BERITA UTAMA

IMG-20251218-WA0040

Wujud Nyata Polres Subang Jaga Kamtibmas Jelang Operasu Lilin Lodaya 2026 , Musnahkan 16.000 Botol Miras Dan 520 Knalpot Tidak Standar

Media74.id

Jabar

Polres Subang melaksanakan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Minuman Keras (Miras) dan Knalpot yang Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis, bertempat di depan Kantor Propam Polres Subang, Kamis (18/12/2025) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D., serta dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Subang, TNI, instansi pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pejabat utama Polres Subang.

Dalam sambutannya, Kapolres Subang menyampaikan bahwa kegiatan pemusnahan ini merupakan bagian dari kesiapan Operasi Lilin Lodaya 2025, sekaligus bentuk sinergitas antara Polres Subang dengan seluruh stakeholder dalam menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, namun merupakan langkah konkret dalam mewujudkan Kabupaten Subang yang aman dan kondusif. Ini adalah bentuk keseriusan Polres Subang bersama seluruh elemen dalam memberantas penyakit masyarakat,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam upaya pemberantasan narkoba. Menurutnya, penyalahgunaan narkotika, minuman keras, serta peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar harus ditekan demi menyelamatkan generasi penerus bangsa.

Lebih lanjut disampaikan, sepanjang Januari hingga Desember 2025, Polres Subang telah berhasil mengungkap 97 kasus narkoba dengan 117 orang tersangka. Selain itu, Polres Subang beserta Polsek jajaran secara intensif melaksanakan kegiatan cipta kondisi sejak Agustus hingga Desember 2025.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan dalam kegiatan tersebut berupa 16.000 botol minuman keras berbagai jenis dan merek, serta 520 buah knalpot tidak standar (knalpot brong) yang selama ini kerap menimbulkan gangguan ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Forkopimda Kabupaten Subang, pemusnahan simbolis, dan pemusnahan barang bukti secara keseluruhan. Seluruh rangkaian kegiatan inti selesai pada pukul 08.45 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman serta kondusif.

Menutup kegiatan, Kapolres Subang mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan bersinergi dengan Polres Subang, baik dari unsur TNI, pemerintah daerah, maupun masyarakat.

“Kami berharap momentum ini dapat memperkuat komitmen bersama bahwa narkoba, minuman keras, dan penggunaan knalpot tidak standar bukanlah hal yang patut ditoleransi demi terciptanya Subang yang aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.

 

Gun'S - Red

IMG-20251217-WA0097

Kapolri Tekankan Sinergi Lintas Institusi dalam Penutupan Pendidikan Sespim Polri Tahun 2025

Media74.id

 

Lembang —

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menegaskan pentingnya sinergi lintas institusi dan penguatan kepemimpinan strategis dalam menghadapi tantangan keamanan nasional yang semakin kompleks. Penegasan tersebut disampaikan saat Kapolri menghadiri sekaligus menutup Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34, Sespimmen Polri Dikreg ke-65, SPPK Angkatan ke-2, dan Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025 di Gedung Utaryo Suryawinata Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat, Rabu (17/12/2025).

Penutupan pendidikan ini menjadi momentum konsolidasi sumber daya manusia strategis, tidak hanya bagi Polri, tetapi juga bagi TNI serta kementerian dan lembaga lainnya. Hal tersebut tercermin dari komposisi peserta didik yang berasal dari berbagai institusi, termasuk TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara, kementerian dan lembaga negara, serta peserta mancanegara dari Timor Leste dan Fiji.

Sebanyak 114 peserta mengikuti Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34, sementara Pendidikan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 diikuti oleh 380 peserta. Selain itu, Pendidikan SPPK Angkatan ke-2 diikuti oleh 63 peserta dan Pendidikan Sespimma Polri Angkatan ke-74 diikuti oleh 104 peserta didik. Seluruh rangkaian pendidikan tersebut dilaksanakan secara hybrid, sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika pembelajaran modern dan efisiensi kelembagaan.

Kapolri dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Kalemdiklat Polri, Asisten SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, dan Kadivhumas Polri. Kehadiran jajaran pimpinan ini mencerminkan perhatian serius Polri terhadap kualitas kepemimpinan, profesionalisme, serta integritas lulusan pendidikan pengembangan.

Acara penutupan turut dihadiri oleh para pejabat tinggi TNI, perwakilan kementerian dan lembaga, serta Forkopimda Provinsi Jawa Barat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas bahwa pendidikan Sespim bukan sekadar pendidikan internal Polri, melainkan wahana strategis untuk membangun kesamaan visi, pola pikir, dan pola tindak antarlembaga dalam menjaga stabilitas nasional.

