkungan sekitar agar keberadaannya dapat dijaga dan dirawat secara berkelanjutan.

Melalui kebijakan ini, Polda Jawa Tengah berharap dapat membangun budaya kepedulian lingkungan di internal kepolisian sekaligus memperkuat citra Polri yang humanis, presisi, dan berorientasi pada masa depan.

“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan ini tidak berhenti pada seremonial, Pohon yang ditanam harus tumbuh, dirawat, dan benar-benar memberi manfaat. Ini adalah bentuk kontribusi nyata Polri dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” tandasnya.

Gun'S - Red

IMG-20251230-WA0065

Belasan Ribu Personel Dikerahkan, Polri Kawal Pemulihan Pascabencana di Sumatera

Media74.id

 

Jakarta -

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan belasan ribu personel gabungan untuk membantu penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain personel, berbagai peralatan dan bantuan kemanusiaan turut dikirim guna mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.

Paparan tersebut disampaikan Asisten Utama Operasi Kapolri, Komjen Pol Fadil Imran, dalam rilis akhir tahun 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Ia menyebutkan, personel Polri disebar di berbagai titik terdampak untuk mendukung seluruh tahapan penanganan bencana.

“Saat bencana melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar di akhir tahun ini, Polri tidak hanya datang dengan pasukan, tapi juga dengan solusi. Kami mengerahkan alat berat, menyalurkan puluhan ton sembako, hingga membangun ratusan sumur bor untuk menjamin akses air bersih bagi pengungsi,” ujar Fadil.
Ia menegaskan, kehadiran Polri tidak berhenti pada fase tanggap darurat semata.

“Polri berkomitmen hadir hingga tahap pemulihan, bukan hanya saat tanggap darurat,” sambungnya.

Lebih lanjut, Fadil merinci kekuatan personel dan volume bantuan yang disalurkan di masing-masing provinsi terdampak. Di Aceh, Polri mengerahkan 11.357 personel dengan total bantuan kemanusiaan mencapai 2.337 ton. Sementara di Sumatera Utara diterjunkan 2.550 personel dengan bantuan 1.236 ton, dan di Sumatera Barat sebanyak 4.538 personel dengan bantuan 871 ton.

Selain itu, Polri juga mengerahkan ratusan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi korban meninggal dunia. Tim kesehatan Polri pun memberikan layanan medis kepada lebih dari 37 ribu warga di wilayah terdampak.

“Kami mengerahkan 1.105 personel dari tim nakes dan DVI untuk membantu identifikasi serta pelayanan medis langsung,” ucap Fadil.
Guna memastikan kelancaran komunikasi di lokasi bencana, Polri turut mendistribusikan 86 unit perangkat Starlink. Teknologi tersebut dinilai krusial dalam mendukung koordinasi lintas sektor di daerah dengan keterbatasan jaringan.

“Kami juga mengerahkan 33 unit kendaraan dapur lapangan yang mampu menyediakan ribuan porsi makanan hangat setiap hari untuk para pengungsi,” tutupnya.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir bersama masyarakat, memastikan pemulihan pascabencana berjalan efektif, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

Gun'S - Red

IMG-20251230-WA0070

ETLE Dinilai Efektif Tekan Pelanggaran dan Pungli, Kakorlantas: Masyarakat Kian Tertib di Jalan

Media74.id

 

Jakarta -

Korlantas Polri menilai penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) atau tilang elektronik semakin efektif meningkatkan kepatuhan masyarakat di jalan raya. Hal tersebut disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dalam rilis akhir tahun 2025 di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Irjen Agus mengungkapkan, sepanjang 2025 sekitar 95 persen penegakan hukum lalu lintas telah berbasis e-TLE, sementara 5 persen masih dilakukan melalui tilang langsung. Kebijakan ini, kata dia, merupakan bagian dari transformasi digital Polri di bidang lalu lintas.

“Di Polantas, kami lebih senang kalau kita lebih dekat dengan masyarakat dan bahkan kebijakan kami di penegakan hukum ditilang, atas izin Bapak Kapolri, 95 persen penegakan hukum menggunakan e-TLE. Jadi lompatan transformasi digital ini adalah lebih baik, 5 persen tilang,” kata Irjen Agus dalam paparannya.

Menurutnya, tilang elektronik dirancang untuk memutus ruang terjadinya praktik-praktik transaksional, seperti pungutan liar dan suap di lapangan. Dengan sistem berbasis teknologi, interaksi langsung antara petugas dan pelanggar dapat diminimalisir.

