Bulan: Desember 2025

IMG-20251216-WA0138

Perkuat Perlindungan Anak Dan Ciptakan Lingkungan Sekolah Aman, Polda Jabar Bentuk Desk Stop Bullying

Media74.id

Jabar,

Polda Jawa Barat membentuk Desk Stop Bullying sebagai langkah strategis untuk memperkuat respons cepat, pencegahan, edukasi, serta penegakan hukum yang humanis dan berorientasi pada perlindungan anak. Pembentukan desk stop Bulying ini dilaksanakan pada Selasa, 16 Desember 2025, bertempat di Aula Muryono.

Desk Stop Bullying dibentuk sebagai wadah koordinasi terpadu dalam menangani kasus perundungan di lingkungan pendidikan, sekaligus sebagai upaya preventif guna menekan angka bullying di sekolah-sekolah di wilayah Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pembentukan Desk Stop Bullying merupakan komitmen nyata Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada anak-anak dari segala bentuk kekerasan dan perundungan. “Desk Stop Bullying ini dibentuk untuk menciptakan alur penanganan yang cepat, terintegrasi, dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pendampingan psikologis secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Desk Stop Bullying melibatkan berbagai satuan kerja internal Polda Jawa Barat, antara lain Direktorat Binmas, Bidang Humas, Biro SDM Bagian Psikologi, Direktorat Siber, Direktorat Reserse Kriminal Umum melalui Unit PPA, serta Biro Operasi.

Selain itu, keterlibatan stakeholder eksternal turut menjadi penguatan utama, meliputi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Balai Pemasyarakatan Provinsi Jawa Barat, UPTD PPA Provinsi Jawa Barat, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Tidak hanya itu, Desk Stop Bullying juga mengedepankan keterlibatan aktif unsur sekolah, seperti guru bimbingan konseling, OSIS, PMI, Pramuka, serta Patroli Keamanan Sekolah, sebagai garda terdepan pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan.

Adapun tujuan utama pembentukan Desk Stop Bullying meliputi:

Membentuk alur penanganan kasus bullying yang cepat, terintegrasi, dan mudah diakses;
Menguatkan edukasi anti-bullying di sekolah melalui materi dan kegiatan kolaboratif;
Menjalankan fungsi pemantauan, pendampingan psikologis, serta penegakan hukum yang proporsional;
Membangun ekosistem pengawasan berlapis yang melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, dan aparat.

Pencegahan bullying di sekolah dilakukan melalui pendekatan komprehensif yang mencakup edukasi dan sosialisasi rutin, penerapan kebijakan anti-bullying yang tegas, pembentukan tim pencegahan, penguatan iklim sekolah yang aman dan suportif, serta pengembangan keterampilan sosial siswa. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan dengan melibatkan guru, orang tua, dan mitra eksternal dalam evaluasi serta pemantauan secara berkelanjutan. Dengan dibentuknya Desk Stop Bullying, Polda Jawa Barat berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, sekaligus memastikan hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal tetap terlindungi.

Gun'S - Red

IMG-20251217-WA0027

Kabid Pendidikan Madrasah Kemenag Jabar Apresiasi Polda Jabar Bentuk Satgas Desk Stop Bullying Lodaya 2025

Media74.id

 

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Usep Saiful Muchtar, M.M., menyampaikan apresiasi kepada Polda Jawa Barat atas inisiatif dan komitmennya dalam membentuk Satgas Desk Stop Bullying Lodaya 2025 sebagai langkah konkret mencegah dan menanggulangi praktik perundungan di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Desk Stop Bullying Lodaya 2025 yang digelar di Aula Moeryono Polda Jabar, Selasa (16/12/2025). Menurut Usep, pembentukan satgas ini menunjukkan kepedulian dan keseriusan Polda Jabar dalam melindungi generasi muda dari dampak negatif bullying yang dapat merusak karakter, kesehatan mental, serta masa depan anak-anak dan pelajar.Beli vitamin dan suplemen

