Bulan: Desember 2025

IMG-20251219-WA0545

Wakapolri Resmikan Kembali Operasional Pabrik Garmen Wonghang Bersaudara di Pemalang

Media 74

Jawa Tengah - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo mewakili Kapolri meresmikan kembali operasional pabrik garmen PT Wonghang Bersaudara bersama Akarsa Garmen Indonesia di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (tanggal menyesuaikan). Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjahit Harapan Kembali” sebagai simbol bangkitnya sektor ketenagakerjaan pasca dinamika industri yang sempat menghentikan operasional perusahaan pada 2024.

Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghidupkan kembali pabrik garmen tersebut, mulai dari serikat pekerja, pelaku usaha, pemerintah daerah, hingga jajaran Polri.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan kembali harapan bekerja, membangun kesejahteraan, dan menata masa depan yang lebih baik bagi para pekerja dan keluarganya,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Ia menjelaskan, sektor ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan pembangunan nasional karena berkontribusi langsung terhadap produktivitas ekonomi sekaligus stabilitas sosial. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, dunia industri dan para pekerja dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari fluktuasi ekonomi global, disrupsi rantai logistik, hingga tekanan biaya produksi yang berdampak pada terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kehadiran negara untuk menjaga keseimbangan sektor ketenagakerjaan. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Visi Asta Cita telah merumuskan berbagai program prioritas, di antaranya hilirisasi industri, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta pengembangan energi hijau dan industri maritim guna memperkuat daya tarik investasi dan membuka lapangan kerja.

“Program-program tersebut tidak hanya meningkatkan daya saing nasional, tetapi juga menjadi pengungkit terciptanya kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penyerapan tenaga kerja periode Januari hingga Agustus 2025 mengalami peningkatan sebesar 1,9 juta orang atau naik 1,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tren positif tersebut juga tercermin di Kabupaten Pemalang dengan kembali beroperasinya pabrik garmen PT Wonghang Bersaudara.

Saat ini, sebanyak 220 karyawan lama telah kembali bekerja. Ke depan, perusahaan tersebut direncanakan merekrut tambahan 1.280 tenaga kerja, sehingga total penyerapan mencapai 1.500 orang.

“Revitalisasi pabrik ini menjadi kabar baik bagi para pekerja yang sebelumnya dirumahkan. Ini bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan stakeholder mampu mendorong pemulihan ekonomi serta memperluas lapangan kerja,” tegas Wakapolri.

Lebih lanjut, Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri untuk terus menjadi mitra strategis para pekerja dalam mewujudkan iklim ketenagakerjaan yang sehat, inklusif, dan produktif. Polri, kata dia, akan terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara profesional guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di kawasan industri.

“Melalui Des Ketenagakerjaan, Polri secara konsisten berperan aktif menangani persoalan ketenagakerjaan dengan mengedepankan pendekatan dialogis serta penegakan hukum yang profesional,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wakapolri berpesan kepada pengelola pabrik dan seluruh karyawan untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja, menjaga komunikasi yang baik, serta membangun hubungan industrial yang harmonis demi meningkatkan produktivitas.

“Saya meyakini sinergi seluruh elemen bangsa merupakan fondasi utama untuk membangun iklim ketenagakerjaan yang kondusif dan memperkuat stabilitas ekonomi, demi mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Gun's-Red

IMG-20251219-WA0549

Polri Kerahkan 11.625 Personel dan Infrastruktur Lengkap Tangani Bencana di Sumatera

Media 74

Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan kekuatan besar dalam penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 11.625 personel Polri diterjunkan ke wilayah terdampak sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden RI untuk memperkuat respons kebencanaan.

Hal tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers update penanganan dan penanggulangan bencana pada Jumat, 19 Desember 2025.

“Sesuai dengan perhatian Bapak Presiden, kami melaporkan bahwa saat ini Polri telah mengerahkan kurang lebih 11.625 personel yang tergelar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Kapolri.

