Tahun: 2025

1001747051_320x180

Wakapolri Tinjau Penanganan Dampak Bencana di Aceh Tamiang, Ratusan Kendaraan dan Personel Disiapkan

Media74.id

 

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri dalam mempercepat pemulihan dampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. Sejumlah langkah strategis telah disiapkan, mulai dari dukungan kendaraan operasional, pengerahan personel, hingga penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.

Dalam keterangannya, Komjen Pol Dedi Prasetyo menyebutkan bahwa saat ini Polri telah memiliki sekitar 20 kendaraan operasional, dengan tambahan dua kendaraan baru. Namun demikian, pihaknya masih terus melakukan pemenuhan kebutuhan hingga mencapai sekitar 100 kendaraan agar operasional anggota di lapangan dapat berjalan maksimal selama satu bulan ke depan.

“Kita masih terus mencari dan menyiapkan sekitar 100 kendaraan untuk mendukung operasional anggota, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan, supaya pelayanan dan pengamanan bisa berjalan secara maksimal,” ujar Wakapolri, Sabtu (27/12).

Selain kendaraan, Polri juga fokus pada percepatan pembukaan jalur logistik yang terdampak. Untuk mendukung hal tersebut, disiapkan tujuh unit alat berat berupa ekskavator, delapan unit kendaraan pendukung, serta bantuan logistik dari Wakapolri berupa sembako yang diangkut menggunakan empat truk.

Bantuan tersebut ditujukan tidak hanya untuk masyarakat terdampak dan para pengungsi, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan personel yang bertugas di lapangan.

“Bantuan logistik ini dibutuhkan baik untuk masyarakat terdampak pengungsian maupun untuk anggota yang bertugas di lapangan, agar semuanya bisa berjalan seimbang,” jelasnya.

Dari sisi penguatan personel, Wakapolri menyampaikan bahwa sejak malam sebelumnya telah tiba sekitar 100 personel tambahan, dan ke depan akan menyusul sekitar 200 personel lagi.

Dengan demikian, total sekitar 300 personel Brimob akan diperbantukan di wilayah Aceh Tamiang dan nantinya disebar ke desa-desa serta kecamatan sesuai kebutuhan di lapangan.

Dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, Polri juga memprioritaskan penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor. Hingga saat ini, sebanyak 83 sumur bor telah beroperasi dari target hampir 100 sumur yang dibutuhkan di Aceh Tamiang. Sumur bor tersebut diperuntukkan bagi rumah warga, fasilitas ibadah, titik-titik pengungsian, hingga sarana pendidikan.

“Air bersih ini sangat penting, terutama untuk rumah warga, tempat ibadah, pengungsian, dan sekolah. Anak-anak juga harus bisa kembali bersekolah, itu menjadi prioritas kami,” tegas Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Selain itu, Polri juga akan melakukan pendataan kebutuhan perlengkapan, termasuk seragam, yang nantinya akan disuplai dari Jakarta sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Untuk infrastruktur, Polri berkolaborasi dengan Brimob dan pihak terkait dalam perbaikan serta pembangunan jembatan-jembatan yang rusak akibat bencana.

“Ini kebutuhan mendesak yang harus segera saya laporkan kepada Bapak Kapolri. Apa yang bisa kami eksekusi langsung, akan segera kami laksanakan tanpa menunggu,” pungkas Wakapolri.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi Aceh Tamiang sekaligus memastikan keamanan, kelancaran distribusi bantuan, serta aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0104

Polres Bener Meriah dan Brimob Pasang Tali Sling, Pulihkan Akses Warga Pasca Bencana di Bener Meriah dan Aceh Tengah

Media74.id

 

BENER MERIAH —

Pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh pada 25 November 2025 lalu, Polres Bener Meriah bersama Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor terus melakukan upaya pemulihan akses dan fasilitas bagi masyarakat terdampak.