Usep menilai, kehadiran Satgas Desk Stop Bullying Lodaya 2025 menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya antara kepolisian, dunia pendidikan, orang tua, dan masyarakat. Dengan adanya satgas ini, penanganan kasus perundungan diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, terintegrasi, dan humanis, sekaligus berorientasi pada pencegahan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya Polda Jabar tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menanamkan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan saling menghargai di madrasah. Menurutnya, kolaborasi antara program kepolisian dan kebijakan pendidikan akan memperkuat pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak dan berkepribadian luhur.
“Kami sangat mengapresiasi Polda Jawa Barat yang telah membentuk Satgas Desk Stop Bullying Lodaya 2025. Ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak kita, baik di sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.

Usep berharap, keberadaan satgas tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain serta mendorong meningkatnya kesadaran bersama untuk tidak mentolerir segala bentuk perundungan. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam program Desk Stop Bullying Lodaya 2025 demi terwujudnya Jawa Barat yang aman, berkarakter, dan bebas dari bullying.

Bandung 16 Desember 2025

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Gun'S - Red

IMG-20251216-WA0069

Kapolri Dorong Sinergi Polri – Kejaksaan agar Penanganan Perkara Lebih Efektif di Era KUHP – KUHAP Baru

Media74.id

 

Polri menempatkan penerapan KUHP dan KUHAP baru sebagai momentum untuk memastikan penanganan perkara pidana berjalan lebih rapi, efisien, dan memberi kepastian hukum. Kunci transisi ini bukan hanya soal penyesuaian aturan, tetapi bagaimana penyidikan dan penuntutan bergerak dalam pemahaman yang sama sejak awal, sehingga perkara tidak tersendat karena perbedaan tafsir maupun hambatan teknis di tahap berikutnya.

Penguatan itu ditegaskan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis antara Polri dan Kejaksaan RI di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa rangkaian kerja sama ini langsung mengikat pada praktik pelaksanaan, “Hari ini kita melaksanakan kegiatan MoU, dilanjutkan dengan penandatanganan PKS (Perjanjian Kerja Sama) terkait sinergitas, pemahaman dalam hal pelaksanaan KUHP dan KUHAP yang baru.”

Bagi Polri, penyamaan persepsi tersebut penting agar proses penanganan perkara tidak bergerak “sendiri-sendiri” antarlembaga. Kapolri menekankan spirit kerja bersama agar aparat penegak hukum selaras dalam satu arah - atau dalam istilah beliau, “berjalan selaras, satu frekuensi, satu pikiran.” Dengan cara itu, standar penerapan pasal, pemenuhan administrasi perkara, hingga kualitas pembuktian sejak penyidikan diharapkan lebih konsisten dan tidak menimbulkan friksi teknis pada tahapan lanjutan.

Kapolri juga mengaitkan sinergi ini dengan tujuan besar penegakan hukum yang dirasakan langsung masyarakat - yakni keadilan. Ia menegaskan harapan agar aturan baru benar-benar menghasilkan dampak substantif, “Untuk betul-betul bisa memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.” Dalam penjelasannya, Kapolri turut menyoroti bahwa KUHP - KUHAP baru memuat banyak hal yang selama ini menjadi harapan publik, termasuk ruang penyelesaian yang mempertimbangkan kearifan lokal, situasi dan kondisi, serta tetap menjaga komitmen penegakan hukum yang tegas.

Untuk memastikan pesan itu tidak berhenti di tingkat pusat, Polri menekankan penguatan teknis melalui sosialisasi dan diskusi panel yang melibatkan jajaran kewilayahan, dari Kapolda hingga unsur reserse lintas fungsi, serta melibatkan partisipasi jajaran Polres - Polsek secara daring. Polri memandang pelibatan lini terdepan ini penting agar implementasi KUHP - KUHAP baru tidak menimbulkan disparitas praktik antarwilayah ketika mulai diterapkan di lapangan.
detiknews

Sebagai landasan kerja, ruang lingkup MoU juga mencakup enam area strategis - mulai dari pertukaran data/informasi, bantuan pengamanan, penegakan hukum, peningkatan kapasitas SDM, pemanfaatan sarpras, hingga kerja sama lain yang disepakati. Dari sisi kepolisian, poin-poin ini menjadi “alat kerja” untuk memperkuat koordinasi teknis, memperlancar alur penanganan perkara, dan mempercepat kepastian hukum bagi masyarakat dalam era aturan pidana nasional yang baru.