“Maka dari itu, berdasarkan evaluasi berkaitan dengan mengubah wajah Polri, Polantas yang deket dengan masyarakat, ini bagian dari upaya-upaya kami melayani masyarakat dan bahkan ada istilah senyum Polri dan senyum Polantas adalah marka utama. Jadi pendekatan humanis seperti yang menjadi arahan Bapak Kapolri, kita kedepankan,” ucapnya.

Irjen Agus juga menyoroti perubahan perilaku pengguna jalan setelah penerapan e-TLE diperluas. Ia menilai tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas mengalami peningkatan signifikan.

“E-TLE setelah kita revitalisasi, kita kedepankan 95 persen penegakan hukum dengan e-TLE, ternyata tingkat kepatuhan masyarakat cukup tinggi, biarpun jumlah e-TLE itu masih kecil, tapi kami bermimpi di 2026 mungkin bisa 5.000 e-TLE dan sampai saat ini baru ada sekitar 1.200 sekian,” ujarnya.

Ke depan, Korlantas Polri akan terus merevitalisasi dan memperluas jangkauan e-TLE sebagai instrumen utama penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi.

“Ini akan kami revitalisasi sehingga kami betul-betul penegakan hukum menggunakan teknologi ini adalah bagian dari menghilangkan transaksional, termasuk juga pelanggaran-pelanggaran yang lain,” imbuh Irjen Agus.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat citra Polri sebagai institusi yang profesional, transparan, dan humanis dalam melayani masyarakat, khususnya di bidang lalu lintas.

Gun'S - Red

IMG-20251230-WA0072

Dukung Swasembada Pangan, Polri Tingkarkan Produksi Jagung Hingga 16 Juta Ton

Media74.id

 

Jakarta -

Kepolisian Negara Republik Indonesia mencatat kontribusi signifikan dalam mendukung program nasional swasembada pangan melalui peningkatan produksi jagung sepanjang tahun 2025. Upaya tersebut berhasil mendorong produksi jagung nasional hingga menembus lebih dari 16 juta ton.

Capaian ini disampaikan As SDM Kapolri Irjen Anwar dalam Rilis Akhir Tahun 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).

Ia menjelaskan, Polri menargetkan produksi jagung sebesar 4 juta ton pada 2025 dengan mengoptimalkan lahan potensi seluas 1.378.608 hektare.

Anwar mengungkapkan, dari target awal satu juta hektare lahan, Polri berhasil memetakan dan memanfaatkan lahan potensi yang jauh lebih luas.

Keberhasilan ini berdampak langsung terhadap peningkatan produksi jagung nasional sebagaimana dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Jika dibandingkan data BPS Januari - Desember 2024 yang sebesar 15 juta ton lebih, pada tahun 2025 ini produksi jagung meningkat menjadi 16,5 juta ton lebih. Terdapat tambahan produksi sebesar 1.362.000 ton atau naik lebih dari 9 persen. Sehingga, pemerintah memutuskan tidak impor jagung," ujar Irjen Anwar.

Selain peningkatan produksi, Polri juga aktif mengawal target serapan jagung oleh Bulog. Hingga saat ini, dari target serapan sebesar 147.000 ton pada 2025, realisasi telah mencapai 63 persen. Angka tersebut bahkan disebut telah mencapai 150 persen bila dibandingkan dengan capaian serapan pada 2024.

"Kami optimis hingga akhir tahun target 147.000 ton tersebut dapat terselesaikan sepenuhnya," tambahnya.
Lebih lanjut, Anwar memaparkan bahwa puncak produksi jagung terjadi pada kuartal II 2025 dengan capaian sebesar 1,89 juta ton. Namun, pada kuartal III dan IV terjadi penurunan produksi akibat sejumlah faktor.

"Kuartal III agak menurun yaitu 751.422 ton dan kuartal IV terdapat penurunan karena memang berbagai permasalahan seperti iklim, bencana di Sumatera, dan perlu adanya modernisasi peralatan produksi jagung. Karena, setelah kita komunikasi dengan Kementerian Pertanian saat ini baru dialokasikan untuk padi, sehingga mudah-mudahan 2026 modernisasi peralatan ditambahkan ke jagung," pungkasnya.

Gun'S - Red

IMG-20251230-WA0075

Peringati Hari Jadi Intelkam ke-80, Ditintelkam Polda Metro Jaya Gelar Donor Darah

Media74.id

 

Jakarta —

Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Jadi Intelkam Polri ke-80 yang jatuh pada 2 Januari 2026. Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan bakti Polri kepada masyarakat, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari implementasi Program Jaga Jakarta yang diinisiasi Polda Metro Jaya, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Intelkam Polda Metro Jaya Kombes Pol. Miko Indrayana, mengatakan kegiatan donor darah tersebut diikuti oleh 150 personel Intelkam, baik dari Ditintelkam Polda Metro Jaya maupun Satintelkam Polres jajaran.