Pada Jumat, 26 Desember 2025, Polres Bener Meriah dan Brimob melaksanakan pemasangan tali sling sebagai jalur penyeberangan darurat bagi warga yang terisolir di tiga desa, yakni Desa Bergang, Desa Pantan Reduk, dan Desa Karang Ampar, Kabupaten Aceh Tengah.

Pemasangan tali sling dilakukan di Desa Simpang Rahmat, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah. Lokasi ini merupakan akses penghubung vital antara Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah yang sebelumnya terputus akibat rusaknya fasilitas pasca bencana.

Kapolres Bener Meriah menjelaskan bahwa tali sling yang dipasang berdiameter 18 milimeter dengan tingkat kekuatan lebih besar, sehingga aman digunakan masyarakat untuk melintas, termasuk untuk evakuasi orang sakit dan lansia.

“Pemasangan sling ini bertujuan membantu masyarakat, baik dalam hal evakuasi maupun penyaluran logistik. Proses pengerjaan telah berlangsung selama enam hari, dengan harapan sling ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk transfer logistik, termasuk hasil pertanian seperti durian dan cabai, sehingga perekonomian warga dapat kembali pulih,” ujar Kapolres.

Dengan kondisi medan yang cukup berat dan arus sungai yang masih berisiko, personel Polres Bener Meriah bersama Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor tetap bekerja maksimal demi memastikan keselamatan dan kelancaran akses masyarakat.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Simpang Rahmat, Marikul selaku Kepala Desa, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan.

“Masyarakat sangat senang dan terbantu. Sling yang dibangun sangat aman dan tebal, sehingga cocok untuk penyeberangan sepeda motor maupun pengangkutan barang-barang berat,” ungkap Marikul.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga pasca bencana alam.

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0078

Polri Salurkan Bantuan dan Kerahkan Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Banjir di Aceh Utara

Media74.id

 

Polri bergerak cepat menindaklanjuti dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara. Atas arahan langsung Kapolri, jajaran Polri turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi terdampak dan memastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera terpenuhi.

Dalam kunjungan on the spot bersama Kapolda Aceh, Bupati Aceh Utara, dan Kapolres Aceh Utara, Polri memutuskan mendistribusikan berbagai bantuan logistik, alat berat, hingga dukungan operasional kepolisian di wilayah terdampak paling parah, terutama Kecamatan Langkahan.

“Sesuai arahan dan perintah Bapak Kapolri, kami diperintahkan untuk langsung ngecek di lapangan. Dari evaluasi satu bulan ini, ada beberapa kebutuhan yang harus segera kami tindak lanjuti,” ujar perwakilan Polri saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (27/12).

Sebagai langkah awal, Polri menyalurkan paket sembako yang didistribusikan langsung oleh Bhabinkamtibmas ke masyarakat terdampak. Selain itu, tujuh unit alat berat, terdiri dari ekskavator besar, ekskavator kecil, serta dump truck, dikerahkan untuk membuka akses jalan yang terputus akibat banjir.

“Fokus kita hari ini di Kecamatan Langkahan yang kondisinya cukup berat. Akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama karena itu kunci percepatan pemulihan,” tegasnya.

Tak hanya itu, Polri juga menyiapkan bantuan air bersih untuk wilayah yang masih kesulitan akses air, sembari mendorong pembangunan air bor di beberapa titik. Kebutuhan sarana ibadah seperti seperangkat alat salat dan karpet musala turut disiapkan untuk masyarakat terdampak.

Di sektor kesehatan, hasil koordinasi dengan pemerintah daerah menunjukkan sejumlah puskesmas mengalami kerusakan berat. Menindaklanjuti hal tersebut, Polri telah berkoordinasi dengan pusat untuk pengiriman bantuan medis.

“Hari ini Jakarta sudah menyiapkan 60 koli berisi obat-obatan, alat kesehatan, dan kebutuhan medis lainnya, dan langsung kita kirim,” ungkapnya.

