Pemred 74

IMG-20251220-WA0192

Kapolda Jabar Tinjau Tol Jakarta–Cikampek dan Pos Pengamanan Polres Karawang di Libur Nataru 2025

Media 74

KARAWANG – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan meninjau langsung arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta–Cikampek serta Pos Pengamanan Polres Karawang yang berada di Rest Area Kilometer 57, Sabtu (21/12), di tengah libur panjang Natal dan Tahun Baru 2026.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta kelancaran arus kendaraan pada hari pertama pelaksanaan Operasi Kemanusiaan Nataru Lodaya 2025. Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jabar didampingi oleh Pejabat Utama Polda Jabar, serta Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah beserta Pejabat Utama Polres Karawang.

Pada saat kunjungannya di restarea km57, Kapolda jawa barat Irjen Pol Rudi Setiawan membagikan sembako kepada beberapa petugas yang bertugas di restarea seperti, petugas kebersihan, security, pengatur parkir kendaraan serta anggota kepolisian yang bertugas, pemberian sembako ini sebagai tali kasih kepedulian dan apresiasi kepada petugas yang melakukan tugasnya di wilayah hukum jawa barat.

Dari hasil pemantauan di lapangan, Kapolda Jabar menyebutkan adanya peningkatan volume kendaraan, khususnya di kawasan rest area. Oleh karena itu, ia meminta pengelola untuk lebih memaksimalkan penataan parkir agar kapasitas rest area dapat menampung kendaraan secara optimal dan tidak menimbulkan kepadatan di jalur utama tol.

“Sejak mulai tadi malam pukul 00.00 WIB, kita sudah memasuki masa Operasi Kemanusiaan Nataru Lodaya 2025. Kami bersama ( PJU ) Polda Jabar memantau bagaimana operasi pada hari pertama ini. Saat ini kami berada di Kilometer 57 arah timur, dan dari pantauan kami, rest area mengalami peningkatan volume kendaraan. Kami sudah menyampaikan kepada pengelola untuk memaksimalkan kembali penataan parkir agar kapasitasnya sesuai dengan yang diharapkan,” ujar Irjen Pol Rudi Setiawan.

Kapolda Jabar juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data counting vehicle, tercatat sebanyak 5.813 kendaraan melintas pada pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Mayoritas arus lalu lintas berasal dari Jakarta menuju wilayah selatan Jawa Barat, khususnya arah Tol Purbaleunyi menuju Bandung dan sekitarnya.

“Dari data tersebut, arus paling banyak berasal dari Jakarta menuju selatan, masuk ke Purbaleunyi ke arah Bandung. Kemungkinan masyarakat memanfaatkan momen Natal dan Tahun Baru ini untuk bersilaturahmi maupun berlibur ke wilayah Jawa Barat,” jelasnya.

Terkait prediksi puncak arus kendaraan, Kapolda Jabar menyebutkan akan terjadi dalam dua tahap, yakni menjelang Hari Natal dan menjelang Tahun Baru.

“Prediksi puncak arus kemungkinan terjadi besok untuk tahap pertama menjelang Natal, dan tahap berikutnya menjelang Tahun Baru. Dari hasil survei, ada masyarakat yang memanfaatkan Natal, ada yang Tahun Baru, dan ada juga yang memanfaatkan keduanya,” tambahnya.

Selain itu, Kapolda Jabar juga menyoroti masih ditemukannya kendaraan sumbu tiga yang melintas di ruas tol wilayah Jawa Barat. Ia telah menginstruksikan jajaran lalu lintas untuk segera melakukan penindakan dengan mengalihkan kendaraan tersebut ke luar jalur tol, kecuali kendaraan yang masuk kategori pengecualian.

“Kami masih melihat ada kendaraan sumbu tiga yang melintas. Kami sudah arahkan Kasat Lantas untuk mengalihkan kendaraan tersebut keluar tol agar arus lalu lintas tetap lancar. Untuk pengecualian, sesuai SKB bersama, kendaraan pengangkut bahan makanan dan obat-obatan tetap diprioritaskan,” tegasnya.

