Admin74 SUD

4580f8cb-4503-468d-a6f4-f42b980dcec8

Polres Karawang Gelar Doa Bersama Tokoh Tokoh Agama Untuk Korban Bencana Di Aceh, Sumur, Sumbar Di Aula Tathya Dharaka Polres Karawang

Media74.id

Jabar

Polres Karawang menggelar Doa Bersama Lintas Agama pada Kamis, 4 Desember 2025, bertempat di Aula Tathya Dharaka Polres Karawang. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, melibatkan seluruh unsur pimpinan Polres Karawang serta para tokoh lintas agama di Kabupaten Karawang.

Wakapolres Karawang KOMPOL Rizky Adi Saputro, S.H., S.I.K. bersama Kabag SDM Polres Karawang KOMPOL Dadan Sudirman, S.H., M.H., CPHR, hadir mendampingi kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.

Turut hadir Ketua FKUB Kabupaten Karawang Dr. KH. Masykur Mansyur, M.M, para PJU Polres Karawang, personel Polres Karawang, serta tokoh-tokoh agama dari enam keyakinan, yaitu Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan Kapolda Jawa Barat. Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, dan soliditas lintas agama sebagai modal utama dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Karawang.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Doa Bersama Lintas Agama. Dalam sesi doa tersebut, para tokoh agama memanjatkan doa sesuai keyakinan masing-masing, tidak hanya untuk keselamatan dan kelancaran tugas Polri dalam menjaga keamanan masyarakat, tetapi juga secara khusus mendoakan saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah di Aceh dan Sumatra, agar diberikan kekuatan, perlindungan, dan pemulihan segera pasca bencana.

Melalui kegiatan ini, Polres Karawang berupaya mempererat hubungan dengan para tokoh agama serta memperkokoh komitmen terhadap toleransi, kepedulian sosial, dan kerukunan di masyarakat.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

“Doa Bersama Lintas Agama ini menjadi wujud sinergi Polri bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan sekaligus mengirimkan doa terbaik bagi saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra. Semoga Allah SWT memberikan keselamatan dan kekuatan bagi mereka,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penuh kehangatan, menandai komitmen bersama untuk menjaga kedamaian, toleransi, dan rasa kemanusiaan lintas religi

Gun’S- Red

IMG_1950

Polda Jabar Gelar Doa Bersama Lintas Agama Wujud Solidaritas Untuk Korban Bencana Alam Di Aceh, Sumut, Dan Sumbar

Media74.id

 

Jabar

Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggelar kegiatan Doa Lintas Agama yang bertujuan memohon pertolongan dan kekuatan Tuhan bagi korban bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) . Kegiatan tersebut diikuti oleh tokoh agama dan Pejabat Utama Polda Jabar, Kamis (4/12/2025).

Para tokoh agama yang hadir memimpin doa pada kesempatan tersebut diantaranya Drs. Rafani Akhyar, M.Si, selaku Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Jawa Barat, Pendeta Paulus Wijono, S.Th, selaku Ketua PGIW (Persatuan Gereja Indonesia Wilayah) Jawa Barat, Pastor R.P. Yohanes Surono, OSC. kemudian Pandita I Gusti Made Arya, Pandita Satirman dan Js. Sukotjo Sostro Negoro.

Acara tersebut berlangsung dalam suasana yang digambarkan Kapolda Jabar sebagai "penuh harap dan keteduhan". Dalam sambutannya, Kapolda Jabar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah sebuah momen yang strategis. Beliau menegaskan bahwa Doa Lintas Agama merupakan manifestasi persaudaraan dan kekuatan spiritual bangsa di tengah musibah.

Kapolda Jabar menyampaikan bahwa bencana alam adalah pengingat bahwa manusia adalah makhluk yang lemah, dan tanpa pertolongan Tuhan, manusia tidak berdaya. Justru dalam kelemahan itulah, lahir makna persaudaraan dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dan sesama .

Menggarisbawahi kekuatan spiritual, Kapolda Jabar menyatakan, "Dalam setiap cobaan, kita memiliki satu kekuatan yang tidak pernah padam: Doa. Doa adalah senjata orang beriman, cahaya dalam gelapnya duka, dan jembatan antara kelemahan manusia dan kekuatan Tuhan

Inti dari kegiatan ini adalah permohonan bersama. "Mari kita doakan korban bencana agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan . Mari kita doakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan, ketabahan, dan harapan untuk bangkit ," seru Kapolda Jabar.

