Admin74 SUD

IMG-20251228-WA0011

Ops Lilin Candi 2025 Tim Dokkes Polres Jepara Rikkes Petugas Pospam Tempat Wisata Pastikan Kesehatan Personel

Media74.id

 

Jepara - Polres Jepara |

Operasi Lilin Candi 2025, Tim Dokkes Polres Jepara melakukan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) bagi anggota pos pengamanan strong point tempat wisata Operasi Lilin Candi 2025 di wilayah Kabupaten Jepara.

Rikkes ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel yang bertugas, baik dari Polri maupun unsur terkait, berada dalam kondisi prima selama menjalankan tugas pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Dalam rangka memastikan kesehatan dan kebugaran personel yang bertugas selama Operasi Lilin Candi 2025,” ujar Kasidokkes Polres Jepara Penata Sri Anik, Minggu (28/12/2025).

Operasi Lilin Candi sendiri difokuskan pada pengamanan tempat wisata, tempat ibadah, pusat keramaian, jalur lalu lintas, serta titik-titik strategis lainnya.

Penata Sri Anik menjelaskan, pengecekan meliputi pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, detak jantung, serta pemberian vitamin untuk menjaga stamina personel.

“Kesehatan personel adalah prioritas, karena petugas bekerja di lapangan dengan intensitas tinggi, sehingga penting untuk memastikan kondisi fisik mereka tetap bugar agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ucapnya.

Selama pemeriksaan, anggota yang mengalami keluhan kesehatan ringan diberikan penanganan langsung, seperti pemberian obat-obatan dan anjuran istirahat cukup. Tim Dokkes juga memberikan edukasi tentang pola makan sehat dan pentingnya menjaga hidrasi selama bertugas.

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Eko Adi Prayitno selaku Kasatgas Humas Ops Lilin Candi 2025 mengapresiasi upaya Tim Dokkes dalam memberikan dukungan kepada anggota di lapangan.

Ia menegaskan pentingnya peran kesehatan dalam mendukung keberhasilan operasi Lilin Candi 2025.

“Tugas pengamanan memerlukan stamina yang baik dan fokus tinggi,” kata Ipda Eko.

Dengan adanya pengecekan kesehatan ini, ia berharap anggota tetap sehat dan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Operasi Lilin Candi 2025 akan berlangsung hingga 2 Januari mendatang, dengan melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI dan instansi terkait.

Dengan dukungan penuh dari Tim Dokkes, diharapkan seluruh personel dapat menjalankan tugas pengamanan dengan optimal demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

 

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0142

Searah Kebijakan Kapolri, Polres Jepara Keluarkan Imbauan Sambut Malam Tahun Baru 2026

Media74.id

 

Jepara - Polres Jepara |

Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dalam rangka menyambut perayaan malam Tahun Baru 2026 agar dilaksanakan dengan aman, tertib, dan penuh kepedulian sosial, searah dengan kebijakan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kabupaten Jepara.

Dalam imbauannya, Polres Jepara mengajak masyarakat untuk menyambut Natal dan Tahun Baru dengan meningkatkan ibadah serta mengisi momentum pergantian tahun dengan kegiatan-kegiatan positif, memperkuat toleransi antar umat beragama, tidak melakukan konvoi maupun aksi ugal-ugalan di jalan raya, serta menghindari pesta minuman keras dan narkoba.

Masyarakat juga diingatkan untuk memastikan keamanan rumah sebelum bepergian, termasuk mematikan aliran listrik guna mencegah terjadinya musibah.

Secara khusus, Polres Jepara mengingatkan kembali agar tidak ada penggunaan petasan dan kembang api pada perayaan malam pergantian tahun.

Penegasan ini sejalan dengan kebijakan Mabes Polri yang tidak memberikan izin pesta kembang api pada malam puncak Tahun Baru 2026, sebagaimana disampaikan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

“Kami di jajaran Polres Jepara searah dan satu komando dengan kebijakan Kapolri. Untuk perayaan malam tahun baru, tidak ada izin penggunaan kembang api maupun petasan. Hal ini bukan semata-mata larangan, tetapi bentuk empati dan kepedulian kita bersama terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana,” ujar Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Eko Adi Prayitno selaku Kasatgas Humas Ops Lilin Candi 2025 mewakili Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso, Sabtu (27/12/2025).

