Pemred 74

IMG-20250705-WA0069

Polisi Amankan Seorang Ayah di Bulukumba Pelaku Kekerasan Seksual Anak Kandung

Media 74

BULUKUMBA - Personel gabungan dari Sat Reskrim Polres Bulukumba bersama Unit Reskrim Polsek Bonto Bahari bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial SY (46), warga Dusun Pompantu Desa lembanna Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulsel. SY diamankan atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak kandungnya sendiri.

Pengungkapan kasus ini bermula dari adanya informasi masyarakat yang mengetahui video curahan hati seorang perempuan di media sosial. Dalam video tersebut, korban mengungkapkan bahwa dirinya telah mengalami kekerasan seksual oleh ayah kandungnya. Video tersebut kemudian viral dan mengundang perhatian masyarakat yang akhirnya melaporkan hal itu ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak dan berhasil mengamankan terduga pelaku di kediamannya pada Senin (30/6/2025) tanpa perlawanan. Saat ini, SY telah diamankan di Mapolres Bulukumba untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Muhammad Ali, S.Sos, menyatakan bahwa korban dalam kasus ini adalah wanita berinisial ND (19). Antara korban dan terduga pelaku tinggal serumah.

" Sementara pelaku sudah kami amankan dan kasus ini akan kami tangani secara serius. Kami juga telah berkoordinasi dengan unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) serta pendampingan psikologis bagi korban,” ujar Iptu Muhammad Ali.

Perwira polisi berpangkat dua balok ini, lebih dalam menguraikan kronologis peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan dari korban, kejadiannya bermula saat keduanya kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Bonto Bahari.

"Dari keterangan yang diperoleh, lelaki SY adalah perantau ke Kalimantan. Kemudian pisah sama istrinya. Selanjutnya kembali di Bulukumba dengan membawa putrinya, ND," ujar Iptu Muhammad Ali, Sabtu (5/7/2025).

Selanjutnya, ND mengaku mendapat kekerasan seksual dari ayah kandungnya sendiri saat pulang dari Kalimantan dua tahun yang lalu atau pada 2023. Itu terus berlanjut hingga akhir Juni 2025.

Di tahun 2023 lalu, ND berusia 17 tahun dan masih berstatus sebagai anak di bawah umur. Dari keterangan korban juga, dia terpaksa melayani hasrat seksual ayahnya karena selalu diancam akan dipukul.

"Dari keterangannya, dia sudah tidak tahan lagi. Sehingga dia curhat melalui video di media sosial," jelasnya.

Kasus ini pun sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan. SY yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, kini ditahan di Rutan Mapolres Bulukumba.

Polres Bulukumba mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan melaporkan segala bentuk kekerasan, terutama yang menyangkut anak-anak dan perempuan. Kepolisian juga berkomitmen memberikan perlindungan maksimal terhadap korban serta memproses hukum pelaku sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Gun'S-Red

IMG-20250705-WA0141

Ratusan Peserta Padati Pantai Manakarra, Meriahkan Fun Run dan Jalan Santai HUT Bhayangkara ke-79

Media 74

Polda Sulbar - Pantai Manakarra, Mamuju, Sabtu (6/7/25), dipadati ratusan peserta Fun Run dan jalan santai yang penuh semangat dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79. Suasana meriah dan penuh keceriaan mewarnai perhelatan yang dibuka langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adang Ginanjar, beserta para Forkopimda dan pejabat utama Polda Sulbar.

Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan menambah semarak acara. Suasana pagi tadi meski sempat gerimis tidak menyurutkan antusiasme seluruh peserta.

Start lomba Fun Run ditandai dengan pengibaran bendera dan pelepasan balon ke udara. Seketika itu, para pelari berhamburan berlomba menuju garis finis, menampilkan semangat kompetitif yang tinggi. Lomba ini tak hanya soal kecepatan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan.

Usai Fun Run, acara dilanjutkan dengan jalan santai yang diikuti oleh Kapolda Sulbar bersama Forkopimda dan seluruh peserta. Langkah kaki yang riang mengiringi perjalanan santai di sepanjang pantai, menambah keakraban antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Tak hanya itu, senam bersama juga turut memeriahkan acara, menunjukkan semangat dan keceriaan para peserta yang begitu antusias mengikuti setiap gerakan.