Dengan pengawasan dan pengendalian yang intensif, Polda Jawa Barat berharap arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, khususnya di jalur tol Jakarta–Cikampek dan wilayah Karawang.

#Gun'S-Red

IMG-20251220-WA0203

Kasus Penyebaran Data Lewat Aplikasi Go Matel R4, Polres Gresik Tetapkan 2 Tersangka

Media74.id

GRESIK – Satreskrim Polres Gresik menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dan penjualan data pribadi debitur melalui aplikasi Go Matel R4 yang kerap dimanfaatkan oleh debt collector ilegal.

Dua tersangka tersebut masing-masing berinisial FEP dan MJK. Keduanya ditetapkan tersangka setelah penyidik memeriksa empat orang saksi, yakni F selaku komisaris, D selaku direktur, serta R dan K dari tim IT.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti kuat hasil penyidikan mendalam.

“Dari hasil penyidikan, kami telah menetapkan dua orang tersangka atas nama FEP dan MJK,” ujar AKP Arya Widjaya, Jumat (19/12/2025).

AKP Arya menjelaskan, para tersangka terbukti mengungkap dan memperjualbelikan data pribadi debitur yang mengalami tunggakan atau overdue

“FEP dan MJK memperjualbelikan data debitur yang mengalami overdue melalui aplikasi Go Matel R4,” jelasnya.

Aplikasi Go Matel R4 merupakan aplikasi yang bisa diunduh di Play Store dan berbasis langganan yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Di dalam aplikasi tersebut, ditampilkan data nasabah atau debitur secara detail.

Pengguna aplikasi diberikan akses gratis sebanyak tiga kali. Setelah itu, mereka harus berlangganan dengan biaya bervariasi, mulai dari Rp15 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung durasi akses aplikasi.

“Variasi biaya langganan menentukan berapa lama pengguna dapat mengakses data debitur yang ditampilkan dalam aplikasi tersebut,” tambah AKP Arya.

Ironisnya, data dalam aplikasi Go Matel R4 kerap digunakan oleh debt collector ilegal sebagai dasar untuk melakukan penarikan atau bahkan perampasan kendaraan di jalan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 32 ayat 2 jo Pasal 48 ayat 2 Undang-Undang ITE dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Selain itu, tersangka juga dijerat Pasal 65 ayat 1 jo Pasal 67 ayat 1 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Kasatreskrim Polres Gresik mengimbau masyarakat agar tidak takut menghadapi debt collector ilegal yang kerap beraksi di jalanan.

“Jangan takut melawan begal berkedok debt collector. Jika ada oknum DC yang menghentikan di jalan, tanyakan legalitasnya,” tegas AKP Arya Widjaya.

Jika terjadi pemaksaan atau perampasan kendaraan, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat 110.
Khusus warga Kabupaten Gresik, Polres Gresik juga membuka layanan pengaduan Lapor Cak Roma 0811-8800-2006 untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait praktik debt collector ilegal.

Chris-Jateng

IMG-20251220-WA0189

Pemkab Mojokerto Perkuat ETPD, Bupati Apresiasi Perangkat Daerah dan Wajib Pajak Berprestasi

Media 74@

Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelar High Level Meeting (HLM) Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang dirangkaikan dengan Pemberian Apresiasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Aston, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis, (18/12) pagi. HLM ETPD dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto, Sekretaris Daerah, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, jajaran perangkat daerah, unsur perbankan, Notaris/PPAT, aparat TNI-Polri, kepala desa, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, menegaskan, Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) merupakan instrumen penting dalam reformasi birokrasi dan penguatan kemandirian fiskal daerah. Digitalisasi transaksi, menurutnya, tidak hanya meningkatkan efisiensi dan akurasi, tetapi juga memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

“ETPD bukan sekadar tuntutan zaman, melainkan bagian dari strategi membangun tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Melalui ETPD, kita mendorong perluasan transaksi nontunai, penguatan pengawasan, serta peningkatan kepercayaan masyarakat,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Barra ini.

