BERITA UTAMA

IMG-20251220-WA0034

Polres Indramayu Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2025, Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

Media74.id

 

Indramayu –

Kepolisian Resor (Polres) Indramayu Polda Jabar melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya 2025 sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, di Lapangan Apel Polres Indramayu, Jumat sore (19/12/2025).

Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Indramayu serta perwakilan instansi terkait.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan sinergi lintas sektor dalam menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama momentum Natal dan Tahun Baru.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan Operasi Lilin Lodaya 2025 merupakan operasi kepolisian terpusat yang bernuansa kemanusiaan, dengan mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Operasi Lilin ini bertujuan menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat, baik sebelum, saat, maupun setelah perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar AKP Tarno.

Ia menjelaskan, Operasi Lilin Lodaya 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan fokus pengamanan pada sejumlah aspek strategis, di antaranya tempat ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, jalur transportasi, serta lokasi keramaian lainnya.

Selain itu, pendirian pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu akan dimaksimalkan guna memberikan rasa aman sekaligus pelayanan cepat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan maupun merayakan pergantian tahun.

AKP Tarno menambahkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk kemacetan lalu lintas, kerawanan kriminalitas, hingga potensi bencana alam mengingat prediksi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026.

“Seluruh personel diinstruksikan untuk meningkatkan patroli, memperkuat pengamanan, serta responsif terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas. Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Dengan digelarnya Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2025 ini, Polres Indramayu berkoimtmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Lebih lanjut AKP Tarno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau call center 110.

Gun'S - Red

 

IMG-20251220-WA0032

Ops Ketupat Lodaya Polres Indramayu Siagakan 600 Personel Polri

Media74.id

Indramayu –

Kepolisian Resor (Polres) Indramayu Polda Jawa Barat memastikan kesiapan penuh dalam pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025 guna mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kabag Ops Polres Indramayu KOMPOL Eko Susilo menjelaskan bahwa dalam operasi tersebut, Polres Indramayu telah menyiapkan 15 pos pengamanan, 5 pos pelayanan, serta 1 pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis.

“Seluruh pos tersebut disiapkan untuk memberikan pengamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” kata KOMPOL Eko Susilo, usai gelar apel Pasukan di Mako Polres Indramayu, Jumat sore (19/12/2025)

Ia mengungkapkan, sebanyak sekitar 600 personel Polri dikerahkan secara langsung dalam Operasi Lilin Lodaya 2025.

Pengamanan juga diperkuat dengan dukungan dari instansi terkait, mulai dari pemerintah daerah beserta jajarannya, hingga organisasi kemasyarakatan dan elemen masyarakat lainnya, dengan total kekuatan mencapai sekitar 785 personel.

“Kami mengedepankan sinergi lintas sektor agar pengamanan berjalan maksimal dan masyarakat merasa aman serta nyaman,” ujarnya.

Terkait pengaturan lalu lintas, KOMPOL Eko Susilo menambahkan bahwa Polres Indramayu telah mengantisipasi cara bertindak (CB) dengan membagi pola pengamanan jalur.

Pengamanan dilakukan mulai dari jalur tol, jalur arteri, hingga wilayah perkotaan dan pedalaman.

Untuk titik-titik rawan. pihaknya saat ini masih melakukan mitigasi potensi gangguan kamtibmas, sembari tetap mengantisipasi mobilisasi arus mudik dan arus balik masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

“Kita tidak hanya fokus pada kerawanan kamtibmas, tetapi juga memperhatikan mobilitas masyarakat yang meningkat. Karena itu, pengamanan jalur pantura maupun jalur pedalaman turut menjadi prioritas,” jelasnya.

Ia menegaskan, langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, khususnya pada puncak arus libur dan arus balik, agar mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar.

Sementara Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau call center 110.

Gun'S - Red

IMG-20251220-WA0055

Pengamanan Perayaan Nataru 2026 Polres Jepara Terjunkan Ratusan Personel Gabungan

Media 74

Jepara – Polres Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, resmi memulai Operasi Lilin 2025 guna menjamin keamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru).

Sebanyak 431 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal kondusivitas di wilayah Bumi Kartini selama 14 hari ke depan, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Eko Adi Prayitno selaku Kasatgas Humas Ops Lilin Candi 2025 saat ditemui di Mapolres Jepara, pada Sabtu (20/12/2025).

