Tahun: 2026

IMG-20260108-WA0051

Fasilitasi Pernikahan Tahanan, Polres Jepara Berikan Sentuhan Kemanusiaan

Media74.id

Jepara - Polres Jepara | Suasana haru menyelimuti prosesi akad nikah seorang tahanan Polres Jepara, Jawa Tengah, yang digelar di Masjid Jami' Kholilurrohman Mapolres setempat, pada Rabu (7/1/2026) pagi.

Keluarga pengantin tak berhenti menitikkan air mata sepanjang prosesi akad nikah yang berlangsung sekitar 30 menitan itu.

Diketahui, tahanan yang melangsungkan pernikahan yaitu FA (22) warga Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara.

Dia melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya berinisial PA (22) warga Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara.

Sedianya pasangan tersebut sudah menjadwalkan tanggal pernikahan. Namun karena FA terlibat tindak pidana kekerasan di muka umum secara bersama-sama (pengeroyokan), sehingga harus menjalani proses hukum dan ditahan di ruang tahanan Mapolres Jepara.

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Faizal Wildan Umar Rela mengatakan, bahwa pihaknya telah memberikan kebijaksanaan memfasilitasi tahanan untuk melangsungkan pernikahan di Mapolres Jepara karena setiap warga negara berhak menikah.

“Ini merupakan salah satu wujud pelayanan kami dari Polres Jepara setelah adanya pengajuan pernikahan dari pihak keluarga tahanan,” ujarnya.

Sementara itu Kasi Humas AKP Dwi Prayitna menyampaikan, bahwa proses pernikahan menghadirkan pihak penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

Selain itu, hadir pihak keluarga dan masing-masing saksi dari kedua belah pihak.

Kasihumas berharap kedua mempelai bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah. Walaupun mempelai laki-laki masih harus menjalani proses hukum akibat perbuatannya.

“Selesai akad nikah kemudian tahanan kembali dimasukkan ke ruang tahanan Mapolres Jepara,” pungkasnya.

Chris-Jateng

IMG-20260108-WA0444

APEL KHUSUS KAS KORMAR TEKANKAN PENGABDIAN TULUS PRAJURIT DAN PNS MAKO KORMAR

Media 74

*Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Jakarta).* Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan, S.E., M.M., M.Sc., CHRMP., memimpin Apel Khusus Prajurit dan PNS Mako Kormar yang digelar di Lapangan Hijau Mako Kormar, Kesatrian Marinir Jenderal KKO Ali Sadikin, Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (08/01/2026).

Mengawali masa kedinasannya, Kas Kormar memimpin apel khusus sebagai ajang perkenalan sekaligus untuk memberikan motivasi kepada seluruh prajurit dan PNS Mako Kormar.

Dalam arahannya, Kas Kormar menegaskan bahwa setiap tugas dan tanggung jawab yang diemban merupakan amanah serta kehormatan yang harus dilaksanakan dengan penuh dedikasi.

Lebih lanjut, Kas Kormar menghimbau agar seluruh personel dalam setiap pelaksanaan kegiatan dan penugasan senantiasa dilandasi keikhlasan, keimanan, dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam pengabdian.

Apel Khusus ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh prajurit dan PNS Mako Kormar untuk terus menjaga semangat juang, profesionalisme, serta loyalitas dalam mengabdi kepada Korps Marinir, TNI Angkatan Laut, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gun's-Red 

IMG-20260107-WA0075

Kebakaran Hebat Melanda PT Gudang Pijar Sukma Furniture di Jepara, Asap Hitam Membubung dan Warga Panik

Media74.id

Jepara- Kebakaran hebat melanda gudang produksi PT Pijar Sukma Furniture di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Selasa sore (6/1/2026). Kobaran api yang membesar dengan cepat disertai asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit, menciptakan suasana mencekam dan menyedot perhatian ratusan warga sekitar.

Kanit Turjawali Polres Jepara, Ipda Eko Sutrisno, yang berada langsung di lokasi kejadian, melaporkan bahwa kebakaran terpantau sekitar pukul 17.53 WIB di kawasan perempatan Kecapi arah timur menuju Lebak, Kecamatan Pakisaji.