Gus Barra juga mengapresiasi kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Mojokerto yang dinilai konsisten melakukan inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Berkat sinergi tersebut, Kabupaten Mojokerto berhasil meraih peringkat Terbaik II TP2DD kategori kabupaten wilayah Jawa–Bali dalam Championships TP2DD Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah, menyampaikan, pelaksanaan HLM ETPD menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam rangka optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Optimalisasi penerimaan pajak daerah tidak lepas dari kolaborasi antara Bapenda Provinsi Jawa Timur dan Bapenda Kabupaten Mojokerto dalam pemungutan PKB dan opsen PKB, kerja sama dengan Notaris/PPAT dalam pemungutan BPHTB, serta peran camat dan perangkat daerah dalam pemungutan PBB-P2 dan retribusi daerah. Seluruhnya kami dorong berbasis transaksi nontunai melalui ETPD,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Mojokerto memberikan apresiasi Championship ETPD kepada lima perangkat daerah dan kecamatan dengan kinerja terbaik. RSUD Prof. Dr. Soekandar meraih peringkat terbaik I dengan uang pembinaan sebesar Rp5 juta, disusul Dinas Lingkungan Hidup sebagai terbaik II sebesar Rp4 juta, Dinas Kesehatan terbaik III sebesar Rp3 juta, Dinas Perindustrian dan Perdagangan terbaik IV sebesar Rp2 juta, serta Kecamatan Jetis sebagai terbaik V dengan uang pembinaan Rp1 juta.

Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada perangkat daerah dengan realisasi retribusi terbaik. Dinas Lingkungan Hidup meraih peringkat terbaik I dengan uang pembinaan Rp5 juta, Dinas Tenaga Kerja terbaik II sebesar Rp3,5 juta, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terbaik III sebesar Rp2 juta.

Pemkab Mojokerto juga memberikan penghargaan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Buku 1, 2, dan 3 kepada enam kecamatan terbaik, yakni Kecamatan Pungging sebagai terbaik I, Kecamatan Gondang terbaik II, Kecamatan Dlanggu terbaik III, Kecamatan Dawarblandong terbaik IV, Kecamatan Gedeg terbaik V, dan Kecamatan Jatirejo terbaik VI, dengan total uang pembinaan hingga Rp10 juta.

Untuk kategori Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), penghargaan diberikan kepada sepuluh Notaris/PPAT dengan kinerja terbaik. Juni Sulistiawati, S.H., M.Kn. meraih peringkat terbaik I dengan uang pembinaan Rp15 juta, disusul Ch. Anggia Ika Hadiwk, S.H., M.Hum. sebagai terbaik II, Dwi Rossulliati, S.H. terbaik III, Cahyani Nastiti Sselchan, S.H., M.Kn. terbaik IV, Anastasia P.S.H., M.Kn. terbaik V, Fayzer Yuhan Ramadhan, S.H., M.Kn. terbaik VI, Gema Bismantaka, S.H., M.Kn. terbaik VII, Adhi Nugroho, S.H., M.Kn. terbaik VIII, Yasanti Anjung Putri, S.H., M.Kn. terbaik IX, serta Nurul Laili, S.H. sebagai terbaik X.

Selain pemberian penghargaan, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pengundian hadiah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen PKB bagi wajib pajak yang patuh, dengan total hadiah berupa tiga unit sepeda motor Honda Vario 125, empat unit sepeda motor Honda Beat, empat unit sepeda gunung, serta lima unit televisi LED ukuran 32 inci. Pengundian dilakukan secara terbuka dan transparan serta disaksikan langsung oleh Bupati Mojokerto dan seluruh undangan.

Melalui pelaksanaan HLM ETPD dan pemberian apresiasi ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, perbankan, dan masyarakat semakin kuat, seiring dengan meningkatnya kesadaran serta kepatuhan pajak dan percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah menuju kemandirian fiskal yang berkelanjutan.

