Kemenbud RI Bersama Padepojan Pencak Silat Aliran Cimande PPSAC Kec. Caringin Gelar Festival Pencak Silat 2025

0
IMG-20251220-WA0068

Media74.id

 

Bogor 19-12-2025

Komitmen pelestarian budaya tradisional kembali ditegaskan melalui Festival Padepokan Pencak Silat Cimande yang digelar Persatuan Pencak Silat Aliran Cimande PPSAC Kecamatan Caringin bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Festival yang berlangsung selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu, 19–21 Desember 2025, diikuti lebih dari 320 pesilat dari berbagai daerah di Bogor dan Sukabumi. Para peserta ambil bagian dalam delapan kategori lomba pencak silat Cimande.

Tak hanya menampilkan kompetisi, festival ini juga menghadirkan beragam kegiatan kebudayaan, mulai dari pentas seni tradisional, pemutaran film dokumenter Cimande, hingga workshop penyelarasan 33 jurus pencak silat Cimande. Rangkaian acara akan ditutup dengan pagelaran wayang golek.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dijadwalkan meresmikan Padepokan PPSAC pada Sabtu 21 Desember 2025.
Peresmian tersebut menjadi puncak rangkaian festival budaya yang digelar di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Ketua Umum PPSAC, Syis Wahyudi, mengatakan bahwa pada hari peresmian juga akan dilaksanakan workshop kebudayaan Cimande yang diprakarsai Direktorat Sarana dan Prasarana Kebudayaan Kemenbud RI.

“Workshop ini difokuskan pada penyelarasan 33 jurus pencak silat Cimande sebagai upaya menjaga keaslian dan kesinambungan nilai budaya Cimande,” ujar Syis.

Pria yang akrab disapa Kang Encis ini menilai festival tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pelestarian budaya sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Menteri Kebudayaan dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Menurutnya, dukungan pemerintah pusat menunjukkan kesamaan visi dalam memajukan dan melindungi seni bela diri tradisional pencak silat Cimande.

“Budaya Cimande sudah dikenal hingga tingkat nasional dan internasional. Harapannya, masyarakat lokal khususnya generasi muda di Kabupaten Bogor semakin mencintai dan melestarikannya agar tetap hidup dari generasi ke generasi,” tegasnya.

 

Gun’S – Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *