Tahun: 2025

IMG-20250428-WA0205

Kapolres Sumbawa Barat Pimpin Konferensi Pers Ungkap Kasus Narkoba

Media74.id

Sumbawa Barat, NTB – Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnain, S.I.K., memimpin konferensi pers terkait pengungkapan kasus tindak pidana narkotika selama 4 bulan terakhir (periode Januari s.d.April) tahun 2025 yang bertempat di Aula Endra Dharma Laksana Polres Sumbawa Barat.

Turut mendampingi Kapolres dalam kegiatan tersebut Kabag Ops, AKP I Dewa Gede Wija Astawa, S.H., Kasat Resnarkoba, Iptu I Made Mas Mahayuna, S.H., M.H., Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, perwakilan Sat Pol PP Sumbawa Barat, perwakilan Kesbangpol Sumbawa Barat, pengacara, Edwin, S.H., perwakilan HMI Sumbawa Barat, serta dihadiri oleh awak media, baik media cetak maupun media daring di Kabupaten Sumbawa Barat.

Dalam konferensi pers tersebut, AKBP Zulkarnain menyampaikan bahwa sejak bulan Januari hingga April 2025, Polres Sumbawa Barat berhasil mengungkap 20 kasus tindak pidana narkotika, dengan jumlah tersangka sebanyak 24 orang (laki-laki 23 orang dan perempuan 1 orang) Jumlah barang bukti yang disita secara keseluruhan yakni 224,45 gram sabu-sabu dan 2 pohon ganja.

“Dilihat dari jumlah pengungkapan, Polres Sumbawa Barat cukup berhasil dalam upaya pemberantasan peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat. Namun, kami tidak berpuas diri dan akan terus mengikis serta menindak tegas para pelaku peredaran narkoba yang sangat membahayakan ini,” tutur AKBP Zulkarnain.

Polres Sumbawa Barat tidak pandang bulu, siapapun yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba akan ditindak tegas. “Tidak ada ruang bagi para pelaku tindak pidana narkoba Akan kami tindak tegas, tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Dari keseluruhan jumlah tersangka berdasarkan data, terdapat 3 orang yang saat dilakukan penangkapan masih menjalani bebas bersyarat artinya sudah dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) namun tetap menjalani wajib lapor sampai dinyatakan selesai masa hukuman/bebas bersyarat.

Artinya dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak mudah bagi para pelaku tindak pidana narkoba untuk menghentikan perbuatannya. Oleh karena itu, Kapolres berharap adanya peran serta masyarakat dalam pemberantasan tindak pidana narkoba, baik melalui pemberian informasi kepada petugas maupun dalam pembinaan dan pengawasan di lingkungan masyarakat.

“Penting peran serta masyarakat dalam pemberantasan tindak pidana narkoba maupun dalam pembinaan di masyarakat, agar kampung bebas dari peredaran maupun penyalahgunaan narkoba. Baik melalui pemberian informasi tentang indikasi adanya peredaran atau penyalahgunaan narkoba, maupun partisipasi dalam upaya pencegahan,” harapnya.

Menjawab pertanyaan media tentang komitmen Polres Sumbawa Barat apabila ada anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan narkoba, orang nomor satu dengan pangkat melati dua di pundaknya ini menegaskan tidak akan menutup-nutupi apabila ada anggotanya yang terlibat. Ia memastikan akan ditindak tegas.

“Tidak pandang bulu bagi pelaku tindak pidana narkoba. Saya sudah sering peringatkan kepada seluruh anggota agar menjauhi dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Jika ada yang terbukti, akan saya tindak, baik melalui proses sidang disiplin maupun kode etik,” tegas Kapolres.

Usai konferensi pers, dilakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana berupa sabu-sabu dan ratusan botol minuman beralkohol (miras) hasil Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) 2025.

Gun's-Red

IMG-20250428-WA0113(1)

Polsek Sekongkang Bersama Tim Basarnas dan Rescue PT.AMNT Serta Masyarakat Evakuasi Korban Terseret Ombak di Pantai Buatin Talonang Baru

Media Tujuh Empat

Sumbawa Barat NTB - Setelah hari kedua pencarian korban terseret ombak di pantai Buatin Desa Talonang Baru Kecamatan Sekongkang Tim gabungan Basarnas, Rescue PT. AMNT dan Polsek Sekongkang berhasil menemukan dan mengevakuasi korban dalam keadaan tak meninggal dunia dan mengapung di perairan Buatin Desa Talonang Baru Sekongkang, Minggu 28/4/2025 sekitar pukul 14.30 wita.