Ipda Eko menjelaskan, kebijakan tersebut juga merupakan ajakan moral kepada masyarakat agar perayaan tahun baru dimaknai secara lebih sederhana dan bermakna, dengan memperbanyak doa serta kegiatan yang bermanfaat bagi sesama, khususnya mendoakan warga di wilayah Sumatera yang terdampak banjir dan longsor.

“Kami berharap masyarakat Kabupaten Jepara dapat memahami kebijakan ini dan bersama-sama menjaga suasana kebatinan yang sama, penuh empati dan solidaritas,” lanjutnya.

Melalui imbauan ini, Polres Jepara berharap seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif, serta menjadi momentum memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0129

Polres Jepara Siap Amankan Libur Akhir Tahun 2025 di Tempat Wisata

Media74.id

 

Jepara - Polres Jepara |

Dalam rangka meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat libur panjang Natal dan Tahun Baru, jajaran Kepolisian Resor (Polres Jepara) melaksanakan Operasi Lilin Candi 2025.

Salah satu dari operasi tersebut, yaitu dengan menggelar pengamanan di sejumlah objek wisata yang ada di Kabupaten Jepara dengan melibatkan personel Polsek jajaran.

Terlihat personel Ops Lilin Candi Polres Jepara melaksanakan pengamanan di Obyek Wisata Pantai Kartini dan Pantai Bandengan Jepara, pada Sabtu (27/12/2025).

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Eko Adi Prayitno selaku Kasatgas Humas Ops Lilin Candi 2025 mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Jepara dalam menjaga ketertiban dan keamanan.

“Salah satunya di objek wisata yang menjadi tujuan masyarakat untuk berlibur selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ujarnya.

Ipda Eko menjelaskan, bahwa tujuan operasi pengamanan tersebut dilaksanakan untuk memberikan rasa aman kepada pengunjung dan masyarakat sekitar.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama saat momen libur panjang seperti sekarang ini,” imbuhnya.

Ia pun menegaskan, bahwa dalam kegiatan itu, petugas dari Polres maupun masing-masing Polsek melibatkan personel yang siaga di sekitar area objek wisata.

Sekaligus melakukan patroli hingga memberikan imbauan kamtibmas kepada pengunjung.

“Hal ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan serta memberikan edukasi kepada masyarakat maupun pengunjung dalam menjaga ketertiban,” ucapnya.

Ipda Eko menyampaikan apresiasi atas kinerja personel Polres Jepara maupun Polsek jajaran dalam melaksanakan Ops Lilin Candi 2025.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman.

“Sebagai upaya preventif dalam mewujudkan situasi yang kondusif selama libur panjang dan perayaan tahun baru,” pungkasnya.

 

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0123

Amankan Libur Nataru, Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skuter di Ragunan dan Siagakan Layanan 110

Media74.id

 

Jakarta -

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung pengamanan di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) untuk memastikan kenyamanan warga selama libur Natal dan tahun baru. Guna memberikan rasa aman, Polda Metro Jaya mengerahkan 151 personel yang melakukan patroli jalan kaki hingga menggunakan skuter, serta menyiagakan layanan darurat call center 110 di titik-titik strategis objek wisata.

"Kami dari Polda Metro sudah menyiapkan sekitar 151 ya anggota yang kami tempatkan di taman margasatwa ini," kata Asep Edi di Ragunan, Sabtu (27/12/2025).

Polda Metro telah menyiapkan call center 110 untuk melayani kebutuhan masyarakat saat darurat. Selain itu, dia menyatakan pihaknya juga akan melakukan patroli rutin dengan jalan kaki dan naik skuter serta menyiagakan ambulans di pos pengamanan Ragunan.

"Ini mudah-mudahan bisa membantu para pengunjung apabila para pengunjung membutuhkan kita," harapnya.

Penambahan anggota juga dilakukan pada kantong-kantong parkir di area Ragunan. Termasuk pengerahan polisi lalu lintas untuk mengatur akses keluar masuk pengunjung guna mengantisipasi penumpukan kendaraan.