Puncak kegembiraan tiba saat pengundian doorprize. Ribuan hadiah menarik telah disiapkan Polda Sulbar, menciptakan suasana penuh ketegangan dan harapan bagi para peserta.

Hadiah utama berupa sepeda motor, kulkas, dan televisi menjadi daya tarik utama, sementara ribuan hadiah hiburan lainnya menambah semarak acara. Pengundian doorprize ini menjadi penutup yang manis bagi acara yang sukses dan meriah ini, mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat Sulawesi Barat.

Acara ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara Kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Barat.

Gun's-Red

IMG-20250705-WA0164

Tak Terima Ditegur saat Pesta Miras, Dua Orang Pria di Sabedo Tewas Dianiaya

Media 74

Sumbawa Besar, NTB- Terjadi Bentrok menyebabkan Berdarah, dua orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka akibat tindak pidana penganiayaan berat menggunakan senjata tajam di Desa Sabedo, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, pada hari Sabtu (05/07/2025), sekitar pukul 02.30 WITA.

Kapolres Sumbawa AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi, S.H.,S.I.K.,M.A.P, melalui Kapolsek Utan AKP Awaluddin S.A.P., M.M.Inov, menyampaikan bahwa "Pihak kepolisian menerima informasi dari warga adanya keributan di lokasi sehingga mengganggu ketenangan warga sekitar." ucap Kapolsek.

Kejadian bermula saat Inisial ( E )dan (D) dua bersaudara warga setempat, tengah berkaraoke sambil mengonsumsi minuman keras di rumah warga berinisial ( A )bersama sejumlah warga lain Kegiatan tersebut rupanya mengganggu warga sekitar. Salah satu warga, berinisial ( S )alias (NB), datang menegur sambil membawa parang agar mereka membubarkan diri. Teguran itu memicu adu mulut dan saling tantang antara kedua belah pihak.

Tak terima ditegur,( E ) dan ( D ) pulang mengambil senjata tajam lalu kembali ke rumah ( S ) alias (NB) Namun, mereka tidak menemukan ( S ) alias (NB) di sana, justru membuat keributan di sekitar lokasi. Warga yang resah kemudian melapor ke Polsek Utan.

Menyikapi informasi tersebut, petugas yang datang ke lokasi berhasil menenangkan situasi dan meminta kelompok ( E ) dan ( D ) membubarkan diri. Personil Polsek Utan yang mendapat laporan dari warga kembali mendatangi TKP sebanyak 2 kali untuk mencegah adanya keributan yang lebih besar hingga situasi dirasa aman, Baru personil Polsek Utan kembali ke Mako.

Namun, sekitar pukul 03.00 Wita, keributan kembali pecah. ( S )alias (NB) bersama beberapa temannya dari Kecamatan Buer mendatangi lokasi mencari ( E ) dan ( D ) dengan membawa senjata tajam. Bentrokan pun tak terhindarkan. Dalam kejadian tersebut, dua orang dari pihak ( S )alias( NB) , yakni ( K ) 58 tahun dan (KM) 51 tahun tewas di tempat akibat luka senjata tajam. Sementara ( D ) mengalami luka serius dan dilarikan ke UGD RSUD Sumbawa dan ( S ) warga setempat lainnya, mengalami luka di pipi, hidung, serta lengan kiri namun sudah diperbolehkan pulang usai mendapat perawatan di Puskesmas Utan.

Setelah kejadian ( E ) sempat membuat keributan di Puskesmas Utan, namun berhasil diamankan oleh petugas dan kini ditahan di Sat Reskrim Polres Sumbawa. Sementara ( S )alias(NB) dan ( A ) masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Pihak kepolisian mengimbau untuk menyerahkan semua permasalahan ini ke pihak berwajib dan diharapkan untuk tidak melakukan aksi balas dendam. Aparat juga terus melakukan monitoring dan pendekatan kepada kedua belah pihak guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan mencegah meluasnya konflik.

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan dan pengamanan di lokasi kejadian untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Ajeng-KSB

IMG-20250705-WA0154

PT.Donny Gagal Preservasi Jalan Bukit Betabuh Diduga Abaikan Spesifikasi, PPK Bungkam‎‎

Media 74
Riau-Kuansing,- Proyek tambal sulam di ruas jalan lintas Bukit Betabuh, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kembali menuai kecaman. Warga dan aktivis menilai pekerjaan yang dilakukan PT Donny Putra Mandiri dalam program preservasi jalan nasional Muara Lembu – Batas Sumbar bukan hanya asal-asalan, tapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.‎‎

Pantauan di lapangan menunjukkan aspal yang digunakan sangat tipis, sehingga cepat rusak dan tidak tahan lama. Lebih parah lagi, permukaan jalan justru menjadi bergelombang setelah ditambal sulam, memicu kecelakaan lalu lintas di sejumlah titik.‎‎”Kalau begini hasilnya, lebih baik tidak usah dikerjakan.