Ipda Eko mengungkapkan, bahwa kekuatan pengamanan ini terdiri dari 200 personel Polri yang didukung oleh 231 personel dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, hingga relawan ormas.

Ia juga menegaskan, Operasi Lilin kali ini menitikberatkan pada aspek kemanusiaan. Fokus utama petugas adalah memastikan umat Kristiani dapat beribadah Natal dengan tenang serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di tengah lonjakan mobilitas masyarakat.

”Fokus kami adalah pencegahan gangguan kamtibmas dan kejahatan jalanan, terutama di gereja, objek wisata, dan pusat keramaian masyarakat,” ucapnya.

Selain ancaman kriminalitas, pihak kepolisian juga mewaspadai potensi bencana alam mengingat cuaca ekstrem yang kerap terjadi di akhir tahun.

Sebanyak lima Pos Pengamanan (Pospam) telah disiapkan, yakni Pos Pelayanan Pelabuhan Kartini Jepara, Pos Terpadu Alun-Alun, Pospam Gereja GITJ Kelet dan Pospam Mayong serta Pos Strong Point yang tersebar di gereja hingga obyek wisata.

”Kami telah menyiapkan lima pos pengamanan utama. Seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten, hingga relawan dan organisasi kemasyarakatan, bersinergi untuk memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain pengamanan tempat ibadah, Polres Jepara juga memberikan perhatian serius terhadap kelancaran lalu lintas.

Sesuai kebijakan pemerintah pusat, akan diberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang berat menjelang puncak perayaan Nataru.

”Pembatasan kendaraan angkutan berat ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun kegiatan ibadah,” tutur Ipda Eko.

Di sisi lain, Polres Jepara juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan di sejumlah titik keramaian, seperti pusat perbelanjaan dan objek wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan selama libur panjang.

”Kami fokus pada pencegahan gangguan kamtibmas dan kejahatan jalanan, terutama di objek wisata, dan pusat aktivitas masyarakat,” pungkasnya.

#Gun'S-Red

IMG-20251219-WA0585

Operasi Lilin Semeru 2025 Resmi Dimulai! Kapolres Madiun: Natal dan Tahun Baru Harus Aman dan Nyaman

Media 74

Madiun, 19 Desember 2025 – Jajaran Polres Madiun hari ini secara resmi memulai kesiapsiagaan pengamanan akhir tahun dengan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat "Lilin Semeru 2025" di Lapangan Tri Brata Mapolres Madiun. Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun ini bertujuan memastikan optimalnya pelayanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Apel ini dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda Madiun serta diikuti oleh anggota Polres Madiun dan perwakilan dari instansi terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Madiun membacakan Amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia pada Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin-2025, yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia pada hari yang sama, Jumat, 19 Desember 2025.

Amanat tersebut menekankan bahwa Apel Gelar Pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana (sarpras) yang akan digunakan selama operasi, demi kelancaran kegiatan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kapolri menyoroti beberapa poin krusial yang harus diwaspadai:

• Peningkatan Mobilitas: Diperkirakan potensi pergerakan masyarakat pada Nataru tahun 2025 mencapai 119,5 juta orang, menuntut pelayanan yang ekstra.

• Ancaman Bencana Alam: Kondisi ini beriringan dengan prediksi puncak musim hujan yang meningkatkan potensi bencana alam. Kesiapsiagaan yang menyeluruh diperlukan, termasuk penyiapan tim tanggap bencana dan sarana pendukung.

• Pengamanan Ibadah: Kapolres Madiun menekankan, sesuai amanat, agar setiap lokasi ibadah Natal dipastikan telah disterilisasi dan melibatkan ormas keagamaan sebagai wujud toleransi.

• Kamtibmas dan Terorisme: Personel diminta mengedepankan deteksi dini dan preventive strike untuk mencegah aksi teror, serta melakukan penjagaan ketat di pusat keramaian dan tempat ibadah.

Kapolres Madiun menutup amanat dengan mengutip pesan Kapolri agar seluruh personel senantiasa menjaga kesehatan dan menjadikan pelayanan Nataru sebagai sebuah kebanggaan dan niat ibadah.

Operasi Lilin 2025 sendiri akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

#Gun's-Red

IMG-20251220-WA0030

Polri Gelar Operasi Lilin 2025, AstamaOps Tegaskan Kehadiran Negara Jamin Keamanan Natal dan Tahun Baru

Buser Bhayangkara74

Jakarta - Polri secara resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian “Lilin 2025” di Lapangan Silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2025) sore. Operasi kepolisian berskala nasional ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan Natal 2025 serta pergantian Tahun Baru 2026.