Gun'S - Red

IMG-20251216-WA0068

Teken PKS dan MoU, Kapolri Tegaskan Sinergi Polri–Kejaksaan Terapkan KUHP–KUHAP Baru

Media74.id

 

Jakarta —

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya sinergi antarpenegak hukum dalam pelaksanaan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepolisian dan Kejaksaan.

“Hari ini kita melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS), berkaitan dengan sinergi dan penyamaan pemahaman dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru,” ujar Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri menekankan bahwa penandatanganan MoU dan PKS tersebut mencerminkan semangat kebersamaan seluruh aparat penegak hukum dalam menjalankan amanah undang-undang yang baru, sehingga mampu menjawab harapan masyarakat terhadap penegakan hukum yang berkeadilan.

“Ini menunjukkan semangat sinergisitas dan soliditas kita semua untuk bersama-sama melaksanakan amanah dan harapan dari KUHP dan KUHAP yang baru, agar benar-benar dapat memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Dalam KUHP maupun KUHAP yang baru, diatur banyak hal yang selama ini diharapkan oleh masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolri menjelaskan bahwa pembaruan hukum pidana dan hukum acara pidana membuka ruang bagi penegakan hukum yang lebih adaptif terhadap nilai-nilai keadilan yang hidup di tengah masyarakat, tanpa mengesampingkan prinsip ketegasan hukum.

“Mulai dari pencarian keadilan yang membutuhkan proses penyesuaian hukum, sesuai dengan nilai-nilai keadilan, kearifan lokal, situasi, dan kondisi yang ada, namun tetap dengan komitmen penegakan hukum secara tegas terhadap setiap pelanggaran hukum oleh siapa pun,” tegas Kapolri.

Menurut Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, MoU dan PKS ini menjadi wujud nyata komitmen Kepolisian dan Kejaksaan, dengan dukungan Komisi III DPR RI serta seluruh mitra terkait, untuk memastikan implementasi KUHP dan KUHAP yang baru dapat berjalan secara optimal dan selaras.

“MoU dan PKS ini merupakan bentuk komitmen Kepolisian dan Kejaksaan, dengan dukungan Komisi III DPR RI dan seluruh mitra terkait, agar aparat penegak hukum memiliki satu pandangan, satu frekuensi, dan satu semangat dalam melaksanakan KUHP dan KUHAP yang baru secara optimal, demi terpenuhinya rasa keadilan masyarakat,” pungkas Kapolri.

Gun'S - Red

IMG-20251216-WA0045

SEORANG SUAMI ASAL DESA SAMILI DI DUGA MENGANIAYA ISTRINYA HINGGA MENINGGAL DI AMANKAN PAMAPTA POLRES BIMA

Media74.id

 

BIMA, NTB

Pria berinisial IR asal Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima mengamankan diri/menyerah diri Ke Mapolres Bima Polda NTB.pada Senin 22.30.Wita.

Kanit I Pamapta Polres Bima Ipda Nady Kinanti Purwanto S.Tr.K.,bersama anggotanya yang mendapatkan Informasi tersebut langsung bergerak menuju TKP.

Tiba di TKP tepatnya di pertigaan Panda, Desa kalaki Kecamatan palibelo petugas langsung mengevakuasi Korban dan dilarikan ke RS Muhammadiyah Bima.korban berinisial D (P/22) warga Desa Samili.