Sebagai Inspektur Upacara, Kapolri secara resmi menutup seluruh rangkaian pendidikan dengan pernyataan penutupan yang menandai berakhirnya proses pembentukan kepemimpinan strategis Tahun Ajaran 2025. Penutupan ini sekaligus menjadi awal pengabdian para lulusan untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan, kolaborasi, serta tanggung jawab kebangsaan di satuan tugas masing-masing.

Melalui pendidikan Sespim Polri, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin yang adaptif, visioner, dan mampu membangun kerja sama lintas sektor guna menjawab tantangan keamanan, ketertiban, serta pelayanan publik di masa mendatang.

Gun'S - Red

IMG-20251217-WA0096

Personel Polri Bersihkan Lumpur dan Sampah Pascabanjir di Jalan Lintas Aceh Tamiang

Media74.id

 

Aceh Tamiang --

Personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tergabung dalam Operasi Kontinjensi Aman Nusa II Tahun 2025 Gelombang II melaksanakan kegiatan pembersihan lumpur dan pengumpulan sampah sisa banjir di ruas jalan lintas perkotaan Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam siaran persnya pada Rabu, 17 Desember 2025, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 16 Desember 2025.

“Personel Polri melakukan pembersihan lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir di jalan lintas Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang,” ujar Kabid Humas.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri dalam membantu masyarakat pascabencana banjir, sekaligus untuk memulihkan kondisi lingkungan serta kelancaran aktivitas masyarakat.

“Dengan dilaksanakannya pembersihan ini, diharapkan suasana kota kembali bergairah, arus lalu lintas dapat berjalan lancar, dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” tutup Kabid Humas.

Gun'S- Red

IMG-20251217-WA0095

Korpolairud Baharkam Polri Lakukan Normalisasi Sekolah Terdampak Lumpur di Padang Pariaman

Media74.id

 

Padang Pariaman –

Sebanyak 29 personel Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri melaksanakan kegiatan normalisasi lingkungan sekolah yang dipenuhi lumpur dan sampah akibat bencana alam di SMA Negeri 1 Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas pendukung lainnya agar dapat kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri dalam membantu pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana.

“Kegiatan normalisasi ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan. Kami ingin memastikan aktivitas belajar mengajar dapat segera berjalan kembali dengan aman dan nyaman bagi para siswa,” ujar Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri.

Pelaksanaan kegiatan normalisasi ini dilakukan secara gotong royong bersama pihak sekolah serta didukung penuh oleh masyarakat sekitar. Sinergi tersebut membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

“Kolaborasi antara personel Polri, pihak sekolah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini. Polri akan terus hadir dan berkontribusi dalam setiap upaya kemanusiaan, khususnya dalam membantu pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan SMA Negeri 1 Batang Anai dapat segera kembali beroperasi secara normal dan memberikan lingkungan belajar yang bersih dan layak bagi para siswa.

Gun'S - Red

IMG-20251217-WA0026-1536x1023

Wakapolda Jabar Secara Resmi Buka Latpra Ops Lilin Lodaya 2025 Dalam Rangka Pengamanan Natal 2025 Dan Tahun Baru 2026 Di Jabar

Media74.id

Jabar

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Si. secara resmi membuka Latihan Pra Operasi (Latpraops) Lilin Lodaya 2025 dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Provinsi Jawa Barat, Rabu (17/12/2025)

Wakapolda Jabar menyampaikan bahwa Latpraops Lilin Lodaya merupakan tahapan penting dan strategis untuk memastikan kesiapan seluruh personel dan unsur terkait sebelum pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025. Operasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Wakapolda Jabar menegaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru merupakan operasi kemanusiaan, di mana Polri hadir tidak hanya untuk mengurai kemacetan lalu lintas, tetapi juga untuk melayani, melindungi, serta memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Oleh karena itu, setiap personel diharapkan memahami tugas dan tanggung jawabnya dengan mengedepankan sikap humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dengan mengusung semangat “Sauyunan Jaga Lembur”, Wakapolda Jabar mengajak seluruh unsur pengamanan di Jawa Barat, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, hingga elemen masyarakat untuk bersinergi dan berkolaborasi secara solid. Sinergitas lintas sektoral ini menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas agar tetap kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Selain itu, Wakapolda Jabar juga mengingatkan adanya potensi gangguan kamtibmas, kepadatan arus lalu lintas, kerawanan bencana alam, serta ancaman kriminalitas yang perlu diantisipasi sejak dini. Melalui latihan pra operasi ini, seluruh personel diharapkan memahami rencana operasi, cara bertindak, penggunaan kekuatan secara proporsional, serta mekanisme koordinasi lintas sektoral.