Saya yakin dengan aspal setipis ini palingan beberapa minggu, sudah rusak lagi. Ini jelas proyek asal jadi,” kata Roni (35), warga sekitar.‎‎PT Donny Putra Mandiri sebagai kontraktor pelaksana, dinilai tidak profesional dan mengabaikan standar teknis yang seharusnya menjadi acuan.‎‎Ayub Kelana, Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi Penyelamat Aset Negara (Gakorpan) menegaskan bahwa proyek ini sarat kejanggalan.‎‎”PT Donny Putra Mandiri harus bertanggung jawab.

Mereka telah melabrak aturan, baik secara teknis maupun administratif. Tidak ada transparansi, dan hasil pekerjaan mereka membahayakan publik. Ini bukan proyek milik pribadi, ini uang rakyat!” tegas Ayub.‎‎

Media ini telah menghubungi Hervin Haikal, ST., M.Sc, PPK PJN Wilayah II Riau, melalui pesan WhatsApp pada Kamis, 3 Juli 2025 untuk mengkonfirmasi pelaksanaan proyek tersebut, namun hingga kini belum memberikan jawaban.‎‎Masyarakat mendesak agar Kementerian PUPR dan aparat penegak hukum segera turun tangan menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT Donny Putra Mandiri.

Mereka juga menuntut agar pelaksana proyek yang lalai diberikan sanksi tegas, demi mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Us-Riau

IMG-20250705-WA0159

Patroli Dialogis Sat Samapta Polres Sumbawa Barat Ajak Warga Kampung Bugis Jaga Kamtibmas

Media 74

Sumbawa Barat, NTB – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Sumbawa Barat melaksanakan patroli dialogis pada Sabtu dini hari, 5 Juli 2025, sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 WITA. Patroli tersebut berlangsung di wilayah Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

Dengan menggunakan kendaraan patroli roda empat, personel Sat Samapta menyusuri sejumlah titik di Kelurahan Kampung Bugis dan menyempatkan diri berdialog dengan warga yang sedang duduk santai di sekitar lingkungan setempat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, demi terciptanya suasana yang aman dan kondusif.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Zainal Abidin, S.H., menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat yang telah ikut menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.

“Melalui patroli dialogis, kami ingin menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Polres Sumbawa Barat berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Kasi Humas.

Kasi Humas juga menambahkan bahwa patroli dialogis ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat, serta membangun kedekatan antara Polri dan warga.

Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan ini antara lain terciptanya situasi wilayah yang aman dan kondusif, meningkatnya rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, serta mendukung terciptanya kondisi kamtibmas yang stabil di wilayah hukum Polres Sumbawa Barat.

Seluruh rangkaian kegiatan patroli berlangsung aman, lancar, dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Ajeng-KSB

IMG-20250705-WA0158

Bhabinkamtibmas Desa Goa Bersama Babinsa dan Pemerintah Kecamatan Jereweh Gelar Gotong Royong Bersama

Media 74

Sumbawa Barat, NTB – Dalam upaya mempererat kebersamaan serta menjaga kebersihan lingkungan, Bhabinkamtibmas Desa Goa Kecamatan Jereweh, Brigadir Lalu Zulkifli H., bersama Babinsa dan Pemerintah Kecamatan melaksanakan kegiatan gotong royong pada Jumat pagi, 04 Juli 2025, sekitar pukul 07.30 WITA.

Kegiatan gotong royong yang berlangsung di halaman depan Kantor Desa Goa ini diikuti oleh berbagai unsur, antara lain Camat Jereweh, Kapolsek Jereweh, Sekcam Jereweh, anggota Polsek Jereweh, AGR Kecamatan Jereweh, Kepala Dusun, RT, serta masyarakat setempat.

Brigadir Lalu Zulkifli H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sekaligus menumbuhkan kembali semangat kebersamaan melalui budaya gotong royong.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Zainal Abidin, S.H., mengapresiasi kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mempererat sinergi antara TNI, Polri, dan warga.