“Kami mengimbau masyarakat Jepara, khususnya pengguna jalan yang hendak menuju ke arah Lebak maupun dari Kecapi, agar menghindari jalur tersebut sementara waktu demi keselamatan,” tegas Ipda Eko Sutrisno di lokasi kejadian.

Api dengan cepat merambat bangunan gudang produksi yang diduga berisi material mudah terbakar. Suara letupan beberapa kali terdengar dari dalam bangunan, memperkuat dugaan adanya bahan produksi yang memicu cepatnya kobaran api. Sebagian atap gudang runtuh, membuat warga hanya bisa menyaksikan dari jarak aman.

Kepulan asap tebal bahkan terlihat dari jarak lebih dari satu kilometer, membuat warga berdatangan secara spontan. Ratusan orang tampak berkerumun di sekitar lokasi, baik dari lapangan belakang gudang maupun tepi Jalan Raya Kecapi, sebagian untuk memastikan sumber asap, sebagian lainnya menyaksikan langsung amukan si jago merah.

Gudang PT Pijar Sukma Furniture sendiri berada di kawasan Prapatan Tuyem, RT 41/RW 7, Desa Kecapi, dengan tembok pembatas setinggi sekitar tiga meter, sehingga menyulitkan upaya pemadaman dari luar area.

Menurut keterangan warga setempat, asap pertama kali terlihat saat aktivitas pabrik telah berakhir dan karyawan sudah pulang.

“Awalnya asap dulu yang kelihatan. Waktu itu karyawan sudah bubar karena memang sudah jam pulang. Tidak lama kemudian api langsung membesar,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Petugas Pemadam Kebakaran segera tiba di lokasi dan berjibaku memadamkan api, dibantu warga sekitar. Mobil damkar keluar masuk area pabrik, sementara selang air digelar dari berbagai sisi untuk mengisolasi titik api agar tidak merembet ke bangunan lain. Namun, proses pemadaman sempat terkendala konstruksi bangunan yang tertutup rapat serta material seng dan baja ringan.

Warga memperkirakan kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, dan pada pukul 17.00 WIB api sudah dalam kondisi besar dan sulit dikendalikan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun total kerugian materiil, dan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Ipda Eko Sutrisno menegaskan bahwa aparat kepolisian tetap siaga di lokasi untuk pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta memastikan keselamatan masyarakat sekitar.

“Kami terus berada di lokasi untuk pengamanan dan pengaturan. Terima kasih kepada masyarakat yang tetap tertib dan membantu sesuai kemampuan,” pungkasnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kebakaran bukan sekadar musibah materi, melainkan ancaman serius bagi keselamatan manusia dan lingkungan sekitar.

Chris-Jateng

IMG-20260107-WA0078

Polisi Lakukan Operasi Miras di Jepara yang Berkedok Warung atau Toko Kelontong

Media74.id

Jepara - Polres Jepara | Dalam upaya menciptakan ketertiban dan keamanan diwilayah Kabupaten Jepara, Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, melalui Polsek jajaran kembali menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) berupa patroli dan penertiban peredaran minuman keras ilegal yang berkedok warung atau toko kelontong, pada Selasa (6/1/2026).

Terlihat, ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merk di empat lokasi pun berhasil disikat petugas kepolisian.

Pengamanan tersebut, setelah petugas kepolisian dilapori warga terkait peredaran miras yang semakin masif.

Dengan adanya tindakan ini, peredaran miras diharapkan bisa berkurang dan membuat warga sekitar tenang.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, bahwa pengungkapan miras tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan warga melalui layanan Call Center 110 Polri dan pesan WhatsApp Siraju di nomor 08112894040.

Kegiatan razia tersebut menyasar peredaran minuman keras dengan melakukan pemeriksaan di warung yang diduga menjual minuman keras.

”Pengungkapan ini sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, kami mendapati 125 minuman beralkohol di warung-warung maupun toko kelontong milik warga di Kecamatan Tahunan, Kembang, Mlonggo dan Jepara Kota,” ujarnya.

Setelah dilakukan penyitaan, seluruh miras tersebut diamankan di Polres Jepara untuk dilakukan tindakan lanjutan berupa pemusnahan.