Diketahui korban bernama MUNAWIR GAZALI, 27 th yang beralamat di Dusun Karya Baru, Desa Pada suka Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa bersama satu rekannya ALDI 20 tahun alamat Desa Talonang Baru Kecamatan Sekongkang pada hari Sabtu 26 April 2025 sekitar pukul 14.00 wita mencari Mandak ( hasil laut ) bertempat di Pantai Buatin Desa Sekongkang.

Siang itu saksi ALDI melihat MUNAWIR GAZALI keasikan menangkap Mandak hingga agak ke tengah laut, tiba - tiba ada ombak besar datang sehingga menggulung MUNAWIR GAZALI, melihat besarnya ombak saksi tidak berani ke tengah untuk menolong korban meski ada teriakan dari korban minta tolong, akhirnya saksi lari ke kampung minta pertolongan warga.

Mendapat laporan dari ALDI selanjutnya masyarakat datang ke pantai Buatin melakukan pencarian korban dan melaporkan ke Polsek Sekongkang, selanjutnya Tim Resque PT. AMNT dan pihak Polsek Sekongkang bersama masyarakat melakukan pencarian korban hingga sore hari dihentikan mengingat sudah malam serta ombak semakin besar.

Pencarian dilanjutkan pada Minggu 27 April 2025 oleh Tim gabungan Basarnas, Rescue PT. AMNT dan Bhabinkamtibmas Desa Talonang mulai pukul 07.30 wita dengan menggunakan perahu karet alhasil sekitar pukul 14.30 wita korban ditemukan sudah mengapung di perairan sekitar pantai Buatin dan berhasil dievakuasi oleh Tim ke gabungan yang melakukan pencarian, terang Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, S.I.K melalui Kasi Humas AKP Zainal Abidin, S.H kepada awak media.

"Alhamdulillah setelah hari kedua pencarian oleh Tim gabungan akhirnya korban ditemukan dan bisa dievakuasi" ujar AKP Zainal.

Kasi Humas menambahkan setelah korban dievakuasi selanjutnya jenazah korban dibawa oleh keluarganya untuk disemayamkan ke rumah duka di Desa Pada Suka Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa.

Kasi Humas menegaskan bahwa cuaca laut yang ekstrim ombak dan arus besar hendaknya masyarakat berhati - hati dan waspada apabila mencari hasil laut, jika tidak memungkinkan maka jangan dipaksakan untuk menghindari hal serupa.

"Pelajaran berharga dari beberapa kejadian korban terseret ombak hingga meninggal dunia belakangan ini bisa menjadi perhatian bagi masyarakat dalam menjalankan aktifitas di laut, pertimbangkan keadaan cuaca dan keselamatan diri harus menjadi faktor utama supaya tidak terus berulang kejadian serupa" pungkasnya.

Gun's-Red

IMG-20250428-WA0125

Kapolres Sumbawa Barat Siap Buktikan Akan Menindak Anggotanya Yang Terlibat Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Media Tujuh Empat

Sumbawa Barat NTB- Untuk melaksanakan Amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan menindak tegas anggotanya yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba, Kapolres Sumbawa Barat dengan sikap menjalankan secara sungguh-sungguh terhadap seluruh jajarannya di wilayah Polres Sumbawa Barat.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnaen.S.Ik., tidak bosan - bosannya mengingatkan pada setiap pelaksanaan apel pagi , meminta kepada seluruh anggotanya agar tidak bermain dengan narkoba baik itu yang mengkonsumsi apalagi yang terlibat membekingi para bandar.

Penegasan ini disampaikan dengan bertujuan mencegah anggota yang terlibat narkoba di kalangan anggota kepolisian utamanya anggota Polres Sumbawa Barat.

Kapolres menyebut, bahwa peredaran Narkoba di sumbawa barat yang melibatkan para generasi muda telah menjadi problema ditengah masyarakat, langkah ini menjadi komitmen Polres Sumbawa Barat dalam memberantas peredaran Narkoba, serta menjaga integritas dan kredibilitas institusi kepolisian. Dirinya pun meminta anggota mematuhi hukum dan menjaga etika sebagai aparat penegak hukum.