Mengakhiri sambutannya, Wakapolda Jabar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Latpraops Lilin Lodaya 2025. Ia berharap seluruh rangkaian pengamanan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Latihan Pra Operasi Lilin Lodaya 2025 secara resmi dinyatakan dibuka.

(Bid Humas Polda Jabar)

Gun'S - Red

IMG-20251217-WA0052

Konten Kreator Resbob Resmi Di Tahan Polda Jabar Pelaku Ujaran Kebencian Yang Hina Suku Sunda

Media74.id

Jabar,

Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Direktorat Cyber berhasil menangkap pelaku ujaran kebencian yang menghina Viking dan suku Sunda Beberapa waktu lalu.

Penangkapan Resbob dilakukan Anggota DitSyber Polda Jabar di daerah Semarang Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Sosok Resbob memiliki nama asli Adimas Firdaus. Ia merupakan streamer dan juga kreator konten yang dikenal sebagai kakak kandung dari YouTuber Bigmo. Keduanya sesekali sering muncul di stream atau bikin konten bersama.

Resbob aktif di berbagai platform media sosial. Ia memiliki 17 ribu lebih pengikut di Instagram bernama @adimasfirdauss. Lalu, ia juga aktif berbagi konten di TikTok bernama @resbobbb yang memiliki 28 ribu pengikut.

Sementara itu, Resbob juga sering melakukan siaran langsung di channel YouTube bernama @panggilajabob yang telah memiliki 6 ribu subscribers.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H, menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan ruang bagi pelaku ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers di Mapolda terkait penangkapan seorang konten kreator yang diduga menyebarkan ujaran kebencian bermuatan etnis melalui media sosial Rabu (17/12/2025)

Konten bermuatan kebencian tersebut pertama kali diunggah pada 10 Desember melalui akun TikTok @ressboxBBB. Unggahan itu kemudian direpost oleh sejumlah akun lain hingga viral dan memicu reaksi publik.

“Konten tersebut berpotensi menimbulkan permusuhan antarkelompok masyarakat. Kami prihatin dan berempati atas dampak yang ditimbulkan,” ujar Kapolda Jabar.

Direktorat Siber Polda Jabar kemudian melakukan penelusuran digital terhadap akun tersebut. Dari hasil penyelidikan, diketahui terduga pelaku berpindah-pindah lokasi, mulai dari Surabaya, Jawa Timur, hingga Semarang, Jawa Tengah.

Setelah mengantongi alat bukti yang cukup, petugas melakukan upaya paksa dengan menangkap terduga pelaku di wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke Polda Jawa Barat untuk menjalani proses hukum.

Terduga pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE Pasal 28 terkait ujaran kebencian, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

Polda Jabar mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak menyebarkan konten yang dapat memicu konflik dan perpecahan di tengah masyarakat.

Gun'S - Red

df04c042-33e2-420f-8b59-5a5b5c831677

Polri Terus Kirimkan Pasukan serta Logistik ke Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera, Sinergi Kemanusiaan Bersama PT Pelni

Media74.id

 

Jakarta —

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberangkatkan ratusan personel beserta kendaraan dan bantuan logistik kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemberangkatan tersebut dilaksanakan pada Selasa malam (16/12/2025) di Dermaga 106 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops), Komjen Pol. Dr. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si., menyampaikan bahwa pengiriman pasukan dan logistik ini merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa II.

“Polri hadir di lokasi bencana bukan sekadar simbolik. Kami benar-benar datang untuk membantu dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat di lapangan,” ujar Komjen Fadil Imran kepada awak media.

Dalam misi kemanusiaan tersebut, Polri mengerahkan 237 personel terpilih yang terdiri dari 226 personel Brimob, 2 perwira pendamping, 4 pengemudi ambulans, serta 5 personel Korps Polairud. Selain itu, Polri juga mengirimkan 75 unit kendaraan, meliputi ambulans, kendaraan logistik, dapur lapangan, motor trail, hingga perahu amfibi (swamp boat).

Bantuan logistik yang dikirimkan mencakup tenda pengungsian, genset, sistem pengolahan air bersih (water treatment system), serta bahan pangan siap saji. Tim kesehatan dari Pusdokkes Polri juga turut diberangkatkan lengkap dengan ambulans dan tenaga medis terlatih.