Sementara itu, Polsek Langkahan dilaporkan mengalami kerusakan parah dan tidak dapat digunakan sama sekali. Untuk mendukung operasional anggota, Polri menyiapkan perlengkapan kantor, kendaraan dinas, hingga tenda pengungsian.

“Untuk kendaraan roda dua, sudah tidak bisa dipakai sama sekali. Kita datangkan 20 unit motor trail dari Medan, ditambah dua mobil double cabin untuk mendukung tugas anggota di lapangan,” jelasnya.

Selain itu, sebanyak 30 tenda besar juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan pengungsi. Hingga akhir Desember, Polri berkomitmen memenuhi seluruh kebutuhan mendesak hasil evaluasi, termasuk persiapan menghadapi bulan suci Ramadan.

Polri juga mencatat adanya dua waduk yang jebol serta sejumlah jembatan putus akibat banjir. Untuk itu, pembangunan jembatan kecil dengan kapasitas di bawah satu ton akan segera dilakukan guna membuka kembali akses masyarakat.

“Yang paling dibutuhkan sekarang adalah akses jalan dan jembatan. Kalau akses terbuka, pemulihan bisa lebih cepat,” katanya.

Dalam rangka memperkuat pengamanan dan bantuan kemanusiaan, Polri juga mengerahkan tambahan 190 personel Brimob, masing-masing 100 personel di Aceh Utara dan 90 personel di Lhokseumawe, lengkap dengan peralatan pendukung.

Selain Aceh Utara, Polri juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi Aceh Tamiang yang turut terdampak cukup parah, termasuk fasilitas Polres dan asrama anggota.

“Untuk Aceh Tamiang, kebutuhan dasar anggota sudah hampir tidak ada. Kita kirim alat tidur, kelambu, selimut, hingga 450 unit magic jar dan 450 kompor gas,” ujarnya.

Polri menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pendampingan hingga seluruh operasional kepolisian berjalan normal dan beban masyarakat terdampak dapat teringankan.

“Komitmen Polri jelas, sesuai perintah Bapak Kapolri, kami harus hadir di tengah masyarakat dan memastikan penanganan berjalan maksimal,” pungkasnya.

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0095

Operasi Lilin Candi 2025, Satlantas Polres Jepara Lakukan Ramp Check Armada Bus

Media74.id

 

Jepara - Polres Jepara |

Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara melaksanakan kegiatan ramp check kendaraan angkutan umum dalam Operasi Lilin Candi Tahun 2025.

Kegiatan ramp check ini dilaksanakan bertempat di Garasi Bus Sahaalah Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Jumat (26/12/2025).

Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan keselamatan transportasi darat selama periode peningkatan mobilitas masyarakat, khususnya saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Selain Dishub, Sidokkes Polres Jepara turut dilibatkan guna melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi dan penumpang angkutan umum atau bus.

Dalam pelaksanaan ramp check, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aspek teknis kendaraan, meliputi kondisi mesin, fungsi rem, fungsi lampu, kondisi ban, serta wiper.

Tak hanya itu, kelengkapan surat-surat kendaraan dan dokumen pengemudi juga menjadi perhatian utama guna memastikan setiap armada benar-benar laik jalan.

Di sela pemeriksaan, petugas Satlantas Polres Jepara juga memberikan imbauan kepada para pengemudi agar senantiasa tertib berlalu lintas, mematuhi aturan yang berlaku, serta saling menghargai sesama pengguna jalan demi keselamatan bersama.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Eko Adi Prayitno selaku Kasatgas Humas Ops Lilin Candi 2025 mengatakan, bahwa ramp check ini bertujuan untuk meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan.

“Ramp check ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang beroperasi selama libur Natal dan Tahun Baru benar-benar dalam kondisi laik jalan. Hal ini penting guna meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas dan menekan fatalitas korban di jalan raya,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kendaraan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kesehatan, tidak memaksakan diri saat lelah, serta mengutamakan keselamatan penumpang selama perjalanan.