"Begitu pengunjung selesai, mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan lancar, tidak ada kendala satu apa pun," ucapnya.

Ditanya soal maraknya insiden pencopetan di Ragunan saat padat pengunjung, Asep Edi memastikan hingga hari ini tak ada laporan terkait itu. Dia menyebut, sepanjang libur Nataru, tidak ada peristiwa pencopetan di kawasan tempat wisata tersebut.

"Alhamdulillah, sesuai laporan dari pospam yang ada di Taman Margasatwa Ragunan ini, sampai sekarang masih zero, nol. Tidak ada pelaku-pelaku ataupun terjadinya perbuatan pencopetan atau bagaimana yang lainnya, yang terjadi di wilayah taman wisata ini. Mudah-mudahan ke depannya pun sama," terangnya.

Meski begitu, pihaknya juga selalu memberikan imbauan agar pengunjung selalu menjaga barang bawaannya. Namun Asep Edi menyebut masyarakat bisa menghubungi call center 110 jika mengalami hal-hal mencurigakan.

"Kalaupun ada, kami sudah memberikan imbauan. Pertama, para pengunjung untuk hati-hati yang bawa barang ya. Laporkan segera apabila ada hal-hal yang mencurigakan, termasuk juga segera kontak ke call center 110. Kami selalu siap untuk melayani para pengunjung," tuturnya.

Pengamanan di objek wisata tak hanya digencarkan di Ragunan, namun di lokasi lain seperti Ancol, Jakarta Utara hingga Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Dia mengatakan, pengamanan berkolaborasi dengan TNI hingga stakeholder lainnya.

"Kita dari kepolisian dibantu dari teman-teman dari Kodam Jaya, termasuk dari instansi terkait ya, juga pasti akan melaksanakan pengamanan di area tempat-tempat wisata yang ada di Jakarta ini," pungkas Asep Edi.

Gun'S - Red

1001747051_320x180

Wakapolri Tinjau Penanganan Dampak Bencana di Aceh Tamiang, Ratusan Kendaraan dan Personel Disiapkan

Media74.id

 

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri dalam mempercepat pemulihan dampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. Sejumlah langkah strategis telah disiapkan, mulai dari dukungan kendaraan operasional, pengerahan personel, hingga penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.

Dalam keterangannya, Komjen Pol Dedi Prasetyo menyebutkan bahwa saat ini Polri telah memiliki sekitar 20 kendaraan operasional, dengan tambahan dua kendaraan baru. Namun demikian, pihaknya masih terus melakukan pemenuhan kebutuhan hingga mencapai sekitar 100 kendaraan agar operasional anggota di lapangan dapat berjalan maksimal selama satu bulan ke depan.

“Kita masih terus mencari dan menyiapkan sekitar 100 kendaraan untuk mendukung operasional anggota, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan, supaya pelayanan dan pengamanan bisa berjalan secara maksimal,” ujar Wakapolri, Sabtu (27/12).

Selain kendaraan, Polri juga fokus pada percepatan pembukaan jalur logistik yang terdampak. Untuk mendukung hal tersebut, disiapkan tujuh unit alat berat berupa ekskavator, delapan unit kendaraan pendukung, serta bantuan logistik dari Wakapolri berupa sembako yang diangkut menggunakan empat truk.

Bantuan tersebut ditujukan tidak hanya untuk masyarakat terdampak dan para pengungsi, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan personel yang bertugas di lapangan.

“Bantuan logistik ini dibutuhkan baik untuk masyarakat terdampak pengungsian maupun untuk anggota yang bertugas di lapangan, agar semuanya bisa berjalan seimbang,” jelasnya.

Dari sisi penguatan personel, Wakapolri menyampaikan bahwa sejak malam sebelumnya telah tiba sekitar 100 personel tambahan, dan ke depan akan menyusul sekitar 200 personel lagi.

Dengan demikian, total sekitar 300 personel Brimob akan diperbantukan di wilayah Aceh Tamiang dan nantinya disebar ke desa-desa serta kecamatan sesuai kebutuhan di lapangan.

Dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, Polri juga memprioritaskan penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor. Hingga saat ini, sebanyak 83 sumur bor telah beroperasi dari target hampir 100 sumur yang dibutuhkan di Aceh Tamiang. Sumur bor tersebut diperuntukkan bagi rumah warga, fasilitas ibadah, titik-titik pengungsian, hingga sarana pendidikan.