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (AstamaOps) Komjen Pol. Dr. Drs. Muhammad Fadil Imran, M.Si. menegaskan bahwa Operasi Lilin merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan spiritual dan sosial masyarakat.

“Operasi ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin kenyamanan spiritual saat beribadah, sekaligus keamanan sosial dalam momen kebersamaan dan perayaan,” ujar Komjen Pol. Fadil Imran.

Ia menekankan, kehadiran Polri dalam Operasi Lilin 2025 tidak semata-mata untuk melakukan penjagaan, melainkan hadir secara humanis di tengah masyarakat.

“Polri hadir tidak hanya untuk berjaga. Polri hadir untuk membantu, menyapa, dan menyelesaikan masalah. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi yang bisa diandalkan, memanusiakan, dan siap menolong,” tegasnya.

Komjen Pol. Fadil Imran juga menyampaikan bahwa Polri tidak bekerja sendiri, melainkan bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2025.

Di saat yang bersamaan, Polri juga tengah menjalankan Operasi Aman Nusa di wilayah Sumatra pascabencana alam. Bahkan, bantuan kemanusiaan skala besar telah diberangkatkan untuk wilayah Sumatra Barat dan Sumatra Utara.

“Tadi malam kami telah memberangkatkan bantuan kemanusiaan, termasuk kendaraan operasional, logistik, ambulans, peralatan medis dari Pusdokkes, serta personel Brimob dan Samapta. Ini adalah misi kemanusiaan yang berkelanjutan, bukan sekali jalan,” ungkapnya.

Mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, Polri bersama BMKG dan kementerian terkait di bawah koordinasi Menko PMK telah membentuk posko bersama untuk memantau kondisi cuaca secara real time.

“Informasi cuaca dibagikan secara real time dan sudah kami sampaikan ke seluruh jajaran saat latihan praoperasi. Antisipasi terhadap cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi terus kita optimalkan,” jelasnya.

Terkait lalu lintas, AstamaOps menyebut terdapat sejumlah titik rawan kemacetan, khususnya di jalur selatan dan wilayah Jawa Timur, termasuk ruas jalan tol. Seluruh skenario rekayasa lalu lintas telah disimulasikan berdasarkan traffic counting dan dikoordinasikan antara Korlantas Polri dan Polda jajaran.

“Koordinasi sudah kita latihkan, termasuk pemanfaatan smart city di Bali dan beberapa wilayah rawan macet lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga, Prof. Dr. Rivan Achmad Purwantono, M.H., memprediksi arus keluar kendaraan selama periode Natal dan Tahun Baru mencapai sekitar 2,9 juta kendaraan.

“Berdasarkan traffic counting, data historis, serta LHR selama 11 bulan terakhir, kami memprediksi arus keluar sekitar 2,9 juta kendaraan,” kata Rivan.

Untuk ruas Tol Cikampek, volume kendaraan diperkirakan meningkat 11,2 persen dibandingkan kondisi normal, namun hanya naik 0,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dengan pertumbuhan tersebut, kami menilai lalu lintas masih dapat dikendalikan sehingga belum diperlukan pengalihan arus besar. Kami terus berkoordinasi intensif dengan Kakorlantas,” ujarnya.

Dari sisi infrastruktur, Kementerian PUPR memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran Operasi Lilin 2025. Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian PUPR, Dr. Triono Junoasmono, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan ratusan posko dan peralatan darurat.

“Kami menyiapkan 492 posko di seluruh jalan nasional serta menyiagakan sekitar 1.150 unit peralatan untuk penanganan darurat. Baik jalan tol maupun non-tol, seluruh fasilitas sudah siap siaga,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, AstamaOps Polri mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan serta memanfaatkan layanan Polri apabila membutuhkan bantuan.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, silakan menghubungi layanan Polri 110. Kami mohon doa dan dukungan agar seluruh rangkaian pengamanan dan misi kemanusiaan ini berjalan lancar,” pungkas Komjen Pol. Fadil Imran.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh jajaran Polri dan masyarakat Indonesia, seraya berharap Indonesia semakin maju dan kuat melalui sinergi seluruh elemen bangsa.