“Sebanyak 150 personel mengikuti donor darah. Darah yang terkumpul akan disalurkan kepada stakeholder tenaga kesehatan untuk membantu kebutuhan masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujar Kombes Pol. Miko Indrayana.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi rangkaian peringatan hari jadi Intelkam Polri, tetapi juga wujud empati dan kepedulian sosial personel intelijen Polri kepada masyarakat.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa Polri terus berkomitmen hadir melalui kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat call center 110 yang siaga 24 jam apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan kamtibmas,” kata Kombes Pol. Budi Hermanto.

Melalui kegiatan ini, Polri berharap dapat membantu ketersediaan stok darah sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai institusi yang humanis dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

Gun'S - Red

IMG-20251230-WA0076

Polda Jateng Himbau Ganti Perayaan Tahun Baru 2026 Dengan Doa dan Aksi Solidaritas Wujud Peduli Bencana,Tanpa Kembang Api

Media74.id

 

Polda Jateng-Kota Semarang |

Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Polda Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk merayakan malam tahun baru secara sederhana, tertib, dan penuh makna, tanpa menyalakan kembang api maupun petasan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Ajakan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto pada hari Selasa (30/12/2025) di Mapolda Jateng sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya di tengah situasi duka akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Momentum pergantian tahun diharapkan dapat dimaknai bukan dengan kemeriahan yang berlebihan, melainkan dengan kebersamaan, doa, serta aksi solidaritas sosial.

Kabid Humas menyampaikan bahwa perayaan tahun baru merupakan momen refleksi dan harapan, yang sebaiknya diisi dengan kegiatan positif dan bernilai.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api atau petasan, dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti doa bersama, kegiatan keagamaan, maupun aksi solidaritas sosial. Ini adalah wujud empati dan kepedulian kita terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah,” ujar Kombes Pol Artanto.

Ia menambahkan, perayaan yang sederhana dan tertib justru akan menjadikan malam tahun baru lebih aman, nyaman, dan bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Makna tahun baru bukan terletak pada kemeriahannya, tetapi pada bagaimana kita menjaga ketertiban, saling menghormati, dan memulai tahun yang baru dengan semangat kebersamaan,” imbuhnya.

Dalam rangka Operasi Lilin Candi 2025, Polda Jawa Tengah terus mengedepankan pendekatan humanis dengan mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban umum dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama malam pergantian tahun.

Polda Jawa Tengah juga mengingatkan, apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan situasi darurat, dapat segera menghubungi call center Polri 110, yang siap melayani selama 24 jam.

Chris-Jateng

1001754746_320x180

Polwan Bagikan Air Mineral dan Roti, Aksi KSPI di Silang Selatan Monas Berlangsung Tertib

Media74.id

 

Jakarta Pusat —

Sejumlah polisi wanita (Polwan) bersama personel kepolisian lainnya membagikan air mineral dan snak berupa roti kepada massa aksi unjuk rasa yang digelar oleh Pengurus Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (Perda KSPI) Provinsi Jawa Barat bersama sejumlah elemen massa, Selasa (30/12/2025).

Aksi penyampaian pendapat tersebut berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan dipusatkan di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat. Pembagian air mineral dan roti dilakukan sebagai bentuk pelayanan serta kepedulian Polri kepada masyarakat yang tengah menyampaikan aspirasinya di muka umum.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pendekatan humanis menjadi komitmen Polri dalam melayani setiap kegiatan masyarakat, termasuk dalam penyampaian pendapat secara terbuka.

“Kami mengedepankan pelayanan yang humanis dan persuasif. Kehadiran Polri bukan hanya untuk memastikan situasi tetap kondusif, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada saudara-saudara kami yang sedang menyampaikan aspirasi,” ujar Susatyo.

Menurut dia, kehadiran Polwan dan seluruh personel di lapangan diharapkan mampu menciptakan suasana yang sejuk dan penuh empati di tengah dinamika penyampaian aspirasi.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Polwan dan seluruh personel hadir tidak hanya untuk melayani jalannya aksi, tetapi juga menunjukkan empati dan kepedulian.

Membagikan air mineral dan snak berupa roti adalah bentuk perhatian sederhana agar peserta aksi tetap nyaman,” kata Susatyo.

Ia menambahkan, dengan komunikasi yang baik dan pendekatan humanis, setiap perbedaan pendapat dapat disampaikan secara damai dan tertib.

“Dengan komunikasi yang baik, kami percaya penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh rasa saling menghormati. Inilah semangat pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujarnya.