“Air bersih ini sangat penting, terutama untuk rumah warga, tempat ibadah, pengungsian, dan sekolah. Anak-anak juga harus bisa kembali bersekolah, itu menjadi prioritas kami,” tegas Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Selain itu, Polri juga akan melakukan pendataan kebutuhan perlengkapan, termasuk seragam, yang nantinya akan disuplai dari Jakarta sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Untuk infrastruktur, Polri berkolaborasi dengan Brimob dan pihak terkait dalam perbaikan serta pembangunan jembatan-jembatan yang rusak akibat bencana.

“Ini kebutuhan mendesak yang harus segera saya laporkan kepada Bapak Kapolri. Apa yang bisa kami eksekusi langsung, akan segera kami laksanakan tanpa menunggu,” pungkas Wakapolri.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi Aceh Tamiang sekaligus memastikan keamanan, kelancaran distribusi bantuan, serta aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0104

Polres Bener Meriah dan Brimob Pasang Tali Sling, Pulihkan Akses Warga Pasca Bencana di Bener Meriah dan Aceh Tengah

Media74.id

 

BENER MERIAH —

Pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh pada 25 November 2025 lalu, Polres Bener Meriah bersama Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor terus melakukan upaya pemulihan akses dan fasilitas bagi masyarakat terdampak.

Pada Jumat, 26 Desember 2025, Polres Bener Meriah dan Brimob melaksanakan pemasangan tali sling sebagai jalur penyeberangan darurat bagi warga yang terisolir di tiga desa, yakni Desa Bergang, Desa Pantan Reduk, dan Desa Karang Ampar, Kabupaten Aceh Tengah.

Pemasangan tali sling dilakukan di Desa Simpang Rahmat, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah. Lokasi ini merupakan akses penghubung vital antara Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah yang sebelumnya terputus akibat rusaknya fasilitas pasca bencana.

Kapolres Bener Meriah menjelaskan bahwa tali sling yang dipasang berdiameter 18 milimeter dengan tingkat kekuatan lebih besar, sehingga aman digunakan masyarakat untuk melintas, termasuk untuk evakuasi orang sakit dan lansia.

“Pemasangan sling ini bertujuan membantu masyarakat, baik dalam hal evakuasi maupun penyaluran logistik. Proses pengerjaan telah berlangsung selama enam hari, dengan harapan sling ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk transfer logistik, termasuk hasil pertanian seperti durian dan cabai, sehingga perekonomian warga dapat kembali pulih,” ujar Kapolres.

Dengan kondisi medan yang cukup berat dan arus sungai yang masih berisiko, personel Polres Bener Meriah bersama Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor tetap bekerja maksimal demi memastikan keselamatan dan kelancaran akses masyarakat.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Simpang Rahmat, Marikul selaku Kepala Desa, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan.

“Masyarakat sangat senang dan terbantu. Sling yang dibangun sangat aman dan tebal, sehingga cocok untuk penyeberangan sepeda motor maupun pengangkutan barang-barang berat,” ungkap Marikul.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga pasca bencana alam.

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0078

Polri Salurkan Bantuan dan Kerahkan Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Banjir di Aceh Utara

Media74.id

 

Polri bergerak cepat menindaklanjuti dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara. Atas arahan langsung Kapolri, jajaran Polri turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi terdampak dan memastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera terpenuhi.

Dalam kunjungan on the spot bersama Kapolda Aceh, Bupati Aceh Utara, dan Kapolres Aceh Utara, Polri memutuskan mendistribusikan berbagai bantuan logistik, alat berat, hingga dukungan operasional kepolisian di wilayah terdampak paling parah, terutama Kecamatan Langkahan.

“Sesuai arahan dan perintah Bapak Kapolri, kami diperintahkan untuk langsung ngecek di lapangan. Dari evaluasi satu bulan ini, ada beberapa kebutuhan yang harus segera kami tindak lanjuti,” ujar perwakilan Polri saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (27/12).