Personel tersebut berasal dari satuan wilayah dan ditugaskan untuk berbagai kegiatan, mulai dari evakuasi, pembangunan fasilitas darurat, hingga dukungan operasional lanjutan. Sebaran personel meliputi 5.064 personel di Polda Aceh, 4.277 personel di Polda Sumatera Utara, dan 2.284 personel di Polda Sumatera Barat.

Kapolri menambahkan, Polri juga menyiapkan 239 personel tambahan yang akan tiba pada 23 Desember 2025 sebagai penguatan lanjutan, serta 1.000 personel cadangan yang disiagakan dalam rangka Operasi Nataru.

Gun's-Red

IMG-20251219-WA0555

Said Iqbal: Perhatian Polri Angkat Industri Dalam Negeri, Salurkan Buruh Korban PHK Kembali Bekerja

Media 74

Pemalang — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan bahwa kebangkitan PT Wongso Bersaudara merupakan bukti nyata perhatian Polri dalam mengangkat kembali industri dalam negeri sekaligus menyalurkan buruh korban pemutusan hubungan kerja (PHK) agar kembali memperoleh pekerjaan. Langkah tersebut dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tengah tantangan sektor industri, Jumat (19/12).

Hal tersebut disampaikan Said Iqbal saat memberikan sambutan dalam kegiatan perusahaan yang dihadiri jajaran Polri, pemerintah daerah, manajemen PT Wongso Bersaudara, serta para pekerja yang kembali terserap bekerja. Ia menilai Polri telah mengambil peran strategis dalam memastikan industri nasional tetap berjalan sehingga buruh tidak terus-menerus menjadi korban PHK.

“Ini visinya Pak Presiden lho. Bukan hanya Pak Kapolri, tapi diterjemahkan oleh Pak Kapolri dengan cerdas. Pak Wakapolri juga cerdas. Jadi ini visi besar yang nyambung dari atas sampai ke bawah,” ujar Said Iqbal.

Menurutnya, perhatian Polri terhadap keberlangsungan industri dalam negeri sejalan dengan arah kebijakan nasional yang mendorong kepastian pasar bagi produsen lokal, sehingga industri mampu menyerap tenaga kerja secara berkelanjutan.

“Pak Presiden bilang, nanti setiap pegawai negeri tiga setel pakaian setahun, anak SD tiga setel setahun, TNI-Polri tiga setel setahun, semua aparatur negara tiga setel setahun. Bisa dibayangkan kekuatan industri domestik kita,” katanya.

Said Iqbal menilai kebijakan tersebut menciptakan kepastian permintaan yang berdampak langsung pada kebangkitan industri nasional dan penyerapan kembali buruh korban PHK, sehingga perputaran ekonomi tetap berada di dalam negeri.

“Karena apa? Karena ada pasar, ada produsen. Wong di sini bisa kok, wong di sini bisa dikerjain. Uang negara enggak perlu lari ke luar negeri,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa perhatian negara terhadap industri dalam negeri merupakan bagian dari prinsip ekonomi nasional yang telah lama diperjuangkan dan kini diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif Polri.

“Pak Presiden Prabowo ini konsisten. Lima belas tahun lalu waktu di Hambalang, beliau sudah bicara Pasal 33 UUD 1945. Perekonomian disusun dengan sistem kekeluargaan. Kekeluargaan itu artinya produksi dalam negeri,” ungkapnya.

Dalam konteks tersebut, Said Iqbal menilai keterlibatan Polri dalam mendukung kebangkitan PT Wongso Bersaudara menjadi contoh konkret bagaimana negara hadir membantu industri nasional sekaligus memberikan solusi bagi buruh yang terdampak PHK.

“Kita ucapkan terima kasih kepada jajaran Polri, wabil khusus Pak Kapolri, Pak Wakapolri, dan seluruh PJU-nya yang telah memberikan pekerjaan,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya hubungan industrial yang sehat antara buruh dan perusahaan agar kebangkitan industri dapat berkelanjutan dan kesejahteraan pekerja meningkat.

“Di dalam perusahaan itu seperti mobil. Ban kanan buruh, ban kiri perusahaan. Kalau muternya searah, mobil jalan. Kalau berlawanan, enggak akan jalan, bisa tutup,” katanya.