Pengemudi juga diingatkan untuk tidak melebihi batas kecepatan dan menghindari penggunaan ponsel saat berkendara.

Ipda Eko menambahkan bahwa kegiatan ramp check ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan Operasi Lilin Candi Tahun 2025. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat mengetahui kehadiran Polri dan instansi terkait dalam memberikan pengamanan serta pelayanan selama masa libur akhir tahun.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan, khususnya penumpang angkutan umum. Selain itu, kami ingin menumbuhkan kesadaran berlalu lintas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” pungkasnya.

 

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0019

Brimob Polri Perkuat Pemulihan Warga Padang Pariaman Melalui Penyediaan Air Bersih, Huntara dan Akses Jalan

Media74.id

 

Padang Pariaman —

Pasukan SAR Resimen III Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri melaksanakan kegiatan bantuan kendali operasi (BKO) penanggulangan bencana di wilayah hukum Polda Sumatera Barat, tepatnya di Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (26/12/2025). Sebanyak 99 personel dikerahkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

Kegiatan difokuskan pada pemasangan tenda hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak di Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung. Selain itu, personel juga mendukung operasional dapur lapangan guna memenuhi kebutuhan logistik personel dan masyarakat di lokasi bencana.

Dalam pelaksanaannya, tim SAR berhasil menyalurkan lima unit tandon air bersih, melakukan pembuatan dan perbaikan lima unit sumur—dengan satu unit masih dalam tahap pengerjaan—serta memberikan dukungan terhadap pembangunan 34 unit Huntara yang telah dimulai sebelumnya. Kegiatan normalisasi jalan di kawasan terdampak bencana juga berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam penanggulangan bencana merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab negara kepada masyarakat.

“Polri melalui Korps Brimob terus hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu pemulihan kondisi warga, baik melalui penyediaan hunian sementara, air bersih, maupun dukungan logistik lainnya,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan keselamatan dan kemanusiaan. Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mendukung proses pemulihan pascabencana.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana alam.

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0011

Sinergitas TNI–Polri Bersihkan Puskesmas Kuala Simpang Pasca Banjir

Media74.id

 

Aceh Tamiang —

Personel Satuan Brimob Polda Aceh bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan pembersihan sisa lumpur pascabanjir di Puskesmas Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (26/12/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya percepatan pemulihan fasilitas pelayanan kesehatan agar dapat kembali beroperasi secara optimal dan melayani masyarakat yang terdampak banjir.

Pembersihan difokuskan pada sejumlah ruangan dan area pelayanan puskesmas yang terendam banjir. Personel gabungan TNI–Polri tampak bahu-membahu membersihkan lumpur, sampah, serta sisa material banjir yang mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan.

Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Pembersihan ini kami lakukan untuk mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik. Kehadiran Brimob bersama TNI merupakan wujud nyata sinergi dan komitmen negara dalam membantu masyarakat pascabencana,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Brimob Polda Aceh akan terus bersinergi dengan TNI serta instansi terkait dalam mendukung upaya pemulihan wilayah terdampak banjir, khususnya pada fasilitas publik yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Sinergitas Brimob Aceh dan TNI dalam kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman, terutama pada masa pemulihan pascabencana.

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0045

DI ACEH TAMIANG, PRAJURIT MARINIR BERSIHKAN LUMPUR DI SEKOLAH, RSUD, DAN LAPANGAN OLAHRAGA

Media74.id

 

“Lumpur boleh menutup jalan, tetapi tidak pernah memadamkan semangat pengabdian Prajurit Marinir.”

*Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Aceh Tamiang)*.

Prajurit Petarung Korps Marinir yang tergabung dalam Satgas Gabungan Penanggulangan Bencana (Gulbencal) TNI AL terus melaksanakan pembersihan pascabanjir di sejumlah fasilitas vital Kabupaten Aceh Tamiang, meliputi halaman SD Negeri Payah Rahat Kecamatan Banda Mulia, Lapangan Bola Kecamatan Seruway, serta RSUD Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (26/12/2025).