Selain itu, Kasihumas AKP Dwi juga mengapresiasi hal tersebut. Menurutnya, aparat harus bertindak cepat merespon aduan masyarakat.

”Inilah yang diharapkan masyarakat, ketika ada informasi ataupun laporan dari masyarakat dapat ditindaklanjuti,” ucapnya.

Ia menambahkan, kegiatan razia miras secara rutin di wilayah Kabupaten Jepara untuk menekan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

”Kami akan terus meningkatkan razia untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan akibat minuman keras,” imbuhnya.

Chris-Jateng

IMG-20260104-WA0322

Polres Jepara Perkuat Keamanan Wisata, KRYD Jadi Upaya Nyata Jaga Kamtibmas Saat Libur Nataru

Media74.id

Jepara - Polres Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, terus menyiagakan personel pengamanan di sejumlah objek wisata selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan berupa patroli dialogis dan sapa warga di kawasan objek wisata guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berlibur.

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan pengamanan di lokasi-lokasi wisata dan objek vital yang diperkirakan mengalami lonjakan pengunjung selama libur Nataru.

Selain pengamanan, Polres Jepara juga mengedepankan upaya preventif melalui imbauan kepada masyarakat.

“Personel kami siagakan di tempat-tempat wisata untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami juga mengimbau kepada para orang tua agar selalu waspada dan mengawasi anak-anaknya, terutama saat berada di wahana air,” ujar AKP Dwi di Mapolres Jepara, Minggu (4/1/2025).

Sejumlah destinasi wisata yang menjadi fokus pengamanan Polres Jepara meliputi taman nasional Karimunjawa, Pulau Panjang, Air Terjun Jurang Nganten, Pantai Benteng Portugis, Pantai Bandengan, Pantai Kartini, Pantai Teluk Awur, Hutan Wisata Sreni dan berbagai obyek wisata yang tersebar di Kabupaten Jepara.

Kasihumas menegaskan, pengawasan orang tua sangat penting, khususnya di area wahana air. Ia menyebutkan, pada momentum liburan kerap terjadi insiden kecelakaan yang berawal dari kelalaian pengawasan terhadap aktivitas anak.

“Sudah banyak kejadian saat libur panjang, anak-anak menjadi korban karena kurangnya pengawasan orang tua di wahana air. Kami berharap hal tersebut tidak terjadi di Jepara,” tegasnya.

Selain itu, Polres Jepara juga mengimbau para pengunjung objek wisata agar tetap waspada terhadap barang bawaan pribadi. Menurutnya, tindak kejahatan seperti pencopetan, penjambretan, hingga penipuan dengan modus gendam kerap terjadi di lokasi-lokasi yang ramai pengunjung.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan selama libur Nataru dengan mematuhi aturan dan arahan petugas di lapangan. AKP Dwi menegaskan, Polres Jepara siap memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Polres Jepara hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” pungkasnya.

Chris-Jateng

IMG-20260105-WA0366

Terluka Parah Saat Amankan Demo Ricuh, Polisi di Jepara Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Media74.id

Jepara - Polres Jepara | Momen istimewa berlangsung khidmat di halaman Mapolres Jepara, pada Senin (5/1/2026) pagi.

Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Periode 31 Oktober 2025 digelar untuk memberikan penghargaan kepada anggota Polsek Pakis Aji, Brigadir Zachwan Maulana.

Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso serta dihadiri Wakapolres Jepara Kompol Edy Sutrisno, pejabat utama, Kapolsek dan seluruh personel Polres Jepara.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan keberaniannya, Brigadir Zachwan Maulana kini resmi menyandang pangkat Bripka (Brigadir Polisi Kepala). Kenaikan pangkat luar biasa tersebut diberikan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta ditetapkan melalui surat telegram Kapolri dan surat Kapolda Jateng.

Dalam sambutannya, Kapolres Jepara AKBP Erick menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara terhadap personel yang menunjukkan pengabdian luar biasa.

“Kenaikan pangkat luar biasa pagi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, keberanian, serta pengorbanan yang telah ditunjukkan personel saat bertugas pengamanan aksi unjuk rasa pada Sabtu, 30 Agustus 2025 di wilayah hukum Polres Jepara,” ujarnya.