Doa bersama ini juga diperluas untuk keselamatan petugas dan bangsa. "kita doakan para petugas, relawan, serta seluruh unsur pemerintah yang sedang bekerja keras, agar selalu diberi perlindungan dan pertolongan. Dan tentu, mari kita memohon keselamatan untuk bangsa dan negara indonesia, agar selalu berada dalam naungan tuhan, dijauhkan dari marabahaya, serta dipersatukan oleh kasih sayang dan persaudaraan." Ujar Kapolda Jabar

Kapolda Jabar menutup sambutan dengan rasa terima kasih, berharap agar pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa bangsa akan menjadi kuat bila bersatu dan memohon kepada Yang Maha Perkasa. "Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas setiap niat baik dan langkah mulia kita."

Gun’S - Red

IMG_1949

Kepedulian Terhadap Korban Bencana Alam Di Aceh, Sumut Dan Sumbar, Polda Jabar Selenggarakan Doa Bersama Antar Lintas Agama Di Aula Ditlantas Polda Jabar

Media74.id

 

Jabar

Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menyelenggarakan kegiatan Doa Bersama antar Lintas Agama sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), sekaligus memohon keselamatan bagi Bangsa dan Negara Indonesia. Acara ini bertempat di Aula Ditlantas Polda Jabar serta dibuka oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan melalui Zoom Meeting Kamis (4/12/2025).

Kapolda Jabar Irjen. Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., mengikuti kegiatan secara daring (Zoom Meeting) dari Polresta Cirebon, sementara Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., beserta Para PJU Polda Jabar dan tokoh agama hadir secara langsung di Aula Ditlantas. Kegiatan ini memiliki maksud utama untuk membangun kebersamaan dan meningkatkan toleransi antarumat beragama di Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Rudi Setiawan menyampaikan terima kasih atas kehadiran para tokoh agama dan personel, serta menggarisbawahi pentingnya acara tersebut. "Kegiatan hari ini adalah kegiatan yang strategis, saya ucapkan terima kasih sekali lagi atas kehadiran kita semua, semoga kita selalu dimudahkan dalam segala urusannya dan doa-doa kita diijabah oleh Allah SWT," ujar Kapolda Jabar.

Kapolda Jabar kemudian menyoroti tragedi yang melanda saudara sebangsa di Sumatera. "Tentunya kita masih ingat peristiwa tanggal 24-25 yang terjadi di belahan timur Sumatra, kita melihat ada gunungan air yang begitu besar yang datangnya tiba-tiba mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia dan ribuan korban harus mengungsi. Hal itu menunjukkan suatu keprihatinan bagi kita semua, oleh sebab itu kita berkumpul pada hari ini, berdoa untuk begitu besarnya kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa terhadap alam dan makhluk ciptaan-Nya," paparnya. Beliau mengingatkan bahwa manusia tidak bisa berbuat apa-apa tanpa memohon kepada Tuhan.

Kita berdoa sama-sama untuk saudara kita agar senantiasa diberikan kekuatan, kemudahan dalam melewati musibah yang tidak mudah ini. Semoga saudara kita diberikan ketabahan dan keikhlasan. Kita sebagai warga Jabar memohon kepada Allah SWT supaya kita terlindung dari segala bencana." tambahnya.

Puncak acara adalah pembacaan Doa Lintas Agama yang dipimpin oleh enam pemuka agama, yang melambangkan kerukunan sejati. Tokoh-tokoh yang memimpin doa adalah Drs. Rafani Akhyar, M.Si (Ketua FKUB Jabar) Pdt. Paulus Wijono, S.Th (Ketua PGI-W Jabar) , Pastor R.P. Yohanes Surono, OSC Pandita I Gusti Made Arya serta Pandita Satirman dan Js. Sukotjo Sostro Negoro Konghucu. Mereka memimpin doa serentak untuk memohon kekuatan bagi para korban, petugas, dan keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gun’S - Red

IMG_1948

Dalam Pidatonya Wagub Jabar Lontarkan Pernyataan Keras Pada ASN Untuk Berjiwa Bersih, Profesional, Dan Berintegritas Jangan Menjilat Demi Jabatan

Media74.id

Jabar

Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E. melontarkan pernyataan tegas saat memberikan sambutan dalam sebuah acara pemerintahan yang dihadiri ratusan aparatur sipil negara (ASN). Di hadapan forum resmi tersebut, Erwan mengingatkan bahwa mentalitas ASN harus bersih, profesional, dan berintegritas—bukan justru berlomba mencari muka demi jabatan.