Said Iqbal mendorong para pekerja untuk bekerja dengan sungguh-sungguh agar perusahaan dapat tumbuh dan terus membuka lapangan kerja.

“Kalau sudah sejahtera, minta naik gaji sama perusahaan. Itu wajib. Tapi bekerjalah dulu, berusahalah dulu,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Said Iqbal kembali mengapresiasi peran Polri, pemerintah daerah, dan manajemen PT Wongso Bersaudara yang dinilainya telah bersama-sama mengangkat industri dalam negeri serta menyalurkan buruh korban PHK agar kembali memiliki harapan dan penghidupan.

“Terima kasih Kepolisian Republik Indonesia, terima kasih Pak Gubernur yang telah memberikan ruang untuk investasi. Wongso Bersaudara tetaplah maju. Tantangan dan harapan ada di tanganmu, tapi tetap percaya pada Tuhan,” pungkasnya.

Gun's-Red

1001723536_320x179

Polres Metro Jakarta Pusat Gelar Apel Operasi Lilin Jaya 2025, Siapkan Pelayanan Natal dan Tahun Baru

Media74.id

 

Jakarta Pusat —

Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Jaya 2025 di Lapangan Merah Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2025). Apel ini menjadi penanda kesiapan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Jakarta Pusat.

Apel dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Pusat Susatyo Purnomo Condro dan diikuti personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, serta sejumlah instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Pemadam Kebakaran. Keterlibatan lintas sektor ini menunjukkan kuatnya sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama momen libur akhir tahun.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres, ditegaskan bahwa Operasi Lilin 2025 merupakan bentuk komitmen negara dalam memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru berjalan tertib, lancar, dan nyaman. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru selalu diiringi dengan peningkatan mobilitas dan aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, kesiapan personel dan sarana prasarana pelayanan harus benar-benar optimal,” demikian salah satu penekanan dalam amanat tersebut.

Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menyiagakan personel gabungan serta mendirikan pos pelayanan, pos pengamanan terpadu, dan pos terpadu di berbagai titik strategis, mulai dari gereja, pusat perbelanjaan, simpul transportasi, hingga lokasi wisata. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat beribadah, berlibur, dan merayakan pergantian tahun dengan nyaman.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Susatyo Purnomo Condro menekankan pentingnya soliditas dan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan seluruh personel agar tetap profesional, responsif, dan mengedepankan sikap melayani.

“Kita hadir untuk memberikan pelayanan dan rasa nyaman kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga sinergi, serta tetap peka terhadap kebutuhan warga,” ujar Susatyo.

Selain pelayanan ibadah dan perayaan Tahun Baru, jajaran juga diminta mengantisipasi kepadatan lalu lintas, peningkatan aktivitas masyarakat, serta berbagai dinamika menjelang pergantian tahun, termasuk kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang harus dilayani secara humanis.

Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Jaya 2025 ini, Polres Metro Jakarta Pusat menegaskan kesiapan penuh dalam melayani masyarakat, sehingga perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Jakarta Pusat dapat berlangsung tertib, nyaman, dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

SUD

IMG-20251219-WA0016

Sebanyak 150 Anak Ikuti Giat Khitanan Massal Yang Di Adakan Polres Metro Jakarta Selatan Dalam Wujud Bakti Pada Masyarakat

Media74.id

Jakarta Selatan

Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan mengajak 150 anak di wilayah Jakarta Selatan untuk mengikuti kegiatan khitanan massal sebagai wujud bakti kesehatan masyarakat.

“Hari ini, Polres Metro Jakarta Selatan bekerja sama dengan beberapa donatur, salah satunya BRI dan sebagainya, kami melakukan khitanan massal sebagai wujud bakti kesehatan kepada warga,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly, S.Ik, MH, M.Si pada Kamis ( 18/12/2025 ).

Menurut Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara Polri dan masyarakat sebagai bentuk bantuan. Selain itu, juga sekaligus menjalankan kewajiban ajaran agama, menjaga kesehatan anak, dan diharapkan dapat melahirkan kenangan kepada anak-anak sehingga tertarik menjadi agen kepolisian.