“Ini kita lakukan demi kebaikan, karena dampak negatif dari Narkoba merusak para generasi muda harapan bangsa , terutama di kabupaten Sumbawa Barat " tegas Kapolres.

kapolres kembali menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pembinaan kepada seluruh anggota polres sumbawa barat , jika ditemukan tertangkap tangan baik itu sebagai pemakai, pengedar maupun memback up pengedar maka akan diberikan sanksi tegas. Selain itu juga menyoroti penggunaan media sosial oleh para anggota. Bahwa setiap tindakan di dunia maya dapat mempengaruhi citra institusi sehingga perlu ditekankan pentingnya tanggung jawab dan kehati-hatian dalam setiap unggahan dan interaksi online.

Kapolri juga tekankan pemberantasan narkoba harus betul-betul dilakukan. Dirinya akan menindak tegas anggota Polri yang terlibat narkoba.

“Bahwa siapapun yang terlibat, tidak peduli pangkatnya apa, jabatannya apa pasti kita tindak tegas. Karena itu bagian komitmen dari kami untuk melakukan pembersihan di institusi Polri,” tegas Sigit

Menindak lanjuti Perintah Kapolri dan Penekanan Kapolda Nusa Tenggara Barat, Kapolres akan membuktikan komitmen dalam memberantas narkoba termasuk menindak tegas anggota yang terlibat.

Kapolres juga memastikan menindak tegas anggota yang terlibat kasus narkoba. Hal tersebut Ia sampaikan ketika dikonfirmasi terkait informasi adanya oknum personel polres Sumbawa Barat yang terlibat narkoba, pada Press Conference hasil ungkap kasus Sat Narkoba Periode Januari - April dan Pemusnahan Barang Bukti Miras hasil Operasi Pekat 2025 , pada senin ( 28/ 04 )

Ini komitmen Kapolres bersama seluruh anggota Polres Sumbawa Barat mentransformasi perilaku dan sikap anggota Polres Sumbawa Barat agar lebih baik lebih profesional yang tentunya Presisi,” imbuhnya.

Untuk melaksanakan Amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo , Kapolres akan menindak tegas anggotanya yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba, Kapolres juga mengajak media bersama - sama memberantas Narkoba di Sumbawa Barat.

" Setiap apel pagi saya tegaskan tidak ada anggota yang bisa bermain baik itu pemakai maupun pengedar, kita akan proses secara tegas, saya akan tindak tegas " ultimatum Kapolres

“Mari kita laksanakan tugas yang mulia ini, bekerja dengan ikhlas berikan pelayanan yang terbaik sehingga dapat dicintai oleh masyarakat, kemuliaan menjadi polisi bukan terletak pada harta, tahta dan jabatannya, tetapi pada profesionalisme dan tanggung jawab yang harus dituntaskan untuk memberikan pengabdian terbaik bagi negara dan masyarakat” ucap Kapolres

Gun's-Red

IMG-20250426-WA0370

LUAR BIASA PULUHAN RIBU MASYARAKAT KOTA BIMA IKUT BERPATISIPASI MERAMAIKAN FESTIVAL RIMPU MANTIKA 2025

Buser Bhayangkara 74

KOTA BIMA, NTB - Puncak Festival Rimpu Mantika 2025 Kota Bima makin meriah dengan suksesnya pelaksanaan Pawai Rimpu yang melibatkan puluhan ribu warga Kota Bima, Pawai ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian acara festival Rimpu Mantika yang mengusung tema “The Jewel of Bima.

Pantauan langsung Crew Media Buser Bhayangkara sejak awal mulainya Acara Rimpu mantika, terlihat warga Kota Bima dari berbagai kalangan dan instansi seperti masyarakat Umum, Komunitas, Pelajar, Mahasiswa, ASN, BUMN, serta paguyuban etnis dari berbagai daerah di Indonesia yang bermukim di Kota Bima, sudah mulai berdatangan dan tumpah ruah untuk meramaikan kegiatan Pawai Rimpu Mantika.

Mereka pun terlihat sangat antusias untuk mengikuti serta menikmati keseruan pawai yang sudah menjadi salah satu agenda Pariwisata Nasional itu.

Setelah momen pelepasan peserta pawai oleh Walikota dan Wakil Walikota Bima, H. A. Rahman H Abidin, S.E-Feri Sofiyan, S.H, bersama Direktur Fashion Kemenparekraf RI, Rohani Astuti, peserta siap siap untuk memulai perjalanan mereka dengan penuh semangat dan antusias.