Sebagai langkah awal, Polri menyalurkan paket sembako yang didistribusikan langsung oleh Bhabinkamtibmas ke masyarakat terdampak. Selain itu, tujuh unit alat berat, terdiri dari ekskavator besar, ekskavator kecil, serta dump truck, dikerahkan untuk membuka akses jalan yang terputus akibat banjir.

“Fokus kita hari ini di Kecamatan Langkahan yang kondisinya cukup berat. Akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama karena itu kunci percepatan pemulihan,” tegasnya.

Tak hanya itu, Polri juga menyiapkan bantuan air bersih untuk wilayah yang masih kesulitan akses air, sembari mendorong pembangunan air bor di beberapa titik. Kebutuhan sarana ibadah seperti seperangkat alat salat dan karpet musala turut disiapkan untuk masyarakat terdampak.

Di sektor kesehatan, hasil koordinasi dengan pemerintah daerah menunjukkan sejumlah puskesmas mengalami kerusakan berat. Menindaklanjuti hal tersebut, Polri telah berkoordinasi dengan pusat untuk pengiriman bantuan medis.

“Hari ini Jakarta sudah menyiapkan 60 koli berisi obat-obatan, alat kesehatan, dan kebutuhan medis lainnya, dan langsung kita kirim,” ungkapnya.

Sementara itu, Polsek Langkahan dilaporkan mengalami kerusakan parah dan tidak dapat digunakan sama sekali. Untuk mendukung operasional anggota, Polri menyiapkan perlengkapan kantor, kendaraan dinas, hingga tenda pengungsian.

“Untuk kendaraan roda dua, sudah tidak bisa dipakai sama sekali. Kita datangkan 20 unit motor trail dari Medan, ditambah dua mobil double cabin untuk mendukung tugas anggota di lapangan,” jelasnya.

Selain itu, sebanyak 30 tenda besar juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan pengungsi. Hingga akhir Desember, Polri berkomitmen memenuhi seluruh kebutuhan mendesak hasil evaluasi, termasuk persiapan menghadapi bulan suci Ramadan.

Polri juga mencatat adanya dua waduk yang jebol serta sejumlah jembatan putus akibat banjir. Untuk itu, pembangunan jembatan kecil dengan kapasitas di bawah satu ton akan segera dilakukan guna membuka kembali akses masyarakat.

“Yang paling dibutuhkan sekarang adalah akses jalan dan jembatan. Kalau akses terbuka, pemulihan bisa lebih cepat,” katanya.

Dalam rangka memperkuat pengamanan dan bantuan kemanusiaan, Polri juga mengerahkan tambahan 190 personel Brimob, masing-masing 100 personel di Aceh Utara dan 90 personel di Lhokseumawe, lengkap dengan peralatan pendukung.

Selain Aceh Utara, Polri juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi Aceh Tamiang yang turut terdampak cukup parah, termasuk fasilitas Polres dan asrama anggota.

“Untuk Aceh Tamiang, kebutuhan dasar anggota sudah hampir tidak ada. Kita kirim alat tidur, kelambu, selimut, hingga 450 unit magic jar dan 450 kompor gas,” ujarnya.

Polri menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pendampingan hingga seluruh operasional kepolisian berjalan normal dan beban masyarakat terdampak dapat teringankan.

“Komitmen Polri jelas, sesuai perintah Bapak Kapolri, kami harus hadir di tengah masyarakat dan memastikan penanganan berjalan maksimal,” pungkasnya.

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0095

Operasi Lilin Candi 2025, Satlantas Polres Jepara Lakukan Ramp Check Armada Bus

Media74.id

 

Jepara - Polres Jepara |

Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara melaksanakan kegiatan ramp check kendaraan angkutan umum dalam Operasi Lilin Candi Tahun 2025.

Kegiatan ramp check ini dilaksanakan bertempat di Garasi Bus Sahaalah Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Jumat (26/12/2025).

Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan keselamatan transportasi darat selama periode peningkatan mobilitas masyarakat, khususnya saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Selain Dishub, Sidokkes Polres Jepara turut dilibatkan guna melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi dan penumpang angkutan umum atau bus.

Dalam pelaksanaan ramp check, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aspek teknis kendaraan, meliputi kondisi mesin, fungsi rem, fungsi lampu, kondisi ban, serta wiper.