Sejak pagi hari, prajurit Marinir bersama personel gabungan bergerak membersihkan sisa lumpur dan material kayu guna mempercepat pemulihan aktivitas pendidikan, kesehatan, dan ruang publik masyarakat. Kegiatan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan dukungan kendaraan dinas dan perlengkapan lapangan.

Upaya tersebut merupakan tindak lanjut perintah pimpinan TNI Angkatan Laut dalam rangka mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh. Kehadiran Marinir tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan harapan bagi masyarakat.

Masyarakat Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi atas kerja nyata prajurit Marinir. Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. menegaskan bahwa tugas kemanusiaan merupakan kehormatan dan jati diri prajurit Marinir, serta memerintahkan seluruh personel untuk senantiasa bekerja dengan disiplin, profesionalisme, dan empati.

Gun'S - Red

IMG-20251227-WA0051

MARINIR TERUS BERSIHKAN JALAN, PASAR, PEMUKIMAN, DAN JEMBATAN TERDAMPAK BENCANA DI TAPANULI SELATAN

Media74.id

“Bagi Marinir, membantu rakyat bukan pilihan namun itu adalah kehormatan dan jati diri.”

*Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Tapanuli Selatan)*.

Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Tapanuli Selatan) — Di tengah kepungan lumpur dan puing pascabencana alam yang melanda wilayah Tapanuli Selatan, kehadiran Korps Marinir TNI Angkatan Laut menjadi cahaya harapan bagi masyarakat. Pada Jumat, 26 Desember 2025, sebanyak 310 personel Satgas Rehabilitasi Pasca Bencana Alam diterjunkan untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak, sekaligus memastikan kehidupan warga dapat kembali berjalan secara normal.

Sejak pagi hari, prajurit Marinir bergerak membersihkan jalan, fasilitas umum, serta pemukiman warga yang tertimbun material bencana. Fokus kegiatan diarahkan pada pembersihan lumpur dan kayu-kayu besar di Pasar Hutagodang, SMKN 1 Batang Toru, dan Desa Sibara-bara, termasuk perbaikan jembatan serta pembukaan kembali akses jalan yang sebelumnya terputus akibat banjir dan longsor.

Dukungan alat berat dan peralatan Zeni Marinir mempercepat proses rehabilitasi di lapangan. Di sisi lain, prajurit juga bekerja secara manual, menyusuri setiap sudut wilayah terdampak dengan penuh ketekunan. Sinergi antara kekuatan personel dan peralatan tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadapi dan bangkit dari dampak bencana alam.

Rasa haru dan syukur pun disampaikan masyarakat atas kehadiran Marinir di tengah kesulitan yang mereka alami. Sejumlah warga mengucapkan terima kasih karena bantuan yang diberikan sangat dirasakan manfaatnya. “Kami tidak menyangka bantuan datang secepat ini. Jalan, rumah, dan lingkungan kami mulai bersih kembali. Terima kasih Marinir, kalian benar-benar hadir untuk kami,” ungkap salah seorang warga Tapanuli Selatan dengan penuh haru.

Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. menegaskan bahwa tugas kemanusiaan merupakan kehormatan sekaligus jati diri prajurit Marinir. Pangkormar berpesan agar seluruh personel Satgas senantiasa bekerja dengan hati, menjunjung tinggi disiplin, profesionalisme, serta empati kepada masyarakat terdampak, sehingga kehadiran Marinir benar-benar menjadi kekuatan pemulih harapan rakyat.

Gun'S - Red

IMG-20251226-WA0131

Polwan Jaga Jakarta, Patroli Humanis Hadirkan Rasa Aman di Pusat

Media74.id

 

Jakarta Pusat —

Kepolisian terus menghadirkan pelayanan langsung di tengah aktivitas masyarakat. Puluhan Polisi Wanita (Polwan) Polres Metro Jakarta Pusat menggelar patroli jalan kaki di kawasan pusat perbelanjaan dan titik keramaian sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (26/12/2025).