Walaupun sempat mendapatkan perawatan medis namun akibat luka di sekujur tubuhnya cukup parah dan Kehabisan darah sehingga nyawa korban tidak terselamatkan tepatnya pada 23.45 Wita Korban dinyatakan meninggal dunia.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasatreskrim AKP Abdul Malik SH.

"Benar adanya kejadian Penganiayaan itu dan terduga pelaku sudah kami amankan". Ujarnya.

Sebagai informasi keduanya merupakan atau berstatus Suami Isteri.

Kasat Reskrim AKP Abdul Malik SH, untuk mengetahui motif pelaku menghabisi nyawa isterinya masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim.

"Hingga saat ini terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif". Tutupnya.

Buyung Bima-NTB

IMG-20251216-WA0044

Bhabinkamtibmas Dampingi Pelepasan 100 Ribu Bibit Ikan di Bendungan Bintang Bano

Media74.id

 

Sumbawa Barat NTB –

Bhabinkamtibmas Desa Bakat Monteh, Kecamatan Brang Rea, Brigadir I Nengah Kartu Wijaya, melaksanakan pendampingan kegiatan pelepasan bibit ikan yang dilaksanakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Bendungan Bintang Bano pada Senin, 15 Desember 2025.

Pelepasan bibit ikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan potensi perikanan air tawar di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam kegiatan tersebut, setidaknya sebanyak 100.000 bibit ikan dilepaskan ke perairan Bendungan Bintang Bano.

Kegiatan ini juga dipandu langsung oleh Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Bintang Bano yang memberikan arahan teknis terkait lokasi dan tata cara pelepasan bibit ikan agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Kehadiran Bhabinkamtibmas Brigadir I Nengah Kartu Wijaya bertujuan untuk memberikan rasa aman, memastikan kegiatan berjalan tertib, serta mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kasi Humas Polres Sumbawa Barat, Iptu Ardiyatmaja, selaku narasumber menyampaikan bahwa Polri melalui peran Bhabinkamtibmas selalu siap mendukung program-program pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Pendampingan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan positif pemerintah daerah, khususnya dalam bidang perikanan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Iptu Ardiyatmaja.

Ia juga berharap kegiatan pelepasan bibit ikan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang serta meningkatkan hasil perikanan bagi masyarakat sekitar Bendungan Bintang Bano.

Ajeng-KSB

 

IMG-20251216-WA0043

Bersama Masyarakat TNI AD Laksanakan Upacara Di Monumen Lapang Panji Siliwangi Kec Panawangan Kabupaten Ciamis

Media74.id

 

Ciamis-

Tepat di hari Selasa tgl 16-12-2025 TNI AD melaksanakan upacara bersama lapisan masyarakat.
Acara tersebut di hadiri secara antusias ,baik staf desa ,warga setempat juga jajaran muspika wilayah ,
Acara tersebut bertujuan untuk mengingat dan mengenang jasa para pahlawan prajurit yang telah gugur di Medan juang.
Prakata sedikit dari warga masarakat setempat menyampaikan pada tim media adanya acara,upacara tersebut guna untuk "ngamumule" dan selalu mengenang jasa para pahlawan .
Dan harapannya di situs Panji Siliwangi tersebut warga mengharapkan ,situs Panji Siliwangi mudah mudahan bisa di jadikan sebuah objek destinasi wisata yang berkembang ,agar situs ini selalu tetap di kenang pungkas nya.
Adapun tujuan dari pada selain itu pak Dandim dalam sambutannya mengajak agar TNI dan masarakat itu bisa menjadi satu ,dan manunggal dengan masyarakat .
Tidak ada isi perpecahan dan juga isu yang memecah belah bangsa
"dalam rangka mendukung tugas pokok TNI bersama rakyat" adalah moto dan semangat kemanunggalan TNI-Rakyat untuk memperkuat pertahanan negara, di mana TNI berperan aktif dalam pembangunan, menjaga stabilitas, dan melaksanakan misi kemanusiaan, sementara rakyat menjadi kekuatan pendukung utama, terwujud melalui program seperti TMMD dan sinergi dalam berbagai kegiatan sosial, untuk mencapai tujuan nasional seperti kedaulatan, keutuhan wilayah, dan kesejahteraan bersama, sesuai amanat UU Nomor 34 Tahun 2004.
Dasar Hukum Tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, dan melindungi segenap bangsa, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.
Kemanunggalan "Bersama Rakyat TNI Kuat, Bersama TNI Rakyat Sejahtera" menunjukkan bahwa TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan untuk kepentingan rakyat, menjadi pondasi kekuatan pertahanan.
"Bersama Rakyat TNI Kuat, Bersama TNI Rakyat Sejahtera" menunjukkan bahwa TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan untuk kepentingan rakyat, menjadi pondasi kekuatan pertahanan.
Pembinaan Teritorial (Binter): Pemberdayaan wilayah pertahanan melalui kegiatan seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk pembangunan desa terpencil.
Bantuan Kemanusiaan Mengerahkan personel dan alutsista untuk misi kemanusiaan, seperti membantu korban bencana di dalam dan luar negeri.
Stabilitas Sosial Menciptakan rasa aman dan meminimalisir konflik melalui kemitraan dengan masyarakat.
Acara Interaksi Kegiatan seperti TNI AD Fair sebagai wadah edukasi, hiburan, dan interaksi langsung dengan rakyat.