Kemudian berjalan kaki di Jalan Soekarno-Hatta dari Gedung Paruga Nae Convetional Hall menuju titik finish lapangan Serasuba dengan penuh gembira dan penuh percaya diri, membuat suasana pawai menjadi semakin meriah dan berwarna dengan balutan kain rimpu yang dikenakan peserta perempuan.

Walikota Bima bersama Direktur Fashion Kemenparekraf RI, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat dalam melestarikan budaya lokal melalui festival yang diakui sebagai bentuk nyata kecintaan masyarakat terhadap budayanya sendiri.

Rimpu bukan hanya warisan, tetapi jati diri,” tegas Walikota Bima.

Sementara itu, Rohani Astuti menyatakan bahwa Kemenparekraf mendukung penuh pengembangan budaya lokal sebagai bagian dari industri kreatif nasional. Ia menyebut rimpu sebagai aset budaya yang potensial untuk diperkenalkan ke tingkat Internasional.

Buyung-Bima

IMG-20250426-WA0051

Jangkau 44 Kecamatan dan 267 Kelurahan, Fahira Idris Ungkap 4 Urgensi Donor Darah

Media Tujuh Empat

Jakarta, 26 April 2025—Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta menggelar kegiatan bakti sosial dan donor darah di Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara (26/4). Kegiatan ini adalah rangkaian dari program keliling ke 44 kecamatan dan 267 kelurahan se-Jakarta untuk mengajak sebanyak mungkin warga untuk berdonor darah setiap dua bulan sekali.

“Kami, baik sebagai Senator Jakarta maupun ormas Bang Japar tidak hanya menyerap aspirasi tetapi juga berupaya menciptakan gerakan sosial yang nyata dan berkelanjutan terutama lewat kegiatan donor darah,” ujar Fahira Idris di sela-sela kegiatan bakti sosial dan donor darah di Aula Kantor Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara (26/4).

“Kami ucapkan terima kasih kepada warga karena telah mendonorkan darahnya, PMI Provinsi DKI Jakarta, Camat Tanjung Priok dan Bang Japar atas dukungannya. Semoga kami diberi kemudahan untuk menggelar donor darah di 44 kecamatan dan 267 kelurahan se-Jakarta,” tambahnya.

Ketua Umum Bang Japar ini mengungkapkan, donor darah adalah salah satu bentuk aksi kemanusiaan paling sederhana namun paling berdampak. Dengan hanya meluangkan waktu sekitar 10-15 menit, seseorang bisa menyelamatkan hingga tiga nyawa.

Menurut Fahira Idris, setidaknya terdapat empat urgensi perlunya kegiatan donor donor dilaksanakan secara rutin. Pertama, dari sudut pandang kemanusian, donor darah adalah salah satu bentuk solidaritas tertinggi dalam masyarakat. Donor darah melampaui sekat-sekat sosial, ekonomi, bahkan agama serta kontribusi nyata terhadap keberlangsungan hidup orang lain.

“Sebuah tindakan yang kecil namun berdampak besar. Jakarta dengan populasi yang padat, kebutuhan akan darah sangat tinggi. Ketersediaan darah sering sekali menjadi faktor penentu keselamatan pasien. Oleh sebab itu, kegiatan donor darah perlu dilihat sebagai panggilan kemanusiaan,” ujar Fahira Idris.

Kedua, donor darah juga memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan sistem kesehatan. Rumah sakit besar di Jakarta merupakan pusat rujukan nasional yang menangani berbagai kondisi medis kompleks. Ketersediaan darah yang memadai membantu kelancaran berbagai tindakan medis. Menurut WHO, total kebutuhan kantong darah di setiap negara idealnya sebanyak 2% dari total penduduk. Untuk Jakarta dengan jumlah penduduk sekitar 10 juta jiwa, dibutuhkan setidaknya 200.000 kantong darah setiap tahunnya.

Ketiga, dari perspektif mitigasi bencana, donor darah adalah strategi siaga dan tanggap darurat. Sebagai negeri rawan bencana, Indonesia harus selalu siap menghadapi kemungkinan krisis. Dalam setiap bencana alam seperti gempa bumi, banjir besar, atau kebakaran, kebutuhan darah melonjak drastis karena banyak korban membutuhkan penanganan segera. Donor darah yang terjadwal secara berkala akan menjamin bahwa stok darah tetap tersedia bahkan saat keadaan darurat.