#Gun'S-Red

IMG-20251220-WA0187

Polres Jepara Lakukan Sterilisasi Gereja-gereja Jelang Ibadah Natal

Media74.id

Jepara – Polres Jepara | Dalam rangka menyambut perayaan Natal 2025, Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, menggelar sterilisasi di sejumlah gereja, Sabtu (20/12/2025).

Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Natal.

Salah satunya di Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Jepara dan Gereja Stella Maris Jepara.

Dengan menggunakan alat metal detektor dan kaca mirror, petugas memastikan tidak ada benda berbahaya atau mencurigakan yang dapat mengancam keselamatan jemaat.

Setiap sudut gereja, termasuk meja, kursi, dekorasi Natal dan perangkat lainnya diperiksa secara detail oleh tim yang terlatih.

Sementara di luar ruangan, anjing pelacak (K9) dikerahkan untuk menyisir berbagai tempat seperti parkiran, taman dan halaman.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Eko Adi Prayitno selaku Kasatgas Humas Ops Lilin Candi 2025 menyampaikan, bahwa proses sterilisasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menciptakan rasa aman bagi umat yang merayakan Natal.

“Hari ini, kami fokus sterilisasi gereja di wilayah Kota Jepara,” ujar Ipda Eko.

Selain di Jepara Kota, lanjut dia, sterilisasi juga dilakukan di seluruh gereja di wilayah Kabupaten Jepara. Ini akan dilakukan sampai menjelang ibadah Natal nanti.

“Kami ingin memastikan bahwa umat bisa melaksanakan ibadah dengan tenang dan khusyuk, tanpa ada rasa khawatir akan gangguan keamanan,” ucapnya.

“Dan masyarakat yang merayakan Natal merasa aman dan nyaman saat beribadah,” tuturnya.

Selain pengamanan jelang Natal, sambung Ipda Eko, pihak Kepolisian juga akan menjaga gereja ketika ibadah Natal dijalankan umat Kristiani. Penjagaan ketat dilaksanakan untuk menjaga keamanan gereja.

“Kami pastikan seluruh gereja akan kami beri penjagaan ketat. Supaya prosesi ibadah Natal berjalan tertib tanpa gangguan keamanan yang berarti,” tandasnya.

Kasatgas Humas Ops Lilin Candi 2025 menambahkan, bahwa pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan dan strategis guna memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Sebanyak lima Pos Pengamanan (Pospam) telah disiapkan, yakni Pos Pelayanan Pelabuhan Kartini Jepara, Pos Terpadu Alun-Alun, Pospam Gereja GITJ Kelet dan Pospam Mayong serta Pos Strong Point yang tersebar di gereja hingga obyek wisata.

Selain itu, ia juga menghimbau kepada seluruh jemaat untuk selalu waspada dan melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada petugas yang berjaga.

Dengan adanya sterilisasi ini, Polres Jepara berharap agar umat Kristiani dapat merayakan ibadah Natal dengan penuh kedamaian dan rasa aman.

Chris-Jateng

IMG-20251220-WA0121

Terkait Aplikasi ” Go Matel ” yang Digunakan Debt Collector di Gresik, Polres Gresik Gerak Cepat Amankan Empat Orang

Media74.id

GRESIK – Satreskrim Polres Gresik bergerak cepat mendalami dugaan penyalahgunaan data pribadi melalui aplikasi “Go Matel” yang digunakan oleh debt collector dalam aktivitas penagihan.

Polisi telah memeriksa empat orang saksi yang diduga terlibat dalam pembuatan dan pengelolaan aplikasi tersebut.

Empat saksi yang diperiksa masing-masing berinisial F selaku Komisaris, D sebagai Direktur Utama, R selaku Direktur, serta K, yang berperan sebagai pembuat aplikasi.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari patroli siber yang dilakukan oleh jajaran kepolisian.