“Dengan gotong royong ini, kita tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antar warga dan instansi pemerintahan,” ujarnya.

Kegiatan berjalan aman, lancar, dan penuh semangat gotong royong dari seluruh peserta yang hadir.

“Kegiatan seperti ini mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan kekompakan yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Polri akan terus mendukung kegiatan yang memperkuat kedekatan antara aparat dan masyarakat,” ujar Kasi Humas.

Ajeng-KSB

IMG-20250705-WA0157

Polres Sumbawa Barat Gelar Nobar Wayang Kulit “Amartha Binangun” dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79

Media 74

Sumbawa Barat NTB - Masih dalam rangkaian memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Sumbawa Barat menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pagelaran wayang kulit dengan lakon “Amartha Binangun” yang diselenggarakan oleh Mabes Polri secara serentak pada Jumat malam 4/7/2025, sekitar pukul 22.00 wita sampai selesai.

Acara nobar ini dilaksanakan di ruang Vicon lantai 2 Gedung Sarja Arya Racana Polres Sumbawa Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, S.I.K didampingi Wakapolres Kompol I. Nyoman Adi Kurniawan, S.H., para Pejabat Utama Polres, serta sejumlah undangan dari paguyuban Margo Utomo.

Pagelaran wayang kulit dengan lakon “Amartha Binangun” ini menceritakan perjuangan para Pandawa dalam membabad alas dan mendirikan Kerajaan Amarta, setelah mereka tidak mendapatkan hak atas Kerajaan Astina dari Prabu Destarata. Kisah ini sarat akan nilai-nilai kepemimpinan, perjuangan, semangat gotong royong, serta filosofi kehidupan yang kuat dari budaya Jawa.

Jalannya pertunjukan semakin menarik dengan kehadiran empat dalang terkemuka: Prof. Dr. KPH. Yanto, Ki MPP. Bayu Aji Pamungkas, Mayor Laut Harso Widisantoso, dan Ipda Sri Kuncoro. Sementara itu, sejumlah seniman ternama seperti Marwoto, Dimas Tedjo, dan Endah Laras turut meramaikan panggung sebagai bintang tamu.

Kasi Humas Polres Sumbawa Barat AKP Zainal Abidin, S.H., mewakili Kapolres AKBP Zulkarnain, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan nobar wayang kulit ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga wahana memperkuat nilai-nilai budaya dan karakter bangsa.

“Pertunjukan wayang kulit ini sarat pesan moral tentang kepemimpinan, keberanian, keadilan, dan perjuangan. Nilai-nilai itu sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia dan semangat pengabdian anggota Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Semoga kegiatan ini mempererat kecintaan kita terhadap budaya sendiri dan menanamkan nilai-nilai luhur dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian,” ungkap AKP Zainal.

Polres Sumbawa Barat berharap, melalui kegiatan seperti ini, kebudayaan tradisional Indonesia tetap lestari dan mampu menjadi media refleksi diri, terutama bagi anggota Polri dalam mengemban amanah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ajeng-KSB

IMG-20250630-WA0671

Polisi Nyatakan Pembubaran Kegiatan di Cidahu Diselesaikan dengan Damai

Media 74

Jabar - Setelah viralnya informasi dugaan pembubaran kegiatan keagamaan di sebuah rumah singgah milik warga Jakarta di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Forkopimcam, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta masyarakat dan tokoh agama setempat menggelar pertemuan dialogis sebagai langkah mediasi dan penyelesaian.

Pertemuan berlangsung di Balai Desa Tangkil pada Sabtu (28/6/2025), dihadiri sekitar 80 peserta dari berbagai unsur. Isu ini bermula dari adanya aktivitas yang diduga sebagai kegiatan ibadah di rumah singgah milik Sdri. Maria Veronica Ninna, yang dipermasalahkan oleh warga karena dianggap tidak sesuai izin dan tidak adanya koordinasi dengan lingkungan sekitar.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., yang menunjukkan perhatian serius Polri terhadap stabilitas keamanan dan kerukunan masyarakat. Dalam arahannya, Kapolres menekankan bahwa kegiatan seperti ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran aparat di tengah masyarakat.