Dalam pidatonya, Erwan menyoroti fenomena ASN yang hanya sibuk menyenangkan pimpinan tanpa bekerja maksimal. Ia menyebut praktik “menjilat” bukan hanya merusak etika birokrasi, tetapi juga menghambat terciptanya pelayanan publik yang berkualitas.

“ASN jangan menjilat demi jabatan. Kerja saja yang benar, tunjukkan kinerja, tunjukkan kemampuan,” tegas Erwan dalam pidatonya.

Ia menekankan bahwa jabatan bukanlah hadiah karena kedekatan, melainkan amanah yang diberikan berdasarkan kompetensi dan rekam jejak. Menurutnya, budaya tidak sehat tersebut harus dihentikan jika Jawa Barat ingin memiliki birokrasi yang kuat dan dipercaya masyarakat.

Erwan juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk kembali pada prinsip dasar pengabdian: melayani rakyat, bukan melayani kepentingan pribadi atau pimpinan tertentu.

Seruan tegas ini mendapat perhatian publik setelah cuplikan video pidato Erwan beredar di media sosial. Banyak warga yang mendukung pernyataannya, menilai langkah tersebut sebagai bentuk koreksi penting bagi birokrasi agar lebih transparan dan bebas dari budaya feodal.

Dengan pernyataan ini, Wagub Erwan Setiawan menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, bersih, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Gun’S - Red

IMG_1947

Selebgram LM Akhirnya Di Jemput Paksa Penyidik Ditsiber Polda Jabar

Media74.id

 

Jabar

Selebgram Lisa Mariana akhirnya dijemput paksa penyidik Ditsiber Polda Jabar soal kasus video syur yang menjeratnya, Kamis (4/12/2025). Lisa yang diduga terlibat terlibat kasus video syur tersebut telah lama ditetapkan jadi tersangka

Jemput paksa terhadap Lisa dilakukan karena mangkir untuk diperiksa. Sebelumnya Polda Jabar telah memanggil Lisa Mariana dan lawan mainnya dalam video syur, namun tak hadir.
Ya, panggilan yang kedua ini disertai dengan upaya jemput paksa untuk,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Bandung, Kamis (4/12/2025).

Menurut Hendra, status Lisa sendiri dalam kasus video syur ini sebagai tersangka. Hanya, sejauh ini polisi tidak melakukan penahanan terhadap Lisa. “Tidak dilakukan penahanan tehadap Lisa. Namun unsur penyidikannya sudah terpenuhi. Sudah ditetapkan tersangka,” katanya.

Untuk keputusan penahanan, penyidik masih melakukan penilaian. Tahapan saat ini adalah pemeriksaan lanjutan dan pendalaman materi kasusnya,” tandas Hendra.

Saat berita ini ditulis, Lisa masih menjalani pemeriksaan di Gedung Direktorat Siber Polda Jabar, Jalan Soekarna Hatta Bandung.*

Gun’S - Red

 

911dc480-b166-4e3c-8a86-0a811cbb98ea

Kapolres Metro Bekasi Kota Sambangi Polsubsektor Jatiwaringin Tinjau Pelayanan Lalu Lintas

Media74.id

 

Bekasi Kota.

Kapolres Metro Bekasi Kota KBP Kusumo Wahyu Bintoro, SH., SIK., MH. melakukan pengecekan pelayanan pengaturan lalu lintas di Exit Tol Jatiwaringin serta peninjauan langsung kondisi Polsubsektor Jatiwaringin, Senin (1/12/2025) pukul 07.30 WIB.

Kunjungan kerja ini turut didampingi oleh Wakapolres AKBP Bayu Pratama Gubunagi, SH., SIK., M.Si., Kabag Ops KOMPOL Agus Rohmat, SH., MH, Kasat Lantas KOMPOL Gefri Gefri Agitia, SIK., M.Si., serta jajaran pimpinan di tingkat Polsek Pondok Gede, yakni Kapolsek KOMPOL Bambang Sugiharto, S.H., M.H., Wakapolsek AKP Sri Kusnandar, dan para Kanit terkait.