"Awalnya penyelidik mendapatkan informasi terkait adanya aplikasi bernama Mata Elang yang dibuat oleh salah satu PT di wilayah Gresik. Informasi tersebut kami peroleh melalui patroli siber di media sosial,” ujar AKBP Rovan Richard Mahenu, Kamis (18/12/2025).

Berdasarkan temuan tersebut, Unit Tipidter Satreskrim Polres Gresik kemudian melakukan pendalaman dengan mengumpulkan data dan keterangan dari pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Atas dasar informasi itu, kami melakukan penyelidikan lanjutan dan mengklarifikasi empat orang yang diduga terlibat dalam pembuatan aplikasi ‘Go Matel’ yang digunakan oleh debt collector,” jelasnya.

AKBP Rovan menegaskan, proses penyelidikan masih terus berjalan guna memastikan fungsi, tujuan, serta potensi pelanggaran hukum dari penggunaan aplikasi tersebut, khususnya apabila digunakan untuk aktivitas penagihan yang meresahkan masyarakat.

“Polres Gresik berkomitmen menindak tegas segala bentuk aktivitas yang berpotensi melanggar hukum dan merugikan masyarakat,” tegasnya.

Polres Gresik mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengalami intimidasi, ancaman, atau tindakan tidak sesuai hukum yang dilakukan oleh oknum debt collector.

Masyarakat Kabupaten Gresik dapat segera melapor apabila menemukan kejadian mencurigakan melalui hotline “Lapor Cak Roma” di nomor 0811-8800-2006 atau mendatangi kantor kepolisian terdekat.

Chris-Jateng

IMG-20251220-WA0086

Kapolres Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Rinjani 2025

Media 74

Sumbawa Barat NTB – Polres Sumbawa Barat melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Rinjani 2025 dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Sumbawa Barat dan dipimpin langsung oleh Kapolres Sumbawa Barat.

Apel gelar pasukan ini diikuti oleh personel Polres Sumbawa Barat, TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, dan instansi terkait yang bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana pendukung dalam pelaksanaan Operasi Lilin Rinjani 2025.

Dalam amanatnya, Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, S.I.K menegaskan bahwa Operasi Lilin Rinjani 2025 merupakan operasi kepolisian terpusat yang bersifat kemanusiaan dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

“Operasi Lilin Rinjani 2025 bertujuan untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan Natal 2025 serta menyambut Tahun Baru 2026. Untuk itu, saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menekankan pentingnya sinergitas dan soliditas antar instansi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada pengamanan tempat ibadah, pusat perbelanjaan, lokasi wisata, serta pengaturan arus lalu lintas.

Selain itu, seluruh personel diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan.

Dengan dilaksanakannya Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Rinjani 2025 ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Ajeng-KSB

IMG-20251220-WA0090

Jamin Keamanan Nataru, Polres Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Rinjani 2025

Media 74

Sumbawa Besar, NTB - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Sumbawa resmi memulai Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi "Lilin Rinjani 2025". Dimulainya operasi ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan yang melibatkan ratusan personel gabungan lintas sektoral guna memastikan situasi Kamtibmas di Kabupaten Sumbawa tetap kondusif.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Wicaksana Laghawa 02 Polres Sumbawa pada Jumat sore, 19 Desember 2025, ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, selaku Pimpinan Apel. Hadir mendampingi pimpinan apel, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., Wakapolres Kompol Ricky Yuhanda, S.E., S.I.K., M.M., serta unsur Forkopimda dan instansi terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Sumbawa menekankan bahwa apel ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana. Fokus utama operasi adalah menjamin keamanan pada objek-objek vital dan pusat keramaian.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal bagi masyarakat. Sasaran pengamanan meliputi gereja-gereja, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara, hingga tempat wisata. Pastikan setiap tim melakukan monitoring dan patroli secara rutin agar tercipta situasi yang aman dan kondusif," tegas Wakil Bupati dalam amanatnya.