Patroli yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB ini menyasar sejumlah lokasi strategis, antara lain Halte Transjakarta Bundaran HI, Plaza Indonesia, dan Grand Indonesia. Kegiatan dipimpin oleh Kompol Zulfa bersama jajaran Perwira Pengendali, dengan melibatkan 33 personel Polwan, termasuk Polwan Bintara Remaja.

Melalui program Polwan Jaga Jakarta, para Polwan hadir menyapa masyarakat secara langsung melalui patroli dialogis yang humanis.

Selain berkeliling, mereka juga menyampaikan imbauan kamtibmas menggunakan papan imbauan, mengajak pengunjung agar tetap waspada terhadap aksi copet dan jambret serta menjaga barang bawaan seperti telepon genggam, dompet, dan perhiasan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan, kehadiran Polwan di ruang publik bukan semata-mata untuk pengawasan, melainkan sebagai bentuk pelayanan yang mengedepankan kedekatan dengan masyarakat.

“Polwan hadir sebagai sahabat masyarakat. Kami ingin masyarakat merasa ditemani, dilindungi, dan dilayani saat beraktivitas di pusat keramaian. Rasa aman itu harus dirasakan, bukan sekadar terlihat,” ujar Susatyo.

Menurutnya, patroli jalan kaki dinilai efektif dalam mencegah potensi gangguan keamanan karena memungkinkan polisi berinteraksi langsung dan cepat merespons situasi di lapangan.

“Kami membangun rasa aman melalui pendekatan humanis. Ketika masyarakat merasa nyaman, situasi kamtibmas akan terjaga secara alami,” katanya.

Susatyo juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Ia menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama antara polisi dan masyarakat.

“Jika melihat hal mencurigakan atau mengalami tindak kriminal, segera laporkan kepada petugas terdekat atau melalui call center 110. Partisipasi masyarakat sangat membantu dalam menciptakan Jakarta yang aman,” ucapnya.

Dari hasil pemantauan, situasi di seluruh lokasi patroli terpantau aman dan kondusif. Kehadiran Polwan pun mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa lebih tenang dan nyaman selama beraktivitas.

Polres Metro Jakarta Pusat memastikan kegiatan patroli humanis melalui program Polwan Jaga Jakarta akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai komitmen memberikan pelayanan terbaik bagi warga Jakarta.

 

Gun'S - Red

Screenshot_20251226-221546

Polri Gelar Bakti Kesehatan di Sumbar untuk 222 Orang

Media74.id

 

Jakarta -

Warga Sumatra Barat (Sumbar) mengeluhkan terserang penyakit usai diterpa bencana alam. Polri mengerahkan tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya mengungkapkan, masyarakat mengeluhkan beberapa hal ketika mendapatkan pemeriksaan gratis.

"Pelayanan kesehatan meliputi keluhan seperti, demam, batuk, flu, sakit gigi, gatal-gatal, asam lambung, diare dan hipertensi," katanya kepada awak media, Jumat (26/12/2025).

Menurut Susmelawati, kegiatan itu meliputi pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis kepada masyarakat pada daerah terdampak bencana banjir sebanyak 222 orang.

Adapun lokasi bakti kesehatan itu dilakukan di Posko Huntara Lubuk Buaya 39 orang. Posko Nanggalo 20 orang. Posko Sungai Lareh 26 orang.

Posko Tabing Banda Gadang 27 orang. Posko Gunung Nago, Pauh 28 orang. ⁠Posko air dingin ada 28 orang.

"Posko Gurun Laweh 26 orang dan Posko Tanjung Raya, Maninjau (Polres Agam) 28 orang," ujarnya.

Gun'S - Red