Gun's-Red

IMG-20251219-WA0094-1536x1023

Polda Jabar Resmi Mulai Operasi Lilin Lodaya 2025 Dengan Apel Gelar Pasukan Sebanyak 25.642 Personel Dan 304Pis Pengamanan

Media74.id

Jabar,

Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi memulai Operasi Lilin Lodaya 2025 melalui Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar S.I.K., M.Hum., M.S.M pada Jumat, 19 Desember 2025.

Operasi yang berlangsung selama 14 hari dimulai dari tanggal 19 Desember hingga 2 Januari 2026 ini bertujuan untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di seluruh wilayah Jawa Barat.

Dengan total 25.642 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait, petugas disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat, kemacetan lalu lintas, hingga potensi kriminalitas dan bencana alam.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini mengedepankan pelayanan publik yang humanis dan sinergi lintas sektor sebagai kunci stabilitas keamanan. Sebanyak 304 pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu telah didirikan untuk memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat, informasi, maupun layanan kesehatan bagi masyarakat.

Wakapolda Jabar menegaskan bahwa fokus pengamanan meliputi 1.210 gereja, 1.239 lokasi pemusatan massa, 598 objek wisata, serta simpul transportasi strategis seperti bandara, pelabuhan stasiun dan terminal di wilayah Jawa Barat.

Wakapolda Jabar menegaskan bahwa Operasi Lilin Lodaya bukan sekedar agenda pengamanan rutin melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi nilai sosial dan spiritual masyarakat.

Gun'S - Red

IMG-20251219-WA0632

‎Yusman Andrian Terpilih  Menjadi Ketua Jurnalis Polda Jabar Yang Baru

Media 74

‎Bandung - Dalam rangka penyegaran dan pembenahan dalam tubuh organisasi Jurnalis Polda Jabar (JPJ), para pengurus inti Jurnalis Polda Jabar mengadakan rapat internal untuk memilih ketua jurnalis Polda Jabar yang baru.

‎Bertempat di Food cort kantin Polda Jabar, pada jumat (19/12/2025), para pengurus  inti JPJ dengan bulat bersepakat dan memutuskan Sdr. Yusman Andrian sebagai ketua JPJ meneruskan kepemimpinan Levi Arizal ketua JPJ sebelumnya.

‎Hadir dalam rapat tersebut para pengurus inti JPJ, Levi Arizal (Ketua Sebelumnya), Sekretaris (Bram Kuswadi,S.H), Yusman Andrian (Ketua Terpilih), Mulyana (Ketua Bid. Organisasi), H. Rudi Agus Mulyana, A. Md (Wakil Ketua), Aspa (Bendahara Umum), Angga Kusuma (Korlap), Eri Hernadi (Wakil Ketua), Burhanudin (Korlap)

‎Dalam kesempatan tersebut, Yusman mengatakan, jika dirinya akan berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik bagi organisasi Jurnalis Polda Jabar.

‎" Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada para pengurus inti jurnalis Polda Jabar yang telah memberilan amanah kepada saya untuk meneruskan kepempinan sebelumnya yaitu Sdr. Levi Arizal. Dengan izin dari Allah SWT, inysAllah saya akan menjaga amanah ini dan akan memberikan yang terbaik dari apa yang saya bisa lakukan untuk organisasi jurnalis Polda Jabar ini, " ungkap ketua JPJ terpilih.

‎Di tempat yang sama Levi, ketua jurnalis Polda Jabar sebelumnya,  mengatakan bahwa hal ini untuk penyegaran dalam tubuh organisasi dan demi kemajuan organisasi kedepannya.

‎" Pergantian ketua dalam organisasi merupakan hal yang lumrah dan biasa dilakukan, baik untuk penyegaran di tubuh organisasi atu pun hal lainnya. Dan saya mendukung penuh Sdr. Yusman untuk meneruskan estafet kepemimpinan di JPJ. Harapan saya, JPJ bisa lebih baik dan lebih berkembang, khususnya dapat mensejahterkan anggota -anggota yang ada di dalamnya, " kata pria yang akrab disapa kang Levi.

‎Aara rapat kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan lainnya.

Gun's-Red

IMG-20251219-WA0545

Wakapolri Resmikan Kembali Operasional Pabrik Garmen Wonghang Bersaudara di Pemalang

Media 74

Jawa Tengah - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo mewakili Kapolri meresmikan kembali operasional pabrik garmen PT Wonghang Bersaudara bersama Akarsa Garmen Indonesia di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (tanggal menyesuaikan). Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjahit Harapan Kembali” sebagai simbol bangkitnya sektor ketenagakerjaan pasca dinamika industri yang sempat menghentikan operasional perusahaan pada 2024.

Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghidupkan kembali pabrik garmen tersebut, mulai dari serikat pekerja, pelaku usaha, pemerintah daerah, hingga jajaran Polri.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan kembali harapan bekerja, membangun kesejahteraan, dan menata masa depan yang lebih baik bagi para pekerja dan keluarganya,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Ia menjelaskan, sektor ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan pembangunan nasional karena berkontribusi langsung terhadap produktivitas ekonomi sekaligus stabilitas sosial. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, dunia industri dan para pekerja dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari fluktuasi ekonomi global, disrupsi rantai logistik, hingga tekanan biaya produksi yang berdampak pada terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kehadiran negara untuk menjaga keseimbangan sektor ketenagakerjaan. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Visi Asta Cita telah merumuskan berbagai program prioritas, di antaranya hilirisasi industri, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta pengembangan energi hijau dan industri maritim guna memperkuat daya tarik investasi dan membuka lapangan kerja.

“Program-program tersebut tidak hanya meningkatkan daya saing nasional, tetapi juga menjadi pengungkit terciptanya kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penyerapan tenaga kerja periode Januari hingga Agustus 2025 mengalami peningkatan sebesar 1,9 juta orang atau naik 1,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tren positif tersebut juga tercermin di Kabupaten Pemalang dengan kembali beroperasinya pabrik garmen PT Wonghang Bersaudara.

Saat ini, sebanyak 220 karyawan lama telah kembali bekerja. Ke depan, perusahaan tersebut direncanakan merekrut tambahan 1.280 tenaga kerja, sehingga total penyerapan mencapai 1.500 orang.

“Revitalisasi pabrik ini menjadi kabar baik bagi para pekerja yang sebelumnya dirumahkan. Ini bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan stakeholder mampu mendorong pemulihan ekonomi serta memperluas lapangan kerja,” tegas Wakapolri.

Lebih lanjut, Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri untuk terus menjadi mitra strategis para pekerja dalam mewujudkan iklim ketenagakerjaan yang sehat, inklusif, dan produktif. Polri, kata dia, akan terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara profesional guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di kawasan industri.

“Melalui Des Ketenagakerjaan, Polri secara konsisten berperan aktif menangani persoalan ketenagakerjaan dengan mengedepankan pendekatan dialogis serta penegakan hukum yang profesional,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wakapolri berpesan kepada pengelola pabrik dan seluruh karyawan untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja, menjaga komunikasi yang baik, serta membangun hubungan industrial yang harmonis demi meningkatkan produktivitas.

“Saya meyakini sinergi seluruh elemen bangsa merupakan fondasi utama untuk membangun iklim ketenagakerjaan yang kondusif dan memperkuat stabilitas ekonomi, demi mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Gun's-Red

IMG-20251219-WA0549

Polri Kerahkan 11.625 Personel dan Infrastruktur Lengkap Tangani Bencana di Sumatera

Media 74

Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan kekuatan besar dalam penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 11.625 personel Polri diterjunkan ke wilayah terdampak sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden RI untuk memperkuat respons kebencanaan.

Hal tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers update penanganan dan penanggulangan bencana pada Jumat, 19 Desember 2025.

“Sesuai dengan perhatian Bapak Presiden, kami melaporkan bahwa saat ini Polri telah mengerahkan kurang lebih 11.625 personel yang tergelar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Kapolri.

Personel tersebut berasal dari satuan wilayah dan ditugaskan untuk berbagai kegiatan, mulai dari evakuasi, pembangunan fasilitas darurat, hingga dukungan operasional lanjutan. Sebaran personel meliputi 5.064 personel di Polda Aceh, 4.277 personel di Polda Sumatera Utara, dan 2.284 personel di Polda Sumatera Barat.

Kapolri menambahkan, Polri juga menyiapkan 239 personel tambahan yang akan tiba pada 23 Desember 2025 sebagai penguatan lanjutan, serta 1.000 personel cadangan yang disiagakan dalam rangka Operasi Nataru.