“Pada kesempatan yang berbahagia saat ini kita sudah melaksanakan musyawarah dan koordinasi bagaimana menanggapi adanya konflik antara warga yang ada di Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Saya ingin menyampaikan bahwa situasi saat ini kondusif. Konflik yang terjadi hanya karena adanya miskomunikasi dan perbedaan persepsi, dan dalam waktu cepat sudah bisa diselesaikan,” ujar Kapolres.

Ia juga menyampaikan bahwa langkah nyata telah dilakukan, termasuk keterlibatan masyarakat dalam memperbaiki kerusakan yang terjadi.
“Saat ini juga sudah ada upaya sosialisasi dan masyarakat sekitar turut aktif memperbaiki kerusakan. Siang ini kita duduk bersama dari Polres, TNI, Polri, RT/RW, Kemenag, FKUB, serta tokoh masyarakat dan agama, untuk memastikan tidak ada lagi kejadian serupa ke depan. Toleransi di Kabupaten Sukabumi sudah terbangun ke arah yang lebih baik,” lanjutnya.

Kapolres menambahkan bahwa pendekatan humanis dan komunikasi yang sehat adalah kunci membangun kepercayaan masyarakat. Ia berharap kehadiran aparat dapat dirasakan secara langsung dan membawa manfaat nyata bagi warga.

Pertemuan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting :
• Situasi Kecamatan Cidahu tetap dalam kondisi aman dan kondusif.
• Semua pihak sepakat untuk menjaga kerukunan dan mencegah terulangnya peristiwa serupa.
• Permasalahan diselesaikan secara musyawarah, tanpa dilanjutkan ke jalur hukum.
• Warga menyatakan kesediaan memperbaiki kerusakan yang terjadi.
• Pemilik rumah diminta untuk mengembalikan fungsinya sebagai tempat tinggal.
• Penegasan bahwa rumah tersebut bukan gereja, melainkan rumah singgah tanpa izin tempat ibadah.

Camat Cidahu, perwakilan FKUB, MUI, dan NU menegaskan bahwa kejadian ini bukan merupakan bentuk intoleransi, melainkan akibat dari minimnya komunikasi antara pemilik rumah dengan warga sekitar. Seluruh pihak sepakat bahwa langkah ke depan adalah membangun dialog, bukan memperbesar konflik.

Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 09.40 WIB hingga 12.45 WIB ini ditutup dalam suasana damai. Pengamanan dilakukan oleh Polsek Cidahu, TNI, Satpol PP, serta perangkat desa. Semua peserta menyepakati untuk menjaga keharmonisan dan menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah dan mufakat.
Dengan kehadiran langsung Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian dan respons cepat seluruh elemen masyarakat, peristiwa ini menjadi bukti bahwa komunikasi terbuka dan koordinasi lintas sektor dapat menjaga Sukabumi tetap damai dan toleran dalam keberagaman.

Gun's-Red

IMG-20250629-WA0249

Bupati Trenggalek Tanda Tangani Kerjasama Dengan Universitas Gyeongnam Namhae Korea Selatan

Media 74

Trenggalek - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin usai menandatangani Letter of Intent (LoI) kerja sama pendidikan dengan President University of Gyeongnam Namhae, Korea Selatan di LPK PT. Solusi Terampil Global, Mojokerto. (Foto: Dok. Humas)
Trenggalek, SMN – Bupati Trenggalek, Mochmad Nur Arifin membangun kerjasama dengan Universitas Namhae Korea Selatan. Rencananya, kerjasama yang dibangun antara Pemkab Trenggalek dengan Universitas Gyeongnam ini di sektor pendidikan.

Kerja sama keduanya diawali dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI), surat pernyataan niat kerja sama antara University of Gyeongnam Namhae dengan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) PT. Solusi Terampil Global Kabupaten Mojokerto, Rabu (25/6/2025).

Surat pernyataan kesediaan kerjasama ini berlaku paling lama 2 tahun dan nantinya akan ditindaklanjuti dengan MoU antara keduanya.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin usai menandatangani kerjasama dengan Universitas tersebut mengatakan.

“Hari ini kita melaksanakan tanda tangan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Trenggalek Dengan Universitas Gyeongnam Namhae di Korea Selatan. Jadi pendidikannya nanti dual track. Tidak hanya Degree, tapi kita lihat globalnya juga 100% lulusannya langsung terserap di bursa kerja di Korea Selatan,” ungkapnya di ruang pertemuan PT. Solusi Terampil Global.