“Dalam jangka panjang, anak-anak ini diharapkan menjadi agen-agen kepolisian di masa depan karena pemberian sekali seumur hidup ini akan selalu diingat,” ujarnya

Sebanyak 48 dokter dihadirkan dalam kegiatan tersebut, bekerja sama dengan salah satu yayasan yang menyediakan tenaga kesehatan profesional.

Selain khitanan massal, dilaksanakan pula bakti sosial dengan membagikan bantuan tas sekolah, susu, makanan, dan santunan.

“Kami berharap kegiatan ini rutin diadakan, namun untuk khitanan, tentu menyesuaikan masa libur anak sekolah agar tidak mengganggu pendidikan mereka,” pungkasnya

Gun'S - Red

IMG-20251218-WA0114

Agenda Pengecekan Jalur Pengamanan Nataru 2025/2026 Kapolda Jabar Pimpin Kesamaptaan Jasmani Di Stadion Spory Jabar Arcamanik

Media74.id

Jabar

Di sela padatnya agenda pengecekan jalur pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan S.I.K., S.H., M.H tetap menyempatkan waktu untuk menjaga kebugaran bersama Pejabat Utama Polda Jabar dan anggota.

Pada Kamis, 18 Desember 2025 digelar kegiatan Kesamaptaan jasmani berkala periodik II TA. 2025 bersama Kapolda Jabar bertempat di Stadion Sport Jabar Arcamanik Bandung.

Kegiatan olahraga bersama ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar dan diikuti oleh pejabat utama Polda Jabar serta personel Polda Jabar.

Selain meningkatkan kebugaran fisik, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat soliditas dan koordinasi antara Kapolda Jabar bersama Pejabat Utama dan anggota, khususnya menjelang pengamanan Nataru 2025–2026 yang membutuhkan kesiapan ekstra.

Kapolda Jabar menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti komitmen Kapolda Jabar dalam menjaga kekompakan serta memastikan seluruh personel tetap bugar dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Jawa Barat dapat berjalan aman, lancar, dan tertib.” ujarnya.

Bandung 18 Desember 2025

Gun'S - Red

IMG-20251218-WA0115

Polisi Laksanakan Launching Program Makan Bersama Driver Ojol Dan Masyarakat Kab.Subang

Media74.id

Jabar

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Sebagai wujud nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Polisi melaksanakan Launching Program Makan Siang Gratis untuk Driver Ojek Online (Ojol) dan Masyarakat Kabupaten Subang dengan mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, pada Kamis, 18 Desember 2025.

Kegiatan tersebut digelar di Jl. R.A. Kartini, Kelurahan Soklat, Kecamatan/Kabupaten Subang, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Subang, para perwira dan personel Polres Subang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga dan komunitas Paguyuban Ojol Kabupaten Subang.

Kapolres Subang menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Polri hadir bukan hanya ketika ada masalah, tetapi juga hadir saat masyarakat membutuhkan, dalam bentuk kepedulian, perhatian, dan kebersamaan,” ujar Kapolres.

Kapolres Subang juga menyampaikan apresiasi kepada para driver ojol dan masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dari denyut kehidupan ekonomi di Kabupaten Subang. Melalui program makan siang gratis ini, Polres Subang ingin menghadirkan empati, memperkuat ketahanan sosial, serta membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.

Tema Polri Untuk Masyarakat harus hidup dalam tindakan nyata. Ukuran keberhasilan Polri bukan hanya pada banyaknya kegiatan, tetapi sejauh mana masyarakat merasa aman, terbantu, dan dihargai,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres Subang turut mengajak para driver ojol dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya dengan tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Kegiatan launching dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Komunitas Paguyuban Ojol Kabupaten Subang, Mas Riono, yang menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Polres Subang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap program ini dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polres Subang, komunitas ojol, dan masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan pembagian makan siang gratis kepada driver ojol dan warga masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polres Subang berharap dapat terus memperkuat kepercayaan publik serta menegaskan komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sehingga Kabupaten Subang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga penuh kepedulian dan kebersamaan.