Keempat, memberi manfaat kesehatan bagi pendonor. Donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan pendonornya. Berbagai studi menunjukkan bahwa donor darah secara rutin dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, memperlancar peredaran darah dan membantu mendeteksi dini kondisi kesehatan melalui pemeriksaan standar sebelum donor seperti kadar hemoglobin, tekanan darah, serta infeksi menular.

“Kegiatan donor darah harus ditopang oleh sistem yang terstruktur dan terjadwal. Langkah untuk menjadikan donor darah sebagai budaya harus terus ditingkatkan. Inisiatif seperti memasukkan donor daerah ke dalam peringatan hari-hari besar nasional, ulang tahun institusi, atau program CSR perusahaan merupakan cara yang efektif untuk memperluas jangkauan dan membangun kesadaran kolektif,” pungkas Fahira Idris.

Gun's-Red

IMG-20250427-WA0096

Ciptakan Suasana Kondusif, Polres Majalengka Gelar KRYD di Malam Hari Libur

Media Tujuh Empat

Majalengka, Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menciptakan suasana kondusif, Polres Majalengka bersama seluruh Polsek jajaran melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada malam hari libur.

Kegiatan ini digelar secara rutin sejak malam Sabtu (26/4/2025) hingga dini hari, dengan pola patroli hunting dan stasioner di seluruh wilayah hukum Polres Majalengka.

KRYD ini menyasar berbagai potensi gangguan keamanan, antara lain penindakan terhadap senjata tajam (sajam), senjata api (senpi) ilegal, peredaran miras, premanisme, narkoba, hingga penggunaan knalpot bronk, Sasaran lainnya termasuk menekan angka tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), judi, serta aksi balap liar.

Di pusat Kabupaten Majalengka hingga jalur pinggiran, tim patroli gabungan dari berbagai satuan fungsi menyisir titik-titik rawan secara dinamis. Patroli hunting dilakukan dengan menyusuri wilayah secara aktif, sedangkan patroli stasioner dilakukan di titik strategis guna memaksimalkan pengawasan dan dialog dengan masyarakat.

Selain itu, petugas menghimbau kelompok remaja yang masih berkumpul hingga larut malam untuk segera membubarkan diri sebagai langkah preventif guna menghindari potensi terjadinya kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas lainnya.

Personel di lapangan juga melakukan pemeriksaan dokumen kendaraan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Petugas dibekali perlengkapan taktis serta arahan teknis agar pelaksanaan kegiatan berjalan maksimal namun tetap humanis.

Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, menyampaikan bahwa kegiatan KRYD ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menciptakan rasa aman. “Tidak ada ruang bagi pelanggaran hukum di Majalengka. Kegiatan ini akan terus digelar berkala, khususnya saat akhir pekan dan malam libur,” tegasnya.

Dengan intensitas patroli yang meningkat dan keterlibatan penuh seluruh Polsek jajaran, Polres Majalengka berharap masyarakat semakin merasa terlindungi dan turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. Pungkasnya.

Chris-Jateng

IMG-20250427-WA0092

Sita 3 Sajam dan 1 Busur Panah, Tim Patroli Perintis Presisi Polrestro Tangerang Kota Amankan Hendak Tawuran

Media Tujuh Empat

TANGERANG -- Tim patroli Perintis Presisi Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya mengamankan delapan remaja karena diduga hendak tawuran di kawasan sekitar kolong Tol Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten. Minggu (27/4/2025) dinihari tadi.

“Kami juga berhasil menyita 3 buah senjata tajam, berupa 2 buah kelewang dan 1 buah celurit. 1 busur panah berikut 2 anak panahnya," kata Kepala Satuan Samapta, Kompol Ubaidillah mewakili Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho. Minggu (27/4).

Dari delapan remaja itu terdiri dari MWR (15), RAA (15), MR (15), MS (15)  dan MPP (15), masih berstatus pelajar, sementara sisanya, R (22), YZW (21) dan SF (21) berusia dewasa. Para remaja tersebut dikejar polisi patroli rutin karena mencurigakan.

"Mereka kabur saat berpapasan dengan tim patroli perintis persisi. Kedapatan konvoi sambil menenteng senjata tajam," ujarnya.

Para remaja yang ditangkap ini diduga sedang mencari lawan tawuran. Menurut Ubaidillah, penangkapan dilakukan oleh tim 3  patroli Perintis Presisi yang dipimpin oleh Ipda Andrizal yang sedang bertugas.