AKBP Erick juga mengingatkan bahwa pangkat bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan secara moral. “Jadikan momen ini sebagai wahana introspeksi diri, agar kita selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi,” tambahnya.

Sementara itu, Bripka Zachwan Maulana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan Polri, khususnya Kapolres Jepara beserta jajaran, atas perhatian dan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa ini,” ucapnya.

Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, bersikap profesional, dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Upacara KPLB berlangsung lancar dan penuh khidmat. Usai acara, seluruh peserta upacara memberikan ucapan selamat kepada Brigadir Zachwan Maulana. Kenaikan pangkat ini tidak hanya menjadi catatan penting dalam kariernya, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Jepara untuk terus mengabdi dengan dedikasi terbaik kepada masyarakat.

Selanjutnya, kegiatan pun dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada pemenang lomba video kreatif dalam rangka Operasi Lilin Candi Polres Jepara.

Chris-Jateng

IMG-20260105-WA0444

Respon Cepat Laporan Warga Via Call Center 110, Tim Patroli Siraju Polres Jepara Bubarkan Pesta Miras

Media74.id

Jepara - Polres Jepara | Tim Patroli Presisi Siraju Polres Jepara, Polda Jawa Tengah, kembali membubarkan pesta miras yang dilakukan belasan pemuda di kawasan Kelurahan Bulu, Kecamatan Jepara Kota, pada Minggu (4/5/2025) dini hari.

Sebanyak 17 pemuda yang terlibat kemudian diamankan, lalu didata dan diminta membuat surat pernyataan. Mereka kemudian diberi pembinaan di Mapolres Jepara.

Langkah cepat dari Polres Jepara bermula ketika ada laporan masyarakat melalui WhatsApp Siraju (08112894040) dan Call Center 110 Polri kegiatan sekolompok pemuda di salah satu rumah yang berada di kawasan Kelurahan Bulu.

Personel Polres Jepara yang tengah melakukan patroli rutin sebagai kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) langsung menuju ke lokasi yang disampaikan masyarakat.

“Tim Patroli Siraju langsung menuju ke lokasi, dan benar di lokasi tersebut didapati belasan anak muda yang sedang pesta miras,” ujar Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna.

Belasan pemuda yang didapati tengah asyik mengkonsumsi minuman keras (miras) di kawasan Kelurahan Bulu, lanjutnya kemudian diamankan.

Anggota Tim Siraju langsung melakukan pengecekan serta memeriksa lokasi. Hasilnya ditemukan barang bukti empat botol miras.

“Untuk memberi efek jera, para pemuda yang terlibat pesta miras kita amankan dan dilakukan pembinaan,” jelas AKP Dwi.

Lanjut Kasi Humas, Pembinaan mengenai bahaya miras, sering kali terjadinya tindak kejahatan dan perbuatan pidana karena dipicu mengkonsumsi miras.

Untuk memastikan situasi kondusif, Tim Patroli Siraju melanjutkan patroli antisipasi aksi balap liar di wilayah SPBU Kalitekuk Tahunan hingga jalan raya Rengging-Pecangaan.

Atas kejadian tersebut, Kasihumas AKP Dwi pun mengimbau kepada orangtua untuk selalu mengawasi secara ketat pergaulan anak-anak yang keluar rumah lebih dari pukul 21.00 WIB.

“Semua itu mengantisipasi maraknya kenakalan remaja termasuk aksi tawuran, pergaulan bebas, pesta miras, penyalahgunaan narkoba, hingga balap liar,” pungkasnya.

Chris-Jateng

IMG-20260102-WA0531

Waspadai Lonjakan Pengunjung Saat Libur Nataru, Kapolres Jepara Cek Obyek Wisata

Media74.id

Jepara - Polres Jepara | Dalam rangka libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jepara AKBP Erick Budi Santoso terus menggiatkan patroli wilayah sekaligus memantau sejumlah objek destinasi wisata yang berada di Kabupaten Jepara.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama jajaran pejabat utama mengunjungi sejumlah obyek wisata, seperti Pantai Kartini, Pelabuhan Penyeberangan ke Karimunjawa dan Pantai Bandengan Jepara, pada Jumat (2/1/2026).