Komjen Fadil Imran menjelaskan, pengiriman ini merupakan penebalan kekuatan dari personel Polri yang sebelumnya telah tergelar di wilayah terdampak bencana, dengan total mencapai 10.999 personel di tiga provinsi tersebut. Seluruh personel akan bersinergi dengan unsur TNI, BNPB, Basarnas, serta relawan sipil.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat. Seluruh personel diinstruksikan untuk bersikap humanis, solutif, dan kolaboratif dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

“Ini bukan operasi satu malam. Polri akan terus mengawal upaya pemulihan secara berkelanjutan hingga masyarakat dapat bangkit kembali,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero, Tri Andayani, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada PT Pelni untuk mendukung misi kemanusiaan Polri tersebut.

PT Pelni dipercaya mengangkut seluruh personel dan kendaraan Polri dengan rute pelayaran dari Jakarta menuju Medan, dilanjutkan ke Aceh, kemudian Padang, sebelum kapal kembali ke Jakarta untuk melanjutkan pelayaran reguler.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Tri Andayani.

Polri pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media, untuk terus menggaungkan semangat gotong royong dan memberikan dukungan agar misi kemanusiaan ini dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Gun’S - Red

IMG-20251216-WA0135

Dukungan Penuh Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Anak Keluarga Berencana Terhadap Program Desk Stop Bullying Polda Jabar

Media74.id

Jabar

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3A/DP3AKB) Provinsi Jawa Barat menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, dalam hal ini Polda Jawa Barat, atas pelaksanaan program Desk Stop Bullying dalam kegiatan sosialisasi pencegahan perundungan yang digelar hari, Selasa (16/12/2025).

Hal tersebut disampaikan oleh Analisis Pemberdayaan Perempuan dan Anak DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Wiba Nurbayati, S.Sos, saat membacakan sambutan Kepala Dinas DP3AKB dalam sebuah kegiatan yang dihadiri Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., kepala sekolah, tenaga pendidik, serta murid.

Dalam sambutannya, Wiba Nurbayati menegaskan bahwa bullying dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan dan tidak boleh ditoleransi. Menurutnya, perundungan tidak hanya menyakiti secara fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi mental, perasaan, serta masa depan anak.

Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar dan berteman. Setiap anak berhak mendapatkan rasa aman, dihargai, serta diterima tanpa diskriminasi,” ujarnya.

DP3AKB Provinsi Jawa Barat mengajak seluruh unsur pendidikan, mulai dari pihak sekolah, guru, siswa, hingga orang tua, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari perundungan dengan menanamkan nilai saling menghormati, empati, dan kepedulian sejak dini.

Selain itu, masyarakat dihimbau untuk tidak diam apabila melihat atau mengalami tindakan bullying. “Laporkan, bantu, dan lindungi. Keberanian untuk bersuara merupakan langkah awal untuk menghentikan bullying,” tegasnya.

Di akhir sambutan, DP3AKB Provinsi Jawa Barat berharap program Desk Stop Bullying Polda Jawa Barat tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Bersama-sama kita membangun generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan saling menghargai,” pungkasnya.

Bandung 16 Desember 2025

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Gun'S - Red

IMG-20251216-WA0138

Perkuat Perlindungan Anak Dan Ciptakan Lingkungan Sekolah Aman, Polda Jabar Bentuk Desk Stop Bullying

Media74.id

Jabar,

Polda Jawa Barat membentuk Desk Stop Bullying sebagai langkah strategis untuk memperkuat respons cepat, pencegahan, edukasi, serta penegakan hukum yang humanis dan berorientasi pada perlindungan anak. Pembentukan desk stop Bulying ini dilaksanakan pada Selasa, 16 Desember 2025, bertempat di Aula Muryono.

Desk Stop Bullying dibentuk sebagai wadah koordinasi terpadu dalam menangani kasus perundungan di lingkungan pendidikan, sekaligus sebagai upaya preventif guna menekan angka bullying di sekolah-sekolah di wilayah Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pembentukan Desk Stop Bullying merupakan komitmen nyata Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada anak-anak dari segala bentuk kekerasan dan perundungan. “Desk Stop Bullying ini dibentuk untuk menciptakan alur penanganan yang cepat, terintegrasi, dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pendampingan psikologis secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Desk Stop Bullying melibatkan berbagai satuan kerja internal Polda Jawa Barat, antara lain Direktorat Binmas, Bidang Humas, Biro SDM Bagian Psikologi, Direktorat Siber, Direktorat Reserse Kriminal Umum melalui Unit PPA, serta Biro Operasi.