Gun's-Red

IMG-20251219-WA0555

Said Iqbal: Perhatian Polri Angkat Industri Dalam Negeri, Salurkan Buruh Korban PHK Kembali Bekerja

Media 74

Pemalang — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan bahwa kebangkitan PT Wongso Bersaudara merupakan bukti nyata perhatian Polri dalam mengangkat kembali industri dalam negeri sekaligus menyalurkan buruh korban pemutusan hubungan kerja (PHK) agar kembali memperoleh pekerjaan. Langkah tersebut dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tengah tantangan sektor industri, Jumat (19/12).

Hal tersebut disampaikan Said Iqbal saat memberikan sambutan dalam kegiatan perusahaan yang dihadiri jajaran Polri, pemerintah daerah, manajemen PT Wongso Bersaudara, serta para pekerja yang kembali terserap bekerja. Ia menilai Polri telah mengambil peran strategis dalam memastikan industri nasional tetap berjalan sehingga buruh tidak terus-menerus menjadi korban PHK.

“Ini visinya Pak Presiden lho. Bukan hanya Pak Kapolri, tapi diterjemahkan oleh Pak Kapolri dengan cerdas. Pak Wakapolri juga cerdas. Jadi ini visi besar yang nyambung dari atas sampai ke bawah,” ujar Said Iqbal.

Menurutnya, perhatian Polri terhadap keberlangsungan industri dalam negeri sejalan dengan arah kebijakan nasional yang mendorong kepastian pasar bagi produsen lokal, sehingga industri mampu menyerap tenaga kerja secara berkelanjutan.

“Pak Presiden bilang, nanti setiap pegawai negeri tiga setel pakaian setahun, anak SD tiga setel setahun, TNI-Polri tiga setel setahun, semua aparatur negara tiga setel setahun. Bisa dibayangkan kekuatan industri domestik kita,” katanya.

Said Iqbal menilai kebijakan tersebut menciptakan kepastian permintaan yang berdampak langsung pada kebangkitan industri nasional dan penyerapan kembali buruh korban PHK, sehingga perputaran ekonomi tetap berada di dalam negeri.

“Karena apa? Karena ada pasar, ada produsen. Wong di sini bisa kok, wong di sini bisa dikerjain. Uang negara enggak perlu lari ke luar negeri,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa perhatian negara terhadap industri dalam negeri merupakan bagian dari prinsip ekonomi nasional yang telah lama diperjuangkan dan kini diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif Polri.

“Pak Presiden Prabowo ini konsisten. Lima belas tahun lalu waktu di Hambalang, beliau sudah bicara Pasal 33 UUD 1945. Perekonomian disusun dengan sistem kekeluargaan. Kekeluargaan itu artinya produksi dalam negeri,” ungkapnya.

Dalam konteks tersebut, Said Iqbal menilai keterlibatan Polri dalam mendukung kebangkitan PT Wongso Bersaudara menjadi contoh konkret bagaimana negara hadir membantu industri nasional sekaligus memberikan solusi bagi buruh yang terdampak PHK.

“Kita ucapkan terima kasih kepada jajaran Polri, wabil khusus Pak Kapolri, Pak Wakapolri, dan seluruh PJU-nya yang telah memberikan pekerjaan,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya hubungan industrial yang sehat antara buruh dan perusahaan agar kebangkitan industri dapat berkelanjutan dan kesejahteraan pekerja meningkat.

“Di dalam perusahaan itu seperti mobil. Ban kanan buruh, ban kiri perusahaan. Kalau muternya searah, mobil jalan. Kalau berlawanan, enggak akan jalan, bisa tutup,” katanya.

Said Iqbal mendorong para pekerja untuk bekerja dengan sungguh-sungguh agar perusahaan dapat tumbuh dan terus membuka lapangan kerja.

“Kalau sudah sejahtera, minta naik gaji sama perusahaan. Itu wajib. Tapi bekerjalah dulu, berusahalah dulu,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Said Iqbal kembali mengapresiasi peran Polri, pemerintah daerah, dan manajemen PT Wongso Bersaudara yang dinilainya telah bersama-sama mengangkat industri dalam negeri serta menyalurkan buruh korban PHK agar kembali memiliki harapan dan penghidupan.

“Terima kasih Kepolisian Republik Indonesia, terima kasih Pak Gubernur yang telah memberikan ruang untuk investasi. Wongso Bersaudara tetaplah maju. Tantangan dan harapan ada di tanganmu, tapi tetap percaya pada Tuhan,” pungkasnya.

Gun's-Red