Setibanya di Exit Tol Jatiwaringin, Kapolres disambut Kapolsek Pondok Gede dan jajaran, termasuk IPTU Wawan Kuswanto selaku Kapolsubsektor Jatiwaringin. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres meninjau langsung pelaksanaan tugas personel dalam pengaturan lalu lintas pada jam sibuk pagi, memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal

Usai melakukan pengecekan di lapangan, rombongan melanjutkan peninjauan ke Polsubsektor Jatiwaringin. Kapolres memeriksa secara detail kondisi bangunan, kebersihan lingkungan, kelengkapan sarana prasarana, serta kesiapan operasional dalam mendukung tugas kepolisian di wilayah Pondok Gede.

KBP Kusumo menegaskan pentingnya kesiapsiagaan personel dan kualitas pelayanan publik, khususnya di jalur padat seperti kawasan Exit Tol Jatiwaringin. Menurutnya, kenyamanan dan keamanan masyarakat merupakan prioritas yang harus dijaga secara konsisten.

 

Yusup Bahtiar

IMG_1824

Pimpin Apel Pagi Gabungan Kapolda Jabar Serukan Seluruh Jajaran Kesiapsiagaan Penuh Bantu Korban Bencana Sumatera

Media74.id

Jabar

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, menyerukan kesiapsiagaan penuh kepada seluruh jajaran saat memimpin apel pagi gabungan Polda Jawa Barat pada Senin, 1 Desember 2025, di Bandung.

Dalam amanatnya, Kapolda menekankan bahwa situasi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan kondisi darurat kemanusiaan yang harus segera mendapat dukungan nyata dari kepolisian.

Apel pagi diawali dengan doa bersama untuk para korban bencana. Kapolda mengatakan bahwa masyarakat di kawasan terdampak membutuhkan perhatian serius seluruh elemen bangsa. Ia menyampaikan harapannya agar masyarakat yang tengah berjuang menghadapi bencana diberi keselamatan dan kekuatan.

Dalam arahannya, Kapolda Jabar menjelaskan bahwa Polda Jawa Barat sudah mengirimkan bantuan sosial dengan nilai total hampir lima ratus juta rupiah. Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban masyarakat di wilayah terdampak serta mendukung penanganan bencana di lapangan.

Selain itu, Polda Jawa Barat juga menyiapkan dukungan tambahan berupa kantong jenazah dan obat-obatan sesuai permintaan dari kepolisian daerah yang terdampak bencana.

“Bantuan kita adalah bentuk empati dan solidaritas Polri kepada masyarakat,” tegas Kapolda Jabar dalam amanatnya. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan wujud kepedulian nyata yang harus terus dijaga oleh seluruh anggota Polri.

Lebih lanjut, Kapolda Jabar meminta seluruh jajaran untuk tetap siaga dan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait. Ia mengingatkan bahwa kecepatan bertindak sangat menentukan dalam upaya penyelamatan dan bantuan kemanusiaan di daerah terdampak.
“Saya meminta seluruh jajaran tetap siaga, meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, dan memastikan bahwa setiap upaya dilakukan dengan cepat dan tepat,” ujarnya.

Kapolda Jabar juga menekankan perlunya pengawasan yang terarah agar bantuan sampai kepada orang yang tepat dan sesuai kebutuhan di lapangan. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas dalam setiap langkah penanganan bencana. Ia menekankan bahwa polisi harus selalu hadir memberikan pertolongan, ketenangan, dan keselamatan bagi warga yang membutuhkan.

Menutup amanatnya, Kapolda Jabar menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel yang telah berkontribusi dalam misi kemanusiaan tersebut. Ia berharap dukungan kepolisian dapat mempercepat pemulihan masyarakat di kawasan terdampak.

"Terima kasih atas dedikasi seluruh personel. Semoga Allah SWT memberikan perlindungan dan kemudahan bagi kita dalam menjalankan tugas pengabdian,” ucapnya.

Upaya penanganan dan pemberian bantuan bagi wilayah terdampak diharapkan dapat terus berjalan efektif. Kepolisian Daerah Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menjaga kesiapan dalam menghadapi setiap situasi darurat kemanusiaan yang memerlukan kehadiran negara di tengah masyarakat

Gun’S - Red

IMG_1823

Pada Rakernis 2025 Kapolda Jabar Dukung Transformasi Penyidikan Dan Fungsi Reskrim 2025 Di Aula Dit Lantas Polda Jabar