Tak hanya itu, kelengkapan surat-surat kendaraan dan dokumen pengemudi juga menjadi perhatian utama guna memastikan setiap armada benar-benar laik jalan.

Di sela pemeriksaan, petugas Satlantas Polres Jepara juga memberikan imbauan kepada para pengemudi agar senantiasa tertib berlalu lintas, mematuhi aturan yang berlaku, serta saling menghargai sesama pengguna jalan demi keselamatan bersama.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Eko Adi Prayitno selaku Kasatgas Humas Ops Lilin Candi 2025 mengatakan, bahwa ramp check ini bertujuan untuk meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan.

“Ramp check ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang beroperasi selama libur Natal dan Tahun Baru benar-benar dalam kondisi laik jalan. Hal ini penting guna meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas dan menekan fatalitas korban di jalan raya,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kendaraan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kesehatan, tidak memaksakan diri saat lelah, serta mengutamakan keselamatan penumpang selama perjalanan.

Pengemudi juga diingatkan untuk tidak melebihi batas kecepatan dan menghindari penggunaan ponsel saat berkendara.

Ipda Eko menambahkan bahwa kegiatan ramp check ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan Operasi Lilin Candi Tahun 2025. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat mengetahui kehadiran Polri dan instansi terkait dalam memberikan pengamanan serta pelayanan selama masa libur akhir tahun.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan, khususnya penumpang angkutan umum. Selain itu, kami ingin menumbuhkan kesadaran berlalu lintas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” pungkasnya.

 

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0019

Brimob Polri Perkuat Pemulihan Warga Padang Pariaman Melalui Penyediaan Air Bersih, Huntara dan Akses Jalan

Media74.id

 

Padang Pariaman —

Pasukan SAR Resimen III Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri melaksanakan kegiatan bantuan kendali operasi (BKO) penanggulangan bencana di wilayah hukum Polda Sumatera Barat, tepatnya di Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (26/12/2025). Sebanyak 99 personel dikerahkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

Kegiatan difokuskan pada pemasangan tenda hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak di Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung. Selain itu, personel juga mendukung operasional dapur lapangan guna memenuhi kebutuhan logistik personel dan masyarakat di lokasi bencana.

Dalam pelaksanaannya, tim SAR berhasil menyalurkan lima unit tandon air bersih, melakukan pembuatan dan perbaikan lima unit sumur—dengan satu unit masih dalam tahap pengerjaan—serta memberikan dukungan terhadap pembangunan 34 unit Huntara yang telah dimulai sebelumnya. Kegiatan normalisasi jalan di kawasan terdampak bencana juga berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam penanggulangan bencana merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab negara kepada masyarakat.

“Polri melalui Korps Brimob terus hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu pemulihan kondisi warga, baik melalui penyediaan hunian sementara, air bersih, maupun dukungan logistik lainnya,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan keselamatan dan kemanusiaan. Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mendukung proses pemulihan pascabencana.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana alam.

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0011

Sinergitas TNI–Polri Bersihkan Puskesmas Kuala Simpang Pasca Banjir

Media74.id

 

Aceh Tamiang —

Personel Satuan Brimob Polda Aceh bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan pembersihan sisa lumpur pascabanjir di Puskesmas Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (26/12/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya percepatan pemulihan fasilitas pelayanan kesehatan agar dapat kembali beroperasi secara optimal dan melayani masyarakat yang terdampak banjir.

Pembersihan difokuskan pada sejumlah ruangan dan area pelayanan puskesmas yang terendam banjir. Personel gabungan TNI–Polri tampak bahu-membahu membersihkan lumpur, sampah, serta sisa material banjir yang mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan.

Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Pembersihan ini kami lakukan untuk mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik. Kehadiran Brimob bersama TNI merupakan wujud nyata sinergi dan komitmen negara dalam membantu masyarakat pascabencana,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Brimob Polda Aceh akan terus bersinergi dengan TNI serta instansi terkait dalam mendukung upaya pemulihan wilayah terdampak banjir, khususnya pada fasilitas publik yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Sinergitas Brimob Aceh dan TNI dalam kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman, terutama pada masa pemulihan pascabencana.

Gun'S - Red