Sony-Jabar

IMG-20251216-WA0041

Geger di Temukannya Mayat Seorang Perempuan Dengan Tangan Terikat di Pinggir Jalan Raya Tlajun Udik 

Media74.id

 

KAB. BOGOR.

Warga Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor digegerkan oleh penemuan mayat seorang perempuan dengan kondisi tangan terikat di pinggir Jalan Raya Tlajung Udik, tepatnya di depan SPBU Kedep, pada Sabtu (6/12/25).

Ketua RW setempat, Cecep, mengatakan penemuan mayat pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 18:00 WIB. “Awalnya sekitar jam 6 ada laporan warga adanya penemuan mayat di depan POM Kedep. Setelah itu saya langsung ke lokasi,” ujarnya.

“Saat tiba di TKP sudah banyak warga berkumpul. Saya belum sempat memeriksa apa-apa, tapi kondisi mayatnya tengkurap,” lanjut Cecep.

Cecep menyebut, dirinya langsung melaporkan hal tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat. Tak lama setelah itu, pihak Kepolisian tiba di lokasi dan mengevakuasi jasad korban.

Menurut Cecep, mayat berjenis kelamin perempuan dan diduga menjadi korban pembunuhan. 
“Pas Polisi datang dan dicek, tangannya terikat dan jari telunjuk kaki sebelah kiri patah. Kemungkinan sih pembunuhan,” ungkapnya.

Di sekitar lokasi ditemukan sebuah angkot yang terparkir, namun Cecep menegaskan kendaraan tersebut memang biasa terparkir di area tersebut dan tidak diketahui keterkaitan dengan kejadian.

Lanjut, Cecep bahwa tidak ada warga sekitar yang mengenali mayat korban tersebut dibuang di TKP. “Warga di sini nggak ada yang kenal. kemungkinan itu warga luar,” katanya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta motif dibalik pembunuhan tersebut.

Menurut anak korban berinisial AL, ibunya berangkat dari Sukmajaya Depok pukul 09.00 WIB. menuju Perumahan Pesona Kahuripan 7, karena korban sedang merenovasi rumahnya.

Lanjut, "Bahwa korban pergi bersama seseorang orang tak dikenal menuju toko bangunan sekitar 10.15 WIB. untuk membeli kabel Eterna putih tembaga 3 x 1,5 mm sepanjang 20 meter, "ujarnya.

Dari tangkapan layar CCTV, AR (korban) bersama seorang lelaki turun dari motor Yamaha Soul GT 125 2SX warna merah mereka lalu memasuki toko bangunan untuk membeli kabel.

Setelah membeli kabel yang dibutuhkan korban  sekitar 10.38 WIB, Keduanya pergi menuju  Perumahan Pesona Kahuripan 7 (PK7) lewat pos security pintu belakang perumahan.