Pendekatan humanis aparat kepolisian mendapat respons positif dari peserta aksi. Salah satu perwakilan massa menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pelayanan yang diberikan Polri selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada kepolisian yang telah melayani kami dengan baik, bersikap ramah, dan peduli terhadap peserta aksi,” ujarnya.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di sekitar Silang Selatan Monas terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Gun'S - Red

IMG-20251230-WA0010

Sinergitas Kepolisian Dan Lintas Sektoral Dalam Jaga Kamtibmas Di Harapkan Kapolda Jabar Tetap Kondusif , Terjalin Dengan Baik

Media74.id

Jabar,

Kapolda Jabar menyebut stabilitas keamanan dapat terjaga meski Jawa Barat menghadapi dinamika sosial dan ekonomi yang cukup tinggi. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting.

“Secara umum situasi kamtibmas Jawa Barat masih terkendali dan kondusif,” kata Rudi dalam keterangannya. Ia menegaskan Polri terus mengedepankan langkah pencegahan dan deteksi dini.

Data Polda Jabar mencatat jumlah tindak pidana sepanjang 2025 mencapai 38.520 perkara. Angka tersebut naik sekitar dua persen dibandingkan tahun 2024.

Kapolda Jabar menilai kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan dapat dikendalikan. “Kenaikan ini lebih banyak disumbang kejahatan konvensional,” ujarnya.

Rudi menjelaskan kejahatan konvensional seperti pencurian dan penganiayaan masih mendominasi laporan masyarakat. Namun demikian, kejahatan transnasional justru mengalami penurunan signifikan.

Sepanjang 2025, Polda Jabar hanya mencatat 12 perkara kejahatan transnasional. Jumlah tersebut menurun jauh dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolda Jabar menyebut penurunan itu mencerminkan efektivitas penguatan pengawasan wilayah dan kerja sama lintas sektor. Ia menilai langkah tersebut perlu terus diperkuat.

Selain itu, kejahatan yang berimplikasi kontinjensi juga menunjukkan tren penurunan. Kondisi tersebut menandakan stabilitas sosial di Jawa Barat relatif terjaga.

“Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tutup Kapolda Jabar.

Bandung, 30 Desember 2025.

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar.

Gun'S - Red

IMG-20251230-WA0033

Ops Lilin Candi 2025, Polres Jepara Gelar Patroli Dialogis Berikan Kenyamanan Warga

Media74.id

 

Jepara - Polres Jepara |

Antisipasi gangguan kamtibmas saat malam hari, personel Ops Lilin Candi 2025 Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, secara masif melakukan patroli dialogis.

Patroli ini dilaksanakan secara mobile ke pemukiman dan obyek vital di wilayah Kabupaten Jepara.

Kegiatan ini dalam rangka Operasi Lilin Candi 2025 selama libur panjang anak sekolah, pasca Hari Natal 2025 dan menghadapi Tahun Baru 2026. Salah satunya dengan melakukan patroli secara intens di malam hari hingga kepelosok daerah.

Patroli ini dilaksanakan secara mobile oleh personel Polri Ops Lilin Candi 2025 Polres Jepara. Mereka menyusuri setiap sudut pemukiman warga dengan menggunakan kendaraan dinas Polri.

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Eko Adi Prayitno selaku Kasatgas Humas Ops Lilin Candi 2025 mengatakan, bahwa patroli tersebut dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi operasi penyakit masyarakat.

Patroli ini menyasar kesetiap sudut pemukiman warga dan kawasan objek vital serta lokasi keramaian lainnya.

“Patroli yang kami lakukan ke setiap sudut pemukiman warga hingga kawasan objek vital. Itu semua dalam rangka Operasi Lilin Candi 2025 selama libur panjang anak sekolah, pasca Hari Natal 2025 dan menghadapi Tahun Baru 2026, guna antisipasi gangguan kamtibmas khususnya di wilayah hukum Polres Jepara,” ujar Ipda Eko, Senin (29/12/2025).

Ia mengatakan, kehadirannya untuk menyampaikan imbauan kamtibmas dalam rangka antisipasi terjadinya penyakit masyarakat, mulai dari premanisme, obat-obatan terlarang, miras, kepemilikan bahan peledak maupun senjata api hingga C3 di wilayah hukum Polres Jepara.

Ipda Eko berharap peran serta semua pihak ikut membantu tugas Kepolisian dalam menjaga kondusifitas wilayah. Sehingga terciptanya Harkamtibmas di wilayah hukum Polres Jepara.

“Ini semua bertujuan agar terciptanya situasi yang aman, nyaman dan kondusif dengan hadirnya petugas Kepolisian di tengah-tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat,” pungkasnya.

 

Gun'S - Red