Selain itu, keterlibatan stakeholder eksternal turut menjadi penguatan utama, meliputi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Balai Pemasyarakatan Provinsi Jawa Barat, UPTD PPA Provinsi Jawa Barat, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Tidak hanya itu, Desk Stop Bullying juga mengedepankan keterlibatan aktif unsur sekolah, seperti guru bimbingan konseling, OSIS, PMI, Pramuka, serta Patroli Keamanan Sekolah, sebagai garda terdepan pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan.

Adapun tujuan utama pembentukan Desk Stop Bullying meliputi:

Membentuk alur penanganan kasus bullying yang cepat, terintegrasi, dan mudah diakses;
Menguatkan edukasi anti-bullying di sekolah melalui materi dan kegiatan kolaboratif;
Menjalankan fungsi pemantauan, pendampingan psikologis, serta penegakan hukum yang proporsional;
Membangun ekosistem pengawasan berlapis yang melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, dan aparat.

Pencegahan bullying di sekolah dilakukan melalui pendekatan komprehensif yang mencakup edukasi dan sosialisasi rutin, penerapan kebijakan anti-bullying yang tegas, pembentukan tim pencegahan, penguatan iklim sekolah yang aman dan suportif, serta pengembangan keterampilan sosial siswa. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan dengan melibatkan guru, orang tua, dan mitra eksternal dalam evaluasi serta pemantauan secara berkelanjutan. Dengan dibentuknya Desk Stop Bullying, Polda Jawa Barat berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, sekaligus memastikan hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal tetap terlindungi.

Gun'S - Red

IMG-20251216-WA0041

Geger di Temukannya Mayat Seorang Perempuan Dengan Tangan Terikat di Pinggir Jalan Raya Tlajun Udik 

Media74.id

 

KAB. BOGOR.

Warga Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor digegerkan oleh penemuan mayat seorang perempuan dengan kondisi tangan terikat di pinggir Jalan Raya Tlajung Udik, tepatnya di depan SPBU Kedep, pada Sabtu (6/12/25).

Ketua RW setempat, Cecep, mengatakan penemuan mayat pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 18:00 WIB. “Awalnya sekitar jam 6 ada laporan warga adanya penemuan mayat di depan POM Kedep. Setelah itu saya langsung ke lokasi,” ujarnya.

“Saat tiba di TKP sudah banyak warga berkumpul. Saya belum sempat memeriksa apa-apa, tapi kondisi mayatnya tengkurap,” lanjut Cecep.

Cecep menyebut, dirinya langsung melaporkan hal tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat. Tak lama setelah itu, pihak Kepolisian tiba di lokasi dan mengevakuasi jasad korban.

Menurut Cecep, mayat berjenis kelamin perempuan dan diduga menjadi korban pembunuhan. 
“Pas Polisi datang dan dicek, tangannya terikat dan jari telunjuk kaki sebelah kiri patah. Kemungkinan sih pembunuhan,” ungkapnya.

Di sekitar lokasi ditemukan sebuah angkot yang terparkir, namun Cecep menegaskan kendaraan tersebut memang biasa terparkir di area tersebut dan tidak diketahui keterkaitan dengan kejadian.

Lanjut, Cecep bahwa tidak ada warga sekitar yang mengenali mayat korban tersebut dibuang di TKP. “Warga di sini nggak ada yang kenal. kemungkinan itu warga luar,” katanya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta motif dibalik pembunuhan tersebut.

Menurut anak korban berinisial AL, ibunya berangkat dari Sukmajaya Depok pukul 09.00 WIB. menuju Perumahan Pesona Kahuripan 7, karena korban sedang merenovasi rumahnya.

Lanjut, "Bahwa korban pergi bersama seseorang orang tak dikenal menuju toko bangunan sekitar 10.15 WIB. untuk membeli kabel Eterna putih tembaga 3 x 1,5 mm sepanjang 20 meter, "ujarnya.

Dari tangkapan layar CCTV, AR (korban) bersama seorang lelaki turun dari motor Yamaha Soul GT 125 2SX warna merah mereka lalu memasuki toko bangunan untuk membeli kabel.

Setelah membeli kabel yang dibutuhkan korban  sekitar 10.38 WIB, Keduanya pergi menuju  Perumahan Pesona Kahuripan 7 (PK7) lewat pos security pintu belakang perumahan.

Namun sekitar jam 17.24 WIB AR keluar dari Perumahan Pesona Kahuripan 7 (PK7), ada penemuan mayat wanita di depan POM Kedep posisi tepat di samping mobil angkot pinggir jalan jam 18.00. WIB.

Ym