Gun'S - Red

IMG-20251218-WA0362

KPK Datangi Pemkab Bekasi, Segel Ruang Bupati dan Angkut Berkas

Media74.id

 

Kabupaten Bekasi .

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi pada Kamis (18/12) malam. Kedatangan tim lembaga antirasuah tersebut berujung pada penyegelan ruang kerja Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga penyidik KPK tiba di Gedung Bupati sekitar pukul 19.00 WIB. Mengenakan masker dan menunjukkan identitas resmi, mereka langsung menuju lantai dua gedung tersebut.

“Tiga orang pakai masker semua, masuk menunjukkan identitas KPK,” ujar salah seorang petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk.

Penyegelan Berlangsung Cepat
Proses penyegelan berlangsung singkat. Dalam waktu sekitar 30 menit, tim penyidik terpantau sudah keluar dari area ruangan bupati. Namun, dua pintu kayu berwarna cokelat yang menjadi akses utama ruang kerja orang nomor satu di Bekasi tersebut kini telah tertempel segel merah-putih-hitam khas KPK.

Ketiga penyidik tersebut diduga meninggalkan lokasi melalui akses samping gedung yang terkoneksi dengan bangunan lain, sehingga keberangkatan mereka luput dari pantauan utama.

Dua Kantor Dinas Turut Disegel
Aksi KPK tidak berhenti di ruang kerja Bupati. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa penyidik juga melakukan penyegelan di dua kantor dinas di lingkungan Pemkab Bekasi. Meski demikian, belum dirinci kantor dinas mana saja yang terdampak tindakan hukum tersebut.

Belum Ada Pernyataan Resmi
Hingga berita ini diturunkan, suasana di Gedung Bupati Bekasi tampak sunyi dan dijaga ketat. Belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi maupun Juru Bicara KPK terkait dugaan kasus yang memicu penyegelan ini.

Biasanya, tindakan penyegelan dilakukan KPK untuk mengamankan barang bukti (status quo) sebelum dilakukan penggeledahan lanjutan atau setelah adanya kegiatan tangkap tangan (KTT).

Gun'S - Red

IMG-20251218-WA0069

Babinsa Hadiri Kegiatan Parenting Pola Asuh Anak, Peduli Tumbuh Kembang

Media74.id

 

Sragen,

Kamis (18/12/2025)

Dalam upaya mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter, Babinsa Desa Bandung Koramil 07/Ngrampal Kodim 0725/Sragen Serma Sugiyono menghadiri kegiatan parenting tentang pola asuh anak yang digelar di balai Desa Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh para orang tua, kader PKK, serta unsur terkait lainnya yang peduli terhadap tumbuh kembang anak.

Serma Sugiyono menyampaikan bahwa pola asuh yang tepat sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter, mental, dan kepribadian anak sejak usia dini. Orang tua diharapkan mampu menjadi teladan yang baik, memberikan kasih sayang, perhatian, serta pendidikan moral dan disiplin secara seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan parenting ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, serta upaya menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan nyaman bagi anak.Sugiyono juga mengajak seluruh orang tua untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi pergaulan anak agar terhindar dari pengaruh negatif.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap pembinaan keluarga dan masyarakat, khususnya dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Diharapkan, melalui sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat, pola asuh anak yang positif dapat diterapkan secara berkelanjutan demi masa depan anak yang lebih baik.

Fajari - Jateng

IMG-20251218-WA0068

Kasus KDRT di Bulukumba Berakhir Degan Restorative Justice (RJ) Dikedepankan

Media74.id

 

BULUKUMBA

Penanganan perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga KDRT di Kabupaten Bulukumba kembali menjadi sorotan publik. Sebuah kasus yang sempat menyita perhatian masyarakat i akhirnya berujung damai setelah Kejaksaan mengedepankan pendekatan dengan menitikberatkan pada aspek kemanusiaan, keutuhan keluarga, serta kepentingan terbaik bagi korban.