Apel gelar pasukan ini diikuti oleh sekitar 150 personel yang terbagi dalam berbagai peleton, mulai dari TNI Kodim 1607/Sumbawa, Brimob, Sat Samapta, Lantas, hingga instansi pemerintah daerah seperti Sat Pol PP, Dishub, Damkar, BPBD, Senkom, dan tim medis PSC 119.

Penyematan pita tanda operasi dilakukan secara simbolis kepada perwakilan dari TNI, Sat Lantas, Sat Samapta, dan Brimob sebagai tanda dimulainya pengamanan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polres Sumbawa.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa "Seluruh jajaran Polres Sumbawa siap bersinergi dengan instansi samping untuk mengantisipasi segala bentuk potensi kerawanan selama momen Nataru. Pengecekan pasukan secara langsung oleh jajaran Forkopimda memastikan bahwa setiap personel telah siap menjalankan tugas di lapangan." pungkasnya.

Ajeng-KSB

IMG-20251220-WA0081

Apel Gelar Pasukan Ops Lilin 2025 di Polres Bintan, Bupati Bacakan Sambutan Kapolri dalam Menjaga Keamanan dan Ķedaulatan NKRI

Media 74
Bintan – Polres Bintan bersama Pemerintah Kabupaten Bintan dan unsur terkait melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Tahun 2025 sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, di Lapangan Apel Mako Polres Bintan pada Jumat sore (19/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bintan membacakan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bagian penting dari kesiapan pengamanan nasional.

"Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025”, Sebut Bupati membacakan amanat Kapolri.

Kapolri juga menyampaikan bahwa Operasi Lilin 2025 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan sasaran prioritas pengamanan tempat ibadah, pusat perbelanjaan dan pusat keramaian, jalur serta simpul transportasi darat dan laut, terminal dan pelabuhan, objek wisata, serta lokasi perayaan malam pergantian tahun.

Selain itu, operasi ini juga difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas, pencegahan gangguan kamtibmas, antisipasi kejahatan konvensional dan terorisme, kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem, serta menjaga stabilitas ketersediaan dan distribusi kebutuhan pokok serta BBM.

Setelah apel selesai, kemudian personel melaksanakan tugas pengamanan sesuai dengan rencana operasi dan standar operasional prosedur guna memberikan rasa aman, nyaman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah kabupaten Bintan selama rangkaian Operasi Lilin 2025 berlangsung.

Siswoyo-Bintan

IMG-20251220-WA0078

Polres Bintan Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 Dalam mengawal NKRI menuju Indonesia Emas

Media 74

Bintan – Kepolisian Resor Bintan menggelar Upacara Hari Bela Negara ke-77 di Lapangan Bhayangkara Mapolres Bintan. Acara ini berlangsung dengan khidmat, yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Bintan Kompol Heri Sujati, S.H., M.H, dan dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) serta seluruh personel Polres Bintan, pada Jumat (19/12/2025).

Dengan tema, “Teguhkan Bela Negara Untuk Indonesia Maju,”. Seluruh peserta upacara mengikuti serangkaian kegiatan yang meliputi pembacaan Ikrar Bela Negara, serta penyampaian amanat Presiden Republik Indonesia.

Momentum menginspirasi dari Amanat Presiden RI yang dibacakan oleh Wakapolres Bintan selaku Inspektur Upacara, Presiden RI mengingatkan Peringatan Hari Bela Negara ke-77 ini sebuah momentum penting untuk meneguhkan komitmen kita menjaga keutuhan bangsa. Setiap tanggal 19 Desember, kita mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948, ketika Agresi Militer II mengancam keberlangsungan Republik. Peristiwa itu menjadi bukti bahwa semangat bela negara mampu menjaga Indonesia tetap berdiri.

Semangat Bersama untuk Indonesia Maju Melalui tema yang diusung, menyerukan bahwa bela negara bukan hanya tugas TNI atau Polri, melainkan kewajiban seluruh rakyat Indonesia. Dengan semangat bela negara, bangsa ini diyakini mampu mengatasi berbagai tantangan demi mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045.Kedepan nya.