Dari 7 handphone milik para terduga pelaku tawuran ini petugas mendapati percakapan di media sosisl instagram dengan nama akun @tangkotatangkab21, untuk mengajak tawuran, ini yang masih kami dalami untuk mengungkap adanya provokasi tawuran melalui media sosial.

"Kini delapan remaja tersebut masih dilakukan pemeriksaan. Kita melibatkan instansi terkait baik itu P2TP2A, unit PPA dan Bapas. Termasuk kita memanggil orang tua serta pihak sekolah. Bila ada yang terbukti lakukan tindak pidana akan di proses sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.

Rhundhi/H.Bastian

IMG-20250426-WA0369

Kodim 0308/Pariaman Gelar Sosialisasi Dan Piknik Bersama Anak Panti Asuhan Aisyiyah

Media Tujuh Empat

PARIAMAN, - Kodim 0308/Pariaman menggelar Sosialisasi Dan Piknik Bersama Anak Panti Asuhan Aisyiyah yang di selenggarakan di Kelurahan Taratak, Kec. Pariaman Tengah,Kota Pariaman, Sabtu (26/04/2025).

Kapten Arm Azral Koto selaku PLH Pasiter mewakili Komandan Kodim 0308/Pariaman Letkol Czi Nur Rahmat Khaeroni, menyampaikan " Sosialisasi yang kita laksanakan bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang bahaya Narkoba, Kenakalan remaja dan Kesehatan lingkungan, selain memberikan wawasan tentang bahaya narkoba Kodim 0308/Pariaman juga mengajak anak panti berbagi kebahagiaan disamping aktifitas mereka sehari-hari di asrama.

Sosialiasi di bidang narkoba, pergaulan bebas, dan kesehatan lingkungan di asrama yang di berikan oleh Peltu Frinaldi Kapokes Kodim 0308/Pariaman, dengan memberi pemahaman ini sangat penting kepada anak-anak Panti Asuhan Aisyiyah dimana Generasi penerus kita harus tau bahaya narkoba, sehingga anak anak panti dapat mengetahui dan hindari bahaya narkoba, pergaulan bebas dan kesehatan lingkungan.

Kegiatan ini juga di hadiri oleh Ketua Yayasan Panti Asuhan Aisyiyah, pengurus yayasan Panti Asuhan Aisyiyah, PNS Kodim 0308/Pariaman dan Anggota Staf Ter.

Setelah memberikan sosialisasi Kodim 0308/Pariaman mengajak
Anak-anak Santri untuk Piknik dan rekreasi di Pantai Penyu Kota Pariaman untuk berbagi kebahagiaan di pantai penyu, terlihat anak-anak santri sangat senang dan berbahagia karna adanya Kegiatan yang di berikan oleh TNI khususnya Kodim 0308/Pariaman.

Anak-anak santri juga ikut melepaskan anak penyu ke Pantai guna menjaga ekosistim penyu dan habitat nya di laut, raut wajah bahagia dan suka ria terlihat di wajah anak-anak Panti Asuhan ini, Ketua Yayasan Panti Asuhan Aisyiyah menyampaikan ucapan Terima Kasih banyak kepada bapak TNI khususnya Kodim 0308/Pariaman telah memberikan sosialisasi kepada anak Panti dan Piknik Rekreasi bersama anak panti asuhan Aisyiyah sehingga anak panti sangat bergembira dan senang bisa bermain dan Hiburan di Pantai Penyu.

RF-SUMBAR

IMG-20250427-WA0032

Satlantas Polres Jepara Berikan Pembekalan dan Pelatihan Kepada Anggota Baru Patroli Keamanan Sekolah

Media Tujuh Empat

Jepara - Polres Jepara | Demi keselamatan dan ketertiban dijalan raya, Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) tanamkan sikap tertib lalu lintas kepada para siswa.

Siswa yang sudah diperbolehkan memakai kendaraan bermotor juga diajak untuk menggunakan kendaraan yang standar dan tidak menggunakan knalpot bersuara bising.

Seperti yang telah dilakukan di SMA Negeri 1 Jepara. Sebanyak 60 siswa diberikan pengetahuan seputar keselamatan dan aturan yang harus dipatuhi dalam berlalu lintas di jalan raya.

Kasat Lantas melalui Kanit Kamsel Satlantas Polres Jepara Ipda Hariyono mengatakan, bahwa pelatihan yang dilakukan merupakan kegiatan tahunan yang rutin dilaksanakan. Pelatihan terhadap anggota baru PKS dari siswa kelas X dan XI yang menggantikan kakak kelas mereka yang sudah naik ke kelas XII.