Namun sekitar jam 17.24 WIB AR keluar dari Perumahan Pesona Kahuripan 7 (PK7), ada penemuan mayat wanita di depan POM Kedep posisi tepat di samping mobil angkot pinggir jalan jam 18.00. WIB.

Ym

IMG-20251216-WA0047

FESTIVAL EKSPLORASI PARIWISATA 2025, WUJUDKAN EKOSISTEM PARIWISATA YANG KOLABORATIF DAN INKLUSIF

Media74.id

 

Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mengeksplorasi kecamatan untuk mengungkit berbagai potensi yang dimiliki. Hal itu seperti di Kecamatan Kadudampit yang digali potensinya lewat Festival Eksplorasi Pariwisata Tahun 2025.

Kegiatan yang menampilkan pentas seni, budaya, UMKM, pelayanan publik, hingga berbagai perlombaan digelar di Obyek Wisata Cinumpang Kecamatan Kadudampit

Bupati Sukabumi H. Asep Japar yang hadir dalam kegiatan mengatakan, kawasan Cinumpang dan Kecamatan Kadudampit secara umum memiliki potensi strategis dan besar untuk terus dikembangkan. Apalagi dengan keindahan alam, kekayaan budaya, serta karakter masyarakat yang ramah menjadi modal berharga.

"Potensi besar ini akan semakin luar biasa ketika dikelola secara terencana, terintegrasi, dan berorientasi jangka panjang," ujarnya.

Bupati mengaku telah menyiapkan berbagai langkah strategis dalam pengembangan kawasan tersebut. Hall itu melalui aspek aksesibilitas, amenitas,dan atraksi wisata.

"Aksesbilitas, kita terus menggenjot konektivitas jalan di Kadudampit sampai Sukabumi. Bahkan dari sini ke PH sangat bagus alamnya. Sehingga cocok dijadikan objek wisata dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," ucapnya.

*IRVAN-SUKABUMI*

IMG-20251216-WA0039-1536x1023

UKW 2025 Resmi Ditutup, Kabid Humas PMJ: Pers Profesional Mitra Strategis Polri Tangkal Hoaks

Media74.id

Jakarta —

Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang diselenggarakan Polda Metro Jaya bersama Forum Wartawan Polri (FWP) dengan menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan PWI Jaya resmi ditutup pada Selasa (16/12/2025) di Gedung Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

UKW yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Desember 2025, diikuti oleh 86 wartawan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme, integritas, dan etika jurnalistik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan UKW menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara Polri dan insan pers di tengah tantangan arus informasi yang semakin cepat dan kompleks.

“Pers yang profesional, kompeten, dan berintegritas merupakan mitra strategis Polri dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta berperan aktif menangkal hoaks dan disinformasi,” ujar Budi Hermanto. Ia menegaskan Polda Metro Jaya terbuka terhadap kritik yang objektif dan konstruktif sebagai bagian dari kontrol sosial dalam sistem demokrasi.

Kabidhumas juga mengapresiasi peran PWI Pusat, Dewan Pers, PWI Jaya, Forum Wartawan Polri, dewan penguji, serta seluruh panitia yang telah menyukseskan UKW 2025. Ia berharap kompetensi yang diperoleh peserta tidak berhenti pada sertifikat, tetapi diterapkan dalam karya jurnalistik yang mencerahkan dan membangun kepercayaan publik.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengapresiasi dukungan Polda Metro Jaya dalam penyelenggaraan UKW 2025. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan etika wartawan di tengah dinamika pemberitaan yang semakin kompleks.

“Uji kompetensi ini menjadi bagian penting bagi wartawan untuk menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat marwah dan martabat pers Indonesia,” kata Munir. Ia berharap kolaborasi antara insan pers dan Polri dapat terus terjalin demi menciptakan ruang informasi yang sehat serta mendukung Jakarta yang aman, tertib, dan kondusif.

Gun'S - Red