Dalam perkara tersebut, LKBH Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Mataniari Bulukumba turut melakukan pendampingan hukum. Pendampingan ini dilakukan oleh Asrianto, S.H., M.H. dan Takbiratul, S.H., berdasarkan penunjukan resmi dari Polres Bulukumba, khususnya melalui Ruang Pelayanan Perempuan dan Anak PPA. Pendampingan diberikan berdasarkan Surat Keterangan Tidak Mampu SKTM yang dimiliki pihak terkait, sebagai bentuk pemenuhan hak atas bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam kasus ini, pihak-pihak yang terlibat sepakat menempuh jalan damai. Korban berinisial A (28) dan terlapor berinisial B (32) mencapai kesepakatan perdamaian secara sadar dan sukarela, tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. Kedua belah pihak juga menyatakan komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.

Perkara KDRT tersebut sebelumnya telah dilaporkan ke aparat penegak hukum dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun dalam perjalanannya hasil pemeriksaan serta pertimbangan menyeluruh membuka ruang penyelesaian melalui mekanisme keadilan restoratif, sebagaimana diatur dalam kebijakan penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan.

Kejaksaan Negeri Bulukumba. Dalam menilai penyelesaian perkara ini menegaskan bahwa penegakan hukum tidak semata-mata berorientasi pada pemidanaan. Aparat kejaksaan memandang bahwa hukum juga memiliki dimensi kemanusiaan yang harus hadir untuk memulihkan kondisi korban, memperbaiki relasi dalam keluarga, serta menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat. Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat keadilan restoratif yang kini menjadi kebijakan nasional dalam penanganan perkara tertentu.

Dalam proses mediasi yang difasilitasi aparat penegak hukum, korban berinisial A (28) menyampaikan keinginannya untuk berdamai dengan sejumlah pertimbangan, mulai dari masa depan keluarga, kondisi psikologis, hingga faktor ekonomi. Kesepakatan damai tersebut kemudian dituangkan secara tertulis dan disaksikan oleh aparat penegak hukum serta unsur keluarga dari kedua belah pihak.

Kejaksaan menegaskan bahwa keputusan mengedepankan restorative justice bukan berarti mengabaikan hukum. Setiap perkara tetap dikaji secara objektif, profesional, dan berlandaskan peraturan perundang-undangan. Mekanisme ini hanya dapat diterapkan apabila memenuhi syarat, di antaranya adanya perdamaian secara sukarela, pemulihan kerugian, serta tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Langkah tersebut mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian menilai pendekatan ini sebagai solusi yang lebih humanis dan berkeadilan, terutama bagi korban. Namun demikian, aparat penegak hukum juga mengingatkan bahwa KDRT merupakan tindak pidana serius yang tidak boleh dianggap sepele. Negara tetap hadir untuk melindungi korban dan memastikan peristiwa serupa tidak terulang.

Kejaksaan berharap penyelesaian perkara ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak bahwa kekerasan dalam rumah tangga tidak dibenarkan dalam kondisi apa pun. Perdamaian yang ditempuh diharapkan menjadi titik awal perubahan perilaku, bukan sekadar jalan keluar dari jerat hukum.

Dengan mengedepankan prinsip keadilan restoratif yang berimbang antara kepastian hukum dan nilai kemanusiaan, Kejaksaan Negeri Bulukumba menegaskan komitmennya untuk menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan, bermartabat, dan berpihak pada pemulihan sosial di tengah masyarakat.

Meski perkara ini diselesaikan melalui mekanisme keadilan restoratif, Kejaksaan menegaskan bahwa tindak pidana KDRT tetap memiliki konsekuensi hukum yang tegas. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga secara jelas menyatakan bahwa setiap bentuk kekerasan fisik, psikis, seksual, maupun penelantaran dalam lingkup rumah tangga merupakan perbuatan pidana yang dapat diancam hukuman penjara. Pendekatan damai hanya dapat ditempuh dalam kondisi tertentu dan tidak dimaksudkan untuk melegitimasi kekerasan. Negara tetap berkewajiban hadir memberikan perlindungan maksimal kepada korban serta menjaga wibawa hukum di tengah masyarakat.

Heril,
Bulukumba. Sulsel