Dalam pelaksanaan pelatihan diberikan materi yang salah satunya tentang gerakan pengaturan lalu lintas. Gerakan ini merupakan bekal awal yang harus dimiliki dan dikuasai anggota Patroli Kemananan Sekolah.

“Gerakan pengaturan lalu lintas nantinya digunakan anggota PKS untuk membantu mengatur lalu lintas dan menyeberangkan siswa di depan sekolah saat berangkat maupun pulang sekolah,” ujar Ipda Hariyono saat ditemui pada sela-sela pemberian materi kepada siswa, di SMA Negeri 1 Jepara, pada Sabtu (26/4/2025).

Dengan pelatihan yang diberikan diharapkan mampu menambah pengetahuan siswa tentang PKS. Selain itu mahir dalam membantu Polisi dalam pengaturan arus lalu lintas di depan sekolah. Hal ini penting agar mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun kemacetan arus.

Para siswa juga diberikan imbauan agar menggunakan kendaraan yang standar dan tidak di modifikasi.

Terutama pada knalpot, pengendara dilarang menggunakan knalpot bersuara keras.

"Dari Polda Jateng, sudah tahu sendiri bahwa knalpot brong sekarang dilakukan penindakan, tidak ada ampun untuk mereka, montor langsung kita kandangkan, jadi agar mereka (siswa) tahu tertib berlalu lintas dan rambu-rambu, serta kendaraan itu harus tertib," pungkasnya.

Chris-Jepara

IMG-20250427-WA0068

Lapas Sumbawa Besar Optimalkan Peran Warga Binaan Sebagai Pelopor Ketahanan Pangan Nasional Melalui SAE Ai Maja

Media Tujuh Empat

Sumbawa - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sumbawa Besar di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTB terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan mengoptimalkan peran warga binaan salah satunya melalui kegiatan-kegiatan pembinaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Ai Maja. Program ini tidak hanya menjadi wadah pembinaan kemandirian, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong kontribusi warga binaan terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

SAE Ai Maja merupakan salah satu program unggulan Lapas Sumbawa Besar yang mengedepankan pertanian terpadu berbasis rehabilitasi dan reintegrasi sosial. Melalui program ini, warga binaan dilatih dan dilibatkan secara aktif dalam berbagai kegiatan produktif, seperti bercocok tanam, beternak, serta mengelola hasil pertanian dengan pendekatan berkelanjutan.

Kalapas Sumbawa Besar, Purniawal A.Md.IP.,SH.,MH menjelaskan bahwa SAE Ai Maja dirancang untuk menanamkan nilai kerja keras, tanggung jawab, dan keterampilan hidup yang berguna bagi warga binaan pasca menjalani seluruh program pemasyarakatan. “Kami ingin para warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkembang, berkontribusi, dan menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan di Indonesia,” ujarnya.

Lahan pertanian yang dikelola oleh warga binaan telah menghasilkan berbagai komoditas seperti sayur-sayuran, jagung, dan tanaman hortikultura lainnya. Selain itu, sektor peternakan juga berkembang dengan baik, termasuk budidaya sapi serta budidaya lebah madu trigona.

Melalui program ini, Lapas Sumbawa Besar telah berhasil membangun citra positif pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan dan pemberdayaan. SAE Ai Maja juga menjadi contoh nyata bagaimana pembinaan yang terstruktur dapat membekali warga binaan dengan keahlian yang bermanfaat sekaligus mendukung program strategis pemerintah.

“Sebagaimana arahan dari Bapak Menteri Imipas, Bapak Dirjen Pemasyarakatan, dan Kakanwil Ditjenpas NTB, SAE Ai Maja bukan hanya tentang pertanian, ini tentang harapan, perubahan, dan kontribusi nyata. Kami ingin lapas menjadi tempat di mana masa depan dimulai kembali dengan sebaik-baiknya,” tutup Kalapas.

Dengan sinergi yang kuat antara petugas pemasyarakatan, warga binaan, dan dukungan dari berbagai pihak, SAE Ai Maja menjadi cerminan semangat baru dalam membangun ketahanan pangan nasional dari balik tembok lapas serta sebagai wujud nyata dari Harapan akan kehidupan yang semakin baik.

Ajeng-KSB