Lebih lanjut Bupati Trenggalek mengajak kepada seluruh warga Trenggalek yang ingin meningkatkan kapasitas diri, mencari pengalaman dan juga mencari pekerjaan.

“Kita melihat Trenggalek dilihat secara khusus. Menurut pengalaman tenaga kerja Trenggalek itu etos kerjanya sangat baik dan pekerjaannya bagus,” imbuhnya.

Itu menjadi salah satu kekuatan kita sebagai warga Trenggalek. Jadi dipersilahkan bagi masyarakat yang berminat bisa menghubungi ke Dinas Tenaga Kerja maupun instansi-instansi lain yang nanti bisa membantu seluruh masyarakat.

“Harapannya bisa semakin banyak yang bergabung. Dan tadi di sini, saya ketemu banyak anak-anak Trenggalek yang ikut persiapan disini. Saya doakan semoga sukses semua,” tandasnya.

Sementara itu Young-Sik, Noh, President University of Gyeongnam Namhae, menjelaskan universitasnya berada di Provinsi Gyeongnam. Dan Gyeongnam ini merupakan pusat dari alat dan perkapalan di Korea dan pusat pesawat di Korea.

“Dengan adanya perusahaan perkapalan dan pesawat di provinsi ini, kami sedang kekurangan tenaga. Untuk itu melalui University of Gyeongnam Namhae kita ingin merekrut mahasiswa asing utamanya dari Indonesia untuk sekolah di universitas kami,” ajaknya.

Setelah menandatangani kerjasama dengan Universitas Gyeongnam Namhae, Bupati Trenggalek juga menyempatkan untuk melihat masyarakat Trenggalek yang sedang mengikuti pelatihan Bahasa Korea dan Jepang di LPK PT. Solusi Terampil Global, Kabupaten Mojokerto.

Ada sejumlah warga Trenggalek yang mengikuti pelatihan gratis sebelum diberangkatkan menjadi PMI di Korea Selatan. Tidak hanya kursus bahasa saja, PT. Solusi Terampil Global juga menyediakan pelatihan teknis, seperti pengelasan dan yang lainnya untuk dijadikan tenaga kerja di Korea Selatan.

Untuk pemberangkatan PMI, Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah bekerjasama dengan BPR Jwalita untuk membiayai tenaga kerja itu nantinya. Dengan begitu warga Trenggalek yang ingin bekerja di luar negeri melalui lembaga ini tidak bingung biaya lagi.

Gun's-Red

IMG-20250630-WA0089

Danrem Untoro Tegaskan Satuannya Senantiasa Siap Untuk Rakyat

Media 74

Madiun, - Tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini semakin kompleks. Hal ini dampak dari adanya era digitalisasi dan globalisasi.

“Di era digital dan globalisasi seperti sekarang, tantangan yang kita hadapi semakin kompleks. Mulai dari ancaman ideologi, radikalisme, narkoba, hingga konflik sosial yang disebabkan oleh perbedaan kepentingan dan informasi yang tidak tepat,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto dalam sambutannya pada Komsos dengan komponen masyarakat (Kommas) di Aula Jenderal Sudirman Makorem, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Senin (30/6/2025).

Menyikapi kondisi itu, Untoro mengimbau seluruh komponen masyarakat untuk membangun komunikasi yang sehat dan produktif. Tak kalah pentingnya juga meningkatkan kepedulian, gotong royong, dan kebersamaan untuk menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah.

Sejalan dengan itu, pihaknya dan seluruh satuan di jajarannya akan senantiasa siap berada di tengah-tengah rakyat, bersama rakyat, dan untuk rakyat.

Terkait tema yang diusung, yakni pentingnya Komsos segenap Kommas yang adaptif dan terintegrasi dalam mewujudkan ketahanan nasional yang kuat guna mendukung program pemerintah di daerah secara berkelanjutan, Untoro menilai tema itu sangat relevan dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini yang terus melanjutkan pembangunan guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Kita menyadari bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya bertumpu pada kekuatan pemerintah pusat semata, namun juga keterlibatan aktif seluruh Kommas di daerah, termasuk peran strategis TNI dalam pembinaan wilayah,” jelasnya.

Di ujung sambutannya, ia pun mengajak untuk bersama-sama menjaga integritas bangsa, memperkuat wawasan kebangsaan, serta terus mendukung kebijakan dan program pemerintah demi terwujudnya ketahanan nasional yang kokoh dan berkelanjutan.

Gun's-Red