Saat ditemui usai kegiatan, Kapolres Jepara mengatakan, “Selain memastikan kondusifitas keamanan, kami menggelar kegiatan patroli dan pengecekan sekaligus memberikan imbauan Kamtibmas guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat saat menikmati libur Nataru,” ujarnya.

“Patroli dan pengecekan ini dilakukan guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat saat menikmati libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ujar AKBP Erick.

Mantan Kapolres Banjarnegara ini menuturkan, pengecekan ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan. Seiring dengan jumlah pengunjung yang diprediksi akan meningkat selama liburan Natal dan Tahun Baru.

“Mengingat obyek wisata pantai yang berada di Kabupaten Jepara sendiri menjadi daya tarik wisatawan,” sambungnya.

Berkaitan hal tersebut, lanjut AKBP Erick menjelaskan, Polres Jepara telah menerjunkan personelnya guna memberikan rasa aman bagi pengunjung, tidak lupa memberikan imbauan kamtibmas dan keselamatan kepada pengunjung.

“Pantai di Jepara menjadi salah satu tujuan wisata setiap kali ada momen libur panjang. Kami dari Polres Jepara tentunya melaksanakan penjagaan di pos – pos pantau obyek wisata yang telah kami siapkan dan memberikan perhatian khusus terhadap keamanan dan kenyamanan lokasi wisata, dengan harapan para pengunjung merasa senang dan nyaman berkunjung ke wilayah kami,” jelas Kapolres.

“Selain Patroli, kami juga melakukan dialog dengan pengunjung untuk menyampaikan pesan kamtibmas antara lain tentang kewaspadaan terhadap barang bawaan dan kewaspadaan berwisata,” terangnya.

AKBP Erick juga menambahkan, bahwa selain melaksanakan pengamanan, Polres Jepara juga melaksanakan patroli dan pengamanan ke obyek-obyek wisata lainnya untuk menjaga situasi keamanan dan memberikan imbauan agar selalu jaga keselamatan dan keamanan dalam berwisata.

Adapun sejumlah tempat wisata di Kabupaten Jepara meliputi Taman Nasional Karimunjawa, Pulau Panjang, Air Terjun Jurang Nganten, Pantai Benteng Portugis, Pantai Bandengan, Pantai Kartini, Pantai Teluk Awur, Hutan Wisata Sreni dan lain sebagainya.

Chris-Jateng

IMG-20260102-WA0082

Kapolri Tinjau Aceh Tamiang, Targetkan Sekolah Bisa Segera Beroperasi

Media74.id

Aceh - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan kegiatan pembersihan SMP Swasta Islam, TK Bhayangakari, Aspol Polsek Kota Kuala Simpang dan melihat rencana lokasi pembangunan hunian tetap dan sementara oleh Polri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Dalam tinjauannya, Sigit menegaskan bahwa, Polri bersama masyarakat dan pihak sekolah mengejar target untuk fasilitas pendidikan tersebut bisa segera beroperasi pada tanggal 5 Januari 2026, setelah diterpa bencana alam beberapa waktu lalu.

"Harapan kita khusus untuk sekolah-sekolah, tanggal 5 Januari akan masuk. Harapan kita khusus untuk sekolah, bisa kita pembersihan dengan cepat. Sehingga nanti tanggal 5 sudah bisa beroperasional," kata Sigit di Aceh Tamiang, Rabu (31/12/2025).

Menurut Sigit, di Aceh Tamiang sendiri ada 38 sekolah yang dilakukan pembersihan. Sigit berharap dengan adanya gotong royong polisi dan warga ini, anak-anak bisa segera kembali ke kursi sekolah.

"Kita kejar disisa waktu yang ada," ujar Sigit.

Selain itu, Sigit juga ingin memastikan rencana lokasi pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) oleh Polri untuk masyarakat yang terdampak bencana alam.

"Yang jelas kita ingin pastikan bahwa ada progres terkait kegiatan di Aceh Tamiang khususya mulai dari progres terkait kegiatan aktivitas terkait progrees pembersihan, pembangunan huntap atau huntara," ucap Sigit.