Siswoyo-Bintan

IMG-20251220-WA0070

Kades Tawai Haui Klarifikasi Pemberitaan Salah Satu Media Online Terkait Pembangunan di Desa

Media 74

PURUK CAHU - Terkait dengan pemberitaan di salah satu Media Online beberapa hari yang telah berlalu, pada, Rabu (17/12/2025).

Kepala Desa (Kades) Tawai Haui, Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya (Mura), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Nadang Rusana berikan klarifikasi resmi kepada beberapa awak media baik media cetak maupun online, pada hari, Jum'at (19/12/2025) kemarin sore waktu setempat.

Saat bertandang ke Kota Puruk Cahu dan sesambil menjenguk anaknya yang kebetulan menempuh pendidikan atau bersekolah di Kota Puruk Cahu.

Pada saat bertemu dengan beberapa awak media baik cetak maupun online yang langsung menyambanginya..
Serta ditambah lagi dengan suasana santai saat itu, Kades Tawai Haui, Nadang Rusana menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan pemberitaan yang diterbitkan oleh salah satu media online.

Nadang menyampaikan, sesuai dengan apa yang disampaikannya kepada awak media terkait dengan keluhan yang disampaikan sebagian warga Desanya tersebut. Yaitu keadaan atau kondisi badan jalan Desa Tawai Haui tepatnya di Rt. 02, yang mana material timbunan badan jalannya telah muncul dikarenakan pertama kemiringan atau berbukit, sehingga apabila turun hujan menyebabkan arus atau debit arus dari guyuran pasca turunnya air hujan, mengikis material cor jalan sebelumnya.

Sehingga apabila dilintasi atau dilalui menggunakan kendaraan roda dua, menjadi licin terlebih lagi apabila setelah diguyur hujan baik ringan, sedang atau apalagi lebat.

Kembali Nadang menyampaikan, bahwa dirinya selaku Kades Tawai Haui telah menganggarkan yang sebelumnya telah disepakati melalui Musyawarah Desa (Musdes) dan dianggarkan melalui APBDes Tahun Anggaran (TA) 2025 terkait dengan Peningkatan Jalan Desa Tawai Haui, Lokasi Rt. 02 tersebut.

Serta sesuai dengan realisasi penerimaan melalui Sumber Transfer Dana Desa (DD) atau APBN yang tidak ditentukan Penggunaanya (nonEARMARK).

Pada serapan DD Tahap I untuk Desa Tawai Haui, pelaksanaan pekerjaan fisik atas Peningkatan Jalan yang dimaksud tersebut, telah terlaksana 40%.

Sementara itu untuk penyaluran DD Tahap II TA. 2025, hingga berita ini post. Masih mengalami penundaan penyalurannya, yang dikarenakan ada dikeluarkannya Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) No 81 Tahun 2025.

"Jadi sangat kurang tepat apabila ada sangkaan atau dugaan bahwa Pemerintah Desa (Pemdes) Tawai Haui melalui Kades, kurang atau tidak memberikan perhatian atau abai atas adanya keluhan dan persoalan ditingkat Desa," jelas Kades Tawai Haui kepada awak media.

Mulai dari infrastruktur jalan ataupun sarana dan prasarana serta kebutuhan lainnya di Desa agar dapat memenuhi standar pelayanan publik yang layak kepada masyarakat di tingkat Desa, khususnya Desa Tawai Haui, Kecamatan Laung Tuhup.

Masih ditempat dan waktu yang sama, Nadang pun kembali berharap kepada seluruh masyarakat Desa Tawai Haui. Apabila ada sesuatu yang ingin disampaikan atau dipertanyakan baik secara kepada dirinya maupun kepada Perangkat Desa. Agar selalu mengedepankan musyawarah."Budaya kita adalah budaya musyawarah, warisan leluhur yang wajib untuk kita jaga dan kita lestarikan," tutup Nadang Rusana sebelum mengakhiri penjelasannya kepada awak media baik cetak maupun online.

Budi Jaya-Kalteng