Media74.id

 

https://media74.id/pada-rakernis-2025-kapolda-jabar-dukung-transformasi-penyidikan-dan-fungsi-reskrim-2025-di-aula-dit-lantas-polda-jabar/Polda Jawa Barat melaksanakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Reserse Kriminal Tahun Anggaran 2025 pada Selasa, 02 Desember 2025, bertempat di Aula Dit Lantas Polda Jabar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dan dihadiri para pejabat utama beserta jajaran penyidik dari Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, dan Ditresriber Polda Jabar

Rakernis tahun ini mengusung tema “Transformasi SDM Reskrim: Pedomani Manfaat, Keadilan, dan Kepastian Hukum”. Tema tersebut menjadi fondasi dalam mewujudkan penegakan hukum modern yang responsif, profesional, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolda Jabar menegaskan perlunya perubahan paradigma penyidik dari orientasi “pengamanan” menjadi “pelayanan”. Ia menekankan bahwa penyidikan adalah ruang pelayanan publik sehingga harus berjalan secara transparan dan akuntabel, Kapolda Jabar mengingatkan seluruh jajaran bahwa kepercayaan masyarakat dapat tumbuh apabila proses penegakan hukum benar-benar dilakukan secara jujur, terbuka, dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum etika, maupun moral.

Selain itu, Kapolda Jabar meminta agar penegakan hukum terus mengedepankan prinsip ultimum remedium. Ia menegaskan bahwa langkah represif tidak selalu harus menjadi pilihan pertama. Pendekatan Restorative Justice, terutama pada perkara yang melibatkan masyarakat kecil, perlu diutamakan untuk menghindari dampak sosial yang lebih luas. Walaupun demikian, Kapolda Jabar menekankan bahwa ketegasan tetap diperlukan pada perkara-perkara yang berpotensi menimbulkan kerugian besar atau mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar memberikan sejumlah penegasan penting kepada seluruh peserta Rakernis. Ia menyoroti pentingnya penguasaan hukum secara mendalam, terutama terkait KUHAP dan KUHP baru yang akan berlaku pada Januari 2026. Para penyidik diminta benar-benar memahami setiap perkembangan regulasi sehingga proses penyidikan dapat berjalan tepat, sah, dan berkualitas. Kapolda Jabar juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi tidak lagi bersifat opsional, melainkan menjadi kebutuhan utama dalam setiap pengungkapan perkara. Mulai dari pengelolaan data, analisis informasi, pelacakan digital, hingga pembuktian berbasis teknologi, semuanya harus dioptimalkan untuk mendukung proses penyidikan yang lebih cepat dan akurat.

Lebih jauh, Kapolda Jabar mengingatkan kembali bahwa penegakan hukum yang dilakukan Polri harus berorientasi pada manfaat bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyidikan tidak diukur dari seberapa banyak kasus ditangani, melainkan dari bagaimana penyidik mampu menghadirkan keadilan dan kepastian hukum tanpa hanya mengejar penyelesaian administratif.

Di akhir arahannya, Kapolda Jabar menekankan pentingnya menjaga integritas melalui pelaksanaan penyidikan yang transparan dan akuntabel. Setiap tindakan penyidik, ujar Kapolda, harus bebas dari penyimpangan, penyalahgunaan wewenang, atau praktik yang berpotensi merusak citra Polri. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan wajib dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, etika, dan moral sebagai bentuk nyata menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Rakernis Fungsi Reskrim Polda Jabar 2025 diharapkan menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Reskrim, termasuk Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, dan Ditresriber, untuk memperkuat komitmen dalam membangun kualitas penyidikan yang adaptif, humanis, dan berintegritas. Dengan transformasi SDM serta pemanfaatan teknologi yang optimal, Polda Jabar bertekad mewujudkan penegakan hukum yang semakin profesional dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.

Gun’S - Red

87264a4c-d96d-4f90-aaa2-d229d3cc2443

Pertanyakan Penahanan AAW: Audit Kerugian Negara Belum Ada, Kontrak Para Pihak Masih Berlaku

Media74.id

 

BANTEN –

Kuasa hukum AAW, Mony, mempertanyakan langkah penyidik Kejaksaan Tinggi Banten yang menetapkan kliennya sebagai tersangka sekaligus melakukan penahanan dalam perkara dugaan korupsi jual beli minyak goreng curah antara PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) dan PT Karyacipta Agromandiri Nusantara (KAN).

Dia menyebut sejumlah aspek penting belum terpenuhi untuk mengambil tindakan hukum pemidanaan
Mony menjelaskan bahwa hingga kini penyidik belum mengantongi hasil audit resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

Padahal, audit tersebut menjadi dasar utama dalam memastikan ada atau tidaknya kerugian negara dalam perkara tindak pidana korupsi. Sementara nilai kerugian negara sebesar Rp20,48 miliar yang disebutkan penyidik disebutnya masih sebatas perhitungan sementara.

“Dalam perkara tipikor, kerugian negara harus dipastikan melalui audit resmi. Tanpa itu, unsur kerugian belum dapat dianggap terpenuhi secara final,” papar Mony.

Dua juga menekankan bahwa selama proses penyidikan, AAW selalu bersikap kooperatif. Kliennya hadir dalam setiap panggilan, menyerahkan dokumen yang diminta, serta tidak menunjukkan gelagat menghilangkan barang bukti ataupun hendak melarikan diri. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa alasan subjektif untuk melakukan penahanan seharusnya dapat dipertimbangkan kembali.

Di sisi lain, Mony mengungkapkan bahwa hubungan kontraktual antara PT KAN dan PT ABM hingga kini masih berlaku. Kontrak kerja sama yang belum berakhir, menurutnya, menunjukkan bahwa persoalan yang terjadi masih berada dalam ruang lingkup hubungan bisnis. PT KAN, lanjutnya, sejak awal kontrak hingga sekarang tetap berkomitmen menjalankan kewajibannya sesuai perjanjian.
Bahkan, perusahaan tersebut telah menyatakan iktikad baik untuk menyelesaikan kewajiban pengembalian dana kepada PT ABM melalui mekanisme addendum, karena kedua belah pihak masih terikat perjanjian yang sah.

“Ketika kontrak masih berjalan dan para pihak masih berproses dalam mekanisme penyelesaian yang sah, mestinya langkah pidana tidak serta-merta ditempuh. Masih ada ruang penyelesaian secara perdata atau mekanisme bisnis yang dapat digunakan,” jelas Mony.

Dia berharap seluruh proses hukum dapat berjalan secara objektif dan proporsional, terutama mengingat masih berlangsungnya hubungan kerja sama antara kedua perusahaan serta adanya iktikad baik untuk menyelesaikan kewajiban sesuai perjanjian.
Saat ini, tim kuasa hukum masih menunggu dan mempelajari dokumen tambahan sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut berdasarkan perkembangan penyidikan.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Banten telah menahan Plt Direktur PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM), Yoga Utama, serta Direktur PT Karyacipta Agromandiri Nusantara (KAN), A.A.W, pada Senin (24/11/2025). Penahanan dilakukan terkait penyidikan dugaan kerugian negara dalam pengadaan minyak goreng curah yang ditaksir sebesar Rp20,4 miliar. (*)

Gun’S - Red

IMG-20251201-WA0066

Kapolri Dampingi Presiden Cek Lokasi Pengungsian Korban Banjir di Tapanuli Tengah mas

Media74.id

 

Sumut -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Presiden melakukan pengecekan langsung ke tempat pengungsian. Ia melihat tempat tidur sementara warga, mengecek posko kesehatan dan menyapa serta berdialog dengan masyarakat.

Usai mendampingi, Sigit mengungkapkan sejumlah instruksi tegas dari Presiden Prabowo. Di antaranya untuk segera dilakukan perbaikan jalur terputus akibat bencana alam.

"Ada beberapa hal menjadi perhatian kaitannya dengan beberapa jalur yang terputus tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan," kata Sigit.

Selain itu, Sigit menyebut, Presiden juga meminta agar memenuhi kebutuhan dasar warga. Serta, hal yang diperlukan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti Bahan Bakar Bersubsidi (BBM).

"Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam betul-betyl dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik," ujar Sigit.

Sigit menyebut, instruksi Presiden juga telah disampaikan ke seluruh instansi terkait, kementerian, lembaga, TNI, Polri dan forkopimda. Dalam menangani bencana alam memang diperlukan sinergisitas seluruh pihak.

"Saya kira seluruh kementerian lembaga, TNI, Polri, BNPB Kementerian PU, Kementerian PMK, gubernur, bupati, wali kota, semuanya sudah mendengar arahan tersebut tentunya akan segera ditindaklanjuti," ucap Sigit.

Dalam kesempatan ini, Kapolri juga bakal menyerahkan secara simbolik bantuan 'Polri untuk Masyarakat' sebanyak tujuh truk yang berisikan bahan makanan, pakaian dan kebutuhan sehari-hari.

Gun'S