Untuk di Aceh Tamiang, Polri sendiri sudah mengerahkan sejumlah alat berat. Selain itu, sebanyak 1.102 personel kepolisian dikerahkan untuk membantu dan penanggulangan terkait bencana di wilayah tersebut.

Sigit menekankan, Polri bakal terus berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).

"Ya tentunya kita harus pastikan bahwa proses mulai dari pascabencana, rekonstruksi sampai pada dengan nanti relokasi dan juga pengaktifan secara normal, kita juga tentunya Polri bersama-sama masyarakat dan stakeholder yang lain," tutup Sigit.

Chris-Jateng

IMG-20260102-WA0078

Bandung Masih Dipadati Wisatawan, Polda Jabar Perketat Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas

Media 74

Kota Bandung - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., memberikan update situasi terkini keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kondisi lalu lintas pada Kamis, 1 Januari 2026. Update tersebut disampaikan langsung dari pusat Kota Bandung.

Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menjelaskan bahwa hingga saat ini arus lalu lintas di Kota Bandung masih terpantau cukup padat, terutama di sejumlah persimpangan lampu merah. Kepadatan terjadi karena masih banyak masyarakat dari luar kota yang memilih bertahan di Bandung untuk berwisata maupun menginap, meskipun sudah memasuki hari kerja.
“Posisi kita saat ini berada di pusat Kota Bandung. Arus lalu lintas di dalam kota masih cukup padat, khususnya di persimpangan. Pengamanan difokuskan di pusat perbelanjaan, lokasi wisata, dan penginapan,” ujar Kombes Hendra.

Ia mengungkapkan, tingkat hunian hotel di Kota Bandung masih berada di atas 60 persen. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga satu minggu ke depan. Sementara itu, pergerakan arus kendaraan diprediksi relatif berimbang, baik dari arah Jakarta menuju Bandung maupun sebaliknya.
“Terdapat dua perkiraan puncak arus. Hari Jumat arus dari Bandung menuju Jakarta mulai meningkat, sementara arus yang sebelumnya keluar dari Bandung diperkirakan akan kembali. Sehingga kondisinya relatif berimbang,” ujar Kombes Hendra.

Untuk mengantisipasi kepadatan di kawasan wisata, Polda Jabar bersama jajaran melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional, terutama di kawasan Ciwidey dan Lembang yang masih menjadi tujuan favorit wisatawan. Rekayasa lalu lintas dilakukan melalui sistem one way dan contraflow dengan durasi yang disesuaikan kondisi lapangan.
“Kami terapkan one way dengan durasi efektif sekitar 20 hingga 30 menit. Ini kami lakukan agar masyarakat tidak terlalu lama tertahan dan tetap merasa nyaman. Untuk wilayah Lembang hingga Tol Pasteur, saat ini masih efektif menggunakan contraflow,” ujarnya.

Terkait pengamanan, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menegaskan bahwa meskipun Operasi Kepolisian secara resmi berakhir pada 2 Januari 2026, pengamanan tetap ditingkatkan hingga awal pekan depan. Sebanyak kurang lebih 15.000 personel dikerahkan, terdiri dari 2.000 personel Polda Jabar dan 13.000 personel dari jajaran kewilayahan.
“Pengamanan tetap berjalan rutin dan ditingkatkan hingga hari Senin. Setiap hari kami melaksanakan apel dan evaluasi,” ujar Kombes Hendra.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Jabar juga menyampaikan bahwa data kecelakaan lalu lintas selama masa pengamanan menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, pihaknya tetap menyampaikan empati kepada para korban kecelakaan, yang sebagian besar terjadi di kawasan wisata.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan yang beraktivitas di perairan seperti laut dan sungai, agar mematuhi larangan yang telah ditetapkan petugas.
“Walaupun menggunakan pelampung, apabila sudah dilarang jangan masuk ke area perairan. Jika cuaca mulai gelap atau turun hujan, segera lakukan evakuasi ke tempat yang aman,” ungkapnya.

Selain itu, Polda Jabar juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), peredaran narkoba, serta kecelakaan lalu lintas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan, serta mematuhi aturan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan,” tutup Kombes Hendra